Strain Rumput Laut

Strain rumput laut akan terus berkembang sesuai dengan kemampuan perkembangbiakan dan karakteristik daerah pengembangannya. Apalagi jika sudah terjadi domestikasi di daerah tertentu. perbedaan strain rumput laut Kappaphycus alvarezii yang paling menonjol dapat dilihat dari perbedaan warnanya. Saat ini telah berkembang pula strain-strain yang dikembangkan di Indonesia sehingga diberi nama strain maumere, strain Bangkok, strain polewali, strain kangkung/gadis bali, dsb. Penamaan ...

Read More »

Pertumbuhan Rumput Laut

Pertumbuhan merupakan pertambahan ukuran sel atau organisme yang berlangsung secara kuantitatif atau terukur. Sementara perkembangan (diferensiasi) adalah proses menuju kedewasaan pada organisme, merupakan perubahan dari keadaan sejumlah sel membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Pertumbuhan juga dapat diartikan sebagai perubahan ukuran suatu organisme yang dapat berupa berat atau panjang dalam waktu tertentu. Terdapat dua macam pertumbuhan yaitu ...

Read More »

Faktor Derajat Keasaman dan Unsur Hara

pH merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan alga laut, sama halnya dengan faktor-faktor lainnya. Menurut US-EPA (1973) dalam Iksan (2005) kisaran pH maksimum untuk kehidupan organisme laut adalah 6,5-8,5. Chapman (1962) dalam Supit (1989) menyatakan bahwa hampir seluruh alga menyukai kisaran pH 6,8-9,6 sehingga pH bukanlah masalah bagi pertumbuhannya. Selanjutnya Kylin (1927) dalam Supit (1989) menemukan daya tahan alga ...

Read More »

Substrate Factors and Oxygen Sea Waters

Substrate waters is the basis waters where algae can grow and develop properly. Deployment of sea algae and density in a body of water depends on the type of substrate, seasons and species composition. According to Mubarak and Wahyuni ​​(1981) the types of substrates that can be covered by marine algae is sand, mud and rubble. The best type of ...

Read More »

Unsur Zat Besi dan Natrium

Pada tumbuhan alga zat besi berperan sebagai penyusun sitokrom dan klorofil, serta berperan sebagai sistem enzim, dan transfer elektron pada proses fotosintesis, kadar zat besi yang berlebihan sangat menghambat fiksasi unsur lainnya (Effendi, 2000). Zat besi juga berperan dalam oksidasi reduksi pada proses fotosintesis dan respirasi selain sebagai beberapa kofaktor enzim pada tumbuhan (Agustina, 2004). Kekurangan zat besi dapat menyebabkan ...

Read More »

Faktor Pergerakan Air

Pergerakan air adalah faktor ekologi utama yang mengontrol kondisi komunitas rumput laut. Arus dan gelombang memiliki pengaruh yang besar terhadap aerasi, transportasi nutrien dan pengadukan air. Pengadukan air berperan untuk menghindari fluktuasi suhu yang besar (Trono and Fortes, 1988). Peranan lain dari arus adalah menghindarkan akumulasi silt dan epifit yang melekat pada thallus yang dapat menghalangi pertumbuhan rumput laut. Soegiarto ...

Read More »