Hama Mikro Rumput Laut

Hama dan penyakit dapat menyebabkan rusaknya tanaman rumput laut, hal ini karena hama rumput laut bersifat grazer sehingga tanaman rumput laut dikonsumsi oleh hama yang ada dilokasi budidaya. Ada juga hama rumput laut yang sifatnya menempel pada thallus rumput laut, hal ini menyebabkan thallus rumput laut tidak dapat menerima nutrien dan oksigen yang tersedia di perairan dengan optimal karena permukaannya ...

Read More »

Penyakit Bakterial Rumput Laut

Penyakit bakterial lain juga disebabkan oleh Macrocystis pyrifera dan Micrococcus umumnya menyerap pada budidaya Laminaria. Selain penyakit ice-ice, rumput laut juga dapat terserang penyakit bakterial dan jamur. Penyakit jamur yang disebabkan oleh Hydra thalassiiae menyerang bagian gelembung udara rumput laut Sargassum sp. Penyakit “ice-ice” (sebagian orang menyebutnya sebagai white spot) merupakan kendala utama budidaya rumput laut Eucheuma yang terutama disebabkan ...

Read More »

Faktor Substrat dan Oksigen Perairan Laut

Substrat perairan merupakan dasar perairan dimana alga laut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Penyebaran alga laut dan kepadatannya di suatu perairan tergantung pada tipe substrat, musim dan komposisi jenis. Menurut Mubarak dan Wahyuni (1981) jenis-jenis substrat yang dapat ditumbuhi oleh alga laut adalah pasir, lumpur dan pecahan karang. Tipe substrat yang paling baik bagi pertumbuhan alga laut adalah campuran ...

Read More »

Faktor Kedalaman Suatu Perairan

Kedalaman suatu perairan berhubungan erat dengan produktivitas, suhu vertikal, penetrasi cahaya, densitas, kandungan oksigen, serta unsur hara (Hutabarat dan Evans, 2008). Kedalaman perairan sangat berpengaruh terhadap biota yang dibudidayakan. Hal ini berhubungan dengan tekanan yang diterima di dalam air, sebab tekanan bertambah seiring dengan bertambahnya kedalaman (Nybakken, 1992). Kedalaman merupakan parameter yang penting dalam memecahkan masalah teknik berbagai pesisir seperti ...

Read More »

Pengukuran Nitrat dan Nitrit

A. Nitrat Penentuan nitrat-nitrogen digunakan metode brucine dengan pereaksi-pereaksi brucine dan asam sulfat pekat. reaksi brucine dengan nitrat membentuk senyawa yang berwarna kuning. kecepatan reaksi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat panas larutan. pemanasan larutan dilakukan dengan cara penambahan asam sulfat pekat. pengukuran kadar Nitrat selain dengan menggunakan metode brucine juga dapat menggunakan metode Cadnium Reduction Methode, Ultraviolet Spectrophotometric Screening Method ...

Read More »

Export Fisheries Products Standards

Fisheries and marine product exports in 2011 increased. In the last year the export of fisheries and national marine broke through USD3,34 billion figure exceeds the government’s target in 2011 amounted to USD 3.2 billion. Director General Pengolahanan and Marketing of Fishery (P2HP) suggested in 2011, there were two important events in the fisheries and marine sector, among others, are: ...

Read More »