Bahan Organik Total

Bahan organik total atau Total Organic Matter (TOM) menggambarkan kandungan bahan organik total suatu perairan yang terdiri dari bahan organik terlarut, tersuspensi (particulate) dan koloid. prinsip analisa TOM hamper sama dengan prinsip analisa COD yaitu didasarkan pada kenyataan bahwa hampir semua bahan organik dapat dioksidasi dengan menggunakan senyawa kalium permanganate atau kalium dikromat.

Oksidator yang digunakan pada penentuan TOM adalah KMnO4, diasamkan dengan H2SO4 pekat dan dididihkan beberapa saat. pengukuran kadar TOM dapat dilakukan dengan cara titrasi.

Alat :
 Perangkat titrasi
 Termometer
 Erlenmeyer
 Hot plate
 Pipet volume
 Pipet Mohr

Bahan :
 H2SO4 6 N
 KMnO4 0,01 N
 H2C2O4 0,01 N

Cara kerja :
o Dipipet 25 mL sampel air, dimasukkan kedalam erlenmeyer.
o Tambahkan 0,5 mL H2SO4, beberapa teter KMnO4 0,01 N sampai berwarba merah muda sedikit agar semua senyawa organik yang tingkatnya rendah dioksidasi menjadi tingkat tinggi.
o Pipet 10 ml larutan KMnO4 0,01 N kedalamnya. Warna larutan akan berwarna merah.
o Dididihkan larutan tersebut, catat jamnya. Warna larutan akan lebih muda, biarkan mendidih selama 10 menit lalu diangkat.
o Turunkan suhu 80 ºC, ditambahkan 10 ml asam oksalat 0,01 N dengan pipet khusus. Larutan akan menjadi bening pada oksalat berlebih.
o Dalam suhu 70-80 ºC titasi larutan dengan KMnO4 0,01 N sampai berwarna pink.

Perhitungan :
TOM (mg/l) = (10 + a) b – (10 x c) 31,6 x 1000

dimana :
a = titrasi KMnO4
b = N KMnO4
c = NH2C2O4 0,1 N
d = sampel air (mL)