" /> Konservasi Tanah dan Air Archives | TNeutron
Home > Konservasi Tanah dan Air

Konservasi Tanah dan Air

Perencanaan Teknis Bendungan Urugan

1) Karakteristik bendungan urugan Dibandingkan dengan jenis-jenis lain, maka bendungan urugan mempunyai keistimewaan sbb : Pembangunannya dapat dilaksinakan pada harnpir semua kondisi geologi dan geografi yang dijumpai. Bahan-bahan untuk tubuh bendungan dapat digunakan batuan yang terdapat di sekitar lokasi calon bendungan. Kelemahan tipe bendungan ini adalah tidak mampu menahan limpasan diatas mercunya, di mana limpasa yang terjadi dapat menyebabkan longsoran ...

Read More »

Konservasi Tanah dan Air Secara Mekanik

Guludan adalah tumpukan tanah yang dibuat memanjang menurut arah garis kontur atau memotong arah lereng (Sitanala Arsyad 1989). Guludan biasanya dibuat oleh para petani dengan tinggi tumpukan tanah antara 20 – 50 cm dan lebar dasar antara 30 – 60 cm. Di daerah Warung Buncir atau sekitar Cinagara para petani guludan-guludan ditanami jagung, kacang-kacangan dan ketela pohon. Mereka dapat memanen ...

Read More »

Dam Penahan dan Pengendali

Dam penahan adalah bendungan kecil yang lolos air dengan kontruksi bronjong batu atau crucuk kayu/bamboo yang dibuat pada alur jurang dengan tinggi maksimum 4m. Manfaat DAM Penahan adalah untuk mengendalikan endapan dan aliran air permukaan dari Daerah Tangkapan Air (Catchment Area) di bagian hulu serta meningkatkan permukaan air tanah di bagian hilirnya. Gambar 30. Dam penahan dari bronjong batu Aliran ...

Read More »

Teknik Konservasi Secara Mekanik Teras

Dengan kondisi lahan/topografi yang miring dan berbukit-bukit, memungkinkan terjadinya erosi/penghanyutan tanah yang berada di atas ke lahan-lahan berada di bawahnya saat musim penghujan tiba. Hal ini telah disadari oleh masyarakat, mereka membuat teras-teras dilahan untuk mencegah hanyutnya tanah oleh air. Pembuatan terasering/talud ini dilakukan secara individu maupun gotong royong. Di empat dusun mitra Arupa di Desa Girisekar, kesadaran untuk menjaga ...

Read More »

Konservasi Tanah Secara Vegetatif

Konservasi tanah secara vegetatif adalah segala bentuk atau kegiatan pemanfaatan tanaman dan atau sisa-sisa tanaman untuk mengurangi erosi. Tajuk pohon atau tanaman lainnya akan menahan/mematahkan pukulan dan kecepatan air hujan yang jatuh. Dengan demikian daya pukul/limpas air hujan dipermukaan tanah menurun. Tajuk pohon-pohonan selain mengurangi daya pukul air hujan juga menyerap sebagian air hujan tersebut melalui daun-daunnya sebagai intersepsi. Sebagian ...

Read More »

Pengolahan Tanah (Tillage)

Berbagai teknik konservasi tanah dan air pada metode mekanik tersebut diatas berfungsi untuk: memperlambat aliran air permukaan, menampung dan menyalurkan aliran air permukaan agar tidak merusak, memperbaiki dan memperbesar infiltrasi air dan aerasi tanah serta menyediakan air bagi tanaman. Yang dimaksud pengolahan tanah adalah setiap manipulasi/ rekayasa terhadap tanah untuk menciptakan keadaan tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Pengolahan tanah ...

Read More »