Home > Pengelolaan Kualitas Air

Pengelolaan Kualitas Air

Pengaruh Bentos Terhadap Perairan

Cara menentukan kualitas perairan berdasarkan Benthos yang ada di perairan tersebut salah satunya yaitu dengan pendekatan kualitatif dimana kita melihat jenis-jenis daripada Benthos yang hidup di perairan itu sendiri. Jenis-jenis bentos berdasarkan tingkat kerusakan perairan dikemukakan oleh Mulyanto (1995) sebagai berikut : a) Perairan bersih adalah Planaria, Perla, Isoperia, Leuctra, Nemoura, Eodyonurus dan Ephemera. b) Perairan tercemar organik ringan adalah ...

Read More »

Pengaruh Yang Ditimbulkan pH Air

pH air mempengaruhi tingkat kesuburan perairan karena mempengaruhi kehidupan jasad renik. Perairan asam akan kurang produktif, malah dapat membunuh hewan budidaya. Pada pH rendah kandungan oksigen terlarut akan berkurang, sebagai akibatnya konsumsi oksigen menurun, aktifitas pernafasan menurun, aktifitas pernafasan naik dan selera makan akan berkurang, hal sebaliknya terjadi pada suasana basa. Atas dasar ini maka usaha budidaya perairan akan berhasil ...

Read More »

Kekentalan Fisika Air

Kekentalan air merupakan sifat fisika air yang tidak boleh diabaikan. Hal ini merupakan akibat dari tahanan gesekan yang ditimbulkan oleh suatu zat cair pada benda bergerak. Besarnya tahanan gesekan ini sebanding dengan: a) Luas permukaan benda yang berhubungan dengan air. b) Kecepatan gerak benda. c) Konstanta yang tergantung pada suhu dan sifat-sifat zat cair. Faktor-faktor yang mempengaruhi kekentalan air, antara ...

Read More »

Proses Terjadinya Pasang Surut

Bulan berputar mengelilingi bumi sekali dalam 24 jam 51 menit, jika faktor-faktor lain diabaikan maka suatu lokasi di bumi akan mengalami dua kali pasang dan dua kali surut dalam sehari yang dikenal dengan istilah pasang berganda (semi diurnal tides), dimana tiap siklus pasang-surut akan bergeser mundur selama 51 menit setiap hari. Karena lintasan bulan mengitari bumi adalah berbentuk ellips, dimana ...

Read More »

Suhu Air Ideal Bagi Organisme Air

Suhu air yang ideal bagi organisme air yang dibudidayakan sebaiknya adalah tidak terjadi perbedaan suhu yang mencolok antara siang dan malam (tidak lebih dari 5°C). Pada perairan yang tergenang yang mempunyai kedalaman air minimal 1,5 meter biasanya akan terjadi pelapisan (stratifikasi) suhu. Pelapisan ini terjadi karena suhu permukaan air lebih tinggi dibanding dengan suhu air di bagian bawahnya. Pada perairan ...

Read More »

Pasang Surut Air Laut

Pasang merupakan suatu gelombang yang frekuensinya rendah dan pada umumnya intensitas terjadinya lebih kecil dari dua kali sehari. Pergerakan pasang ini disebabkan oleh adanya gaya tarik dari benda-benda angkasa terhadap massa air di bumi. Gerakan ini juga dipengaruhi oleh rotasi bumi sendiri serta letak pulau dan benua. Oleh sebab itu tinggi rendahnya gerakan pasang di bumi terutama ditentukan oleh jarak ...

Read More »