" /> Pengelolaan Kualitas Air Archives - Page 10 of 17 - TNeutron
Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 10)

Pengelolaan Kualitas Air

Kecepatan Arus dan Debit Air

Pergerakan air atau arus air diperlukan untuk ketersediaannya makanan bagi jasad renik dan oksigen. Selain itu untuk menghindari karang dari proses pengendapan. Adanya adukan air yang disebabkan oleh adanya pergerakan air akan menghasilkan oksigen di dalam perairan tersebut. Pada umumnya bila suatu perairan mempunyai arus yang cukup deras maka kadar oksigen yang terlarut juga akan semakin tinggi. Alat : a) ...

Read More »

Alat Refraktometer

Refraktometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar/ konsentrasi bahan terlarut misalnya : Gula, Garam, Protein dsb. Prinsip kerja dari refraktometer sesuai dengan namanya adalah dengan memanfaatkan refraksi cahaya. Seperti terlihat pada Gambar 28 di bawah ini sebuah sedotan yang dicelupkan ke dalam gelas yang berisi air akan terlihat terbengkok. Pada Gambar kedua sebuah sedotan dicelupkan ke dalam sebuah gelas ...

Read More »

Pengukuran Nitrat dan Nitrit

A. Nitrat Penentuan nitrat-nitrogen digunakan metode brucine dengan pereaksi-pereaksi brucine dan asam sulfat pekat. reaksi brucine dengan nitrat membentuk senyawa yang berwarna kuning. kecepatan reaksi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat panas larutan. pemanasan larutan dilakukan dengan cara penambahan asam sulfat pekat. pengukuran kadar Nitrat selain dengan menggunakan metode brucine juga dapat menggunakan metode Cadnium Reduction Methode, Ultraviolet Spectrophotometric Screening Method ...

Read More »

Alat Turbidimeter

Turbidimeter merupakan salah satu alat yang berfungi untuk mengukur tingkat kekeruhan air. Turbidimeter merupakan alat yang memiliki sifat optik akibat dipersi sinar dan dapat dinyatakan sebagai perbandingan cahaya. yang dipantulkan terhadap cahaya yang tiba. Intesitas cahaya yang dipantulkan oleh suatu suspensi adalah fungsi konsentrasi jika kondisi-kondisi lainnya konstan. Ada 2 jenis Turbidimeter umum yang sering dipakai sekarang yaitu : o ...

Read More »

Pengukuran Ammonia Dengan Metode Nessler

Penentuan amonia-nitrogen digunakan metode Indophenol (metode phenate). metode ini memeberikan hasil yang baik untuk perairan air kolam. pereaksi yang digunakan adalah phenate (phenol), chlorox (oxidizing solution) dan mangan sulfat. phenol dan hypochlorit (chlorox) beraksi dalam kondisi larutan basa membentuk phenylquinone-monoimine yang selanjutnya akan bereaksi dengan ammonia menjadi indophenol yang berwarna biru. kepekatan warna biru sebanding dengan kadar amonia yang ada. ...

Read More »

Organisme Bentos

Bentos merupakan organisme perairan yang hidup di dasar perairan. pengamatan parameter biologi untuk bentos umunya hanya terbatas pada makrobentos. Pengambilan sampel organisme bentik dapat dilakukan dengan cara sederhana terutama untuk daerah litoral yang dangkal (tepian). Beberapa larva arthropoda dapat diambil dengan menggunakan jala surber, sedangkan untuk beberapa jenis molusca karena memiliki ukuran yang besar dapat dilakukan tanpa bantuan alat khusus. ...

Read More »