" /> Pengelolaan Kualitas Air Archives | Page 2 of 16 | TNeutron
Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 2)

Pengelolaan Kualitas Air

Penyakit Akibat Crustacea Argulus sp

Argulus atau kutu ikan merupakan parasit ikan dari golongan udang-udangan keluarga Branchira. Parasit ini masuk ke dalam akuarium biasanya melalui pakan hidup. Diketahui ada sekitar 30 spesies Argulus. Dua diantaranya, yang sering ditemukan adalah Argulus foliatus dan Argulus japonicus. Sifat parasitik Argulus cenderung temporer. Mereka mancari inangnya secara acak dan dapat berpindah dengan bebas pada tubuh ikan atau bahkan meninggalkannya. ...

Read More »

Lumpur Dasar Kolam/Tambak

Nilai redok potensial lumpur dasar tambak menunjukkan kondisi tanah yang dapat digunakan untuk mengikuti perkembangan fenomena reaksi kimia dan biologi dalam tambak. Dengan nilai redoks potensial yang negative menunjukkan terjadinya reaksi reduksi, yang dapat menghasilkan senyawa yang bersifat racun terhadap udang seperti senyawa sulfida (H₂S), Nitrit dan amonia. Oleh karena itu sangatlah penting untuk melakukan pengamatan lumpur dasar selama pemeliharaan ...

Read More »

Filter Vegetasi (Veggie Filter)

Filter vegetasi adalah sebuah filter yang menggunakan tanaman sebagai filter untuk menghilangkan kontaminan yang berada dalam air akuarium, terutama dari golongan senyawa nitrogen seperti, amonia. Seperti diketahui, tanaman memerlukan unsur hara tertentu untuk tumbuh dan berkembang, diantaranya adalah nitrogen, fosfor, kalium dan lain-lain. Dengan memanipulasi kebutuhan hara ini sedemikian rupa, maka tanaman air dapat dimanfaatkan sebagai sebuah “pompa” untuk mengeluarkan ...

Read More »

Filter Ultra Violet (UV Sterilizer)

Filter ultra violet merupakan suatu perangkat yang berfungsi untuk menghilangkan atau menyaring jasad-jasad renik yang tidak dikehendaki dari akuarium, seperti: bakteri, parasit, jamur, virus, alga, dan patogen lainnya, dengan cara mengekspos mereka pada sinar Ultra Violet berintensitas tinggi. Sinar ultra violet memiliki kemampuan untuk mempengaruhi fungsi sel mahluk hidup dengan mengubah material inti sel, atau DNA, sehingga mahluk tersebut mati. ...

Read More »

Dampak Bakteri Vibrio sp. Pada Ikan

Vibrio sp. adalah bakteri yang bersifat gram negatif, bersel tunggal berbentuk batang pendek yang bengkok (koma) atau lurus, berukuran panjang (1,4 – 5,0) μm dan lebar (0,3 – 1,3) μm, motil, dan mempunyai flagella polar. Menurut Pitogo et al., (1990), karakteristik spesies Vibrio berpendar. Sifat biokimia Vibrio adalah oksidase positif, fermentatif terhadap glukosa dan sensisif terhadap uji O/129 (Logan, 1994 ...

Read More »

Pengertian Penyakit Ikan

Ikan dikatakan sakit bila terjadi suatu kelainan baik secara anatomis maupun fisiologis. Secara anatomis terjadi kelainan bentuk bagian-bagian tubuh ikan seperti bagian badan, kepala, ekor, sirip dan perut. Secara fisiologis terjadi kelainan fungsi organ penglihatan, pernafasan, pencernaan, sirkulasi darah dan lain-lain. Penyakit berdasarkan penyebarannya digolongkan sebagai berikut; 1) Endemi yaitu berjangkitnya wabah penyakit ikan/udang pada daerah tertentu saja tidak menyebar ...

Read More »