Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 2)

Pengelolaan Kualitas Air

Kandungan Ammonia Air Pada Budidaya

Ammonia dalam air dapat berasal dari pemupukan, eksresi hewan dan hasil perombakan komponen nitrogen oleh mikroba. Beberapa jenis tanaman dapat menyerap ammonia. Bakteri pengurai (nitrobacter) dapat mengoksidasi ammonia menjadi nitrat. Oleh karena itu ammonia dapat menurun konsentrasinya dengan berbagai cara. Akan tetapi dengan kepadatan ikan yang tinggi dikolam dan pemberian makanan buatan dapat meningkatkan konsentrasi ammonia. Ammonia sangat beracun bila ...

Read More »

Cara Kerja Filter Kimia Air

Sebuah filter kimia bekerja dengan menangkap bahan terlarut, seperti: gas, bahan organik terlarut, dan sejenisnya. Mekanisme ini dilakukan dengan bantuan media filter berupa arang aktif, resin ion, dan zeolit, atau melalui fraksinasi air. 1) Penyerapan (Absorpsi) Absorpsi merupakan suatu proses dimana suatu partikel terperangkap kedalam struktur suatu media dan seolah-olah menjadi bagian dari keseluruhan media tersebut. Proses ini dijumpai terutama ...

Read More »

Tingkat Kesadahan Perairan

Pengaruh kalsium karbonat (CaCO3) dalam air dapat pula dinyatakan sebagai kesadahan yaitu kemampuan air untuk membentuk busa apabila dicampur dengan detergen (sabun). Pada air yang mempunyai kesadahan rendah akan mudah membentuk busa apabila dicampur dengan sabun. Sedangkan pada air yang mempunyai kesadahan tinggi tidak akan terbentuk busa. Kesadahan sangat penting bagi kehidupan ikan. Tidak semua ikan dapat hidup pada nilai ...

Read More »

Waktu Pengambilan Sampel Air

Untuk pemantauan kualitas air, interval waktu pengambilan sampel diatur pada hari dan jam yang berbeda, sehingga dapat diketahui perbedaan kualitas air setiap hari maupun setiap jam. Sebagai contoh apabila pengambilan sampel pertama dilakukan pada hari Senin jam 06.00, maka pengambilan sampel selanjutnya dilakukan pada hari Selasa jam 07.00, dst Frekwensi pengambilan sampel Frekwensi pengambilan sampel untuk keperluan pemantauan dilakukan berdasarkan ...

Read More »

Teknik Penanganan Sampel

Setelah pengambilan sampel, air sampel sebaiknya segera dianalisis. Jika terpaksa harus disimpan, setiap parameter kualitas air memerlukan perlakuan tertentu terhadap sampel. Selain perlakuan dengan bahan kimia, pengawetan yang paling umum dilakukan adalah pendinginan pada suhu 4ÂșC selama transportasi dan penyimpanan. Pada suhu tersebut, aktivitas bekteri terhambat. Sampel yang ditunda pengukurannya dan terpaksa harus dilakukan penyimpanan sebaiknya dilakukan labeling pada botol ...

Read More »

Alat dan Bahan Pengukuran Kualitas Air

Beberapa parameter kualitas air dapat diamati langsung saat melakukan sampling di lapangan, hal ini telah dipermudah dengan telah banyaknya perlengkapan kualitas air digital dan portable yang dapat dibawa langsung ke lapangan, bahkan saat ini juga telah banyak tersedia berbagai kit analisa kualitas air sehingga hal ini dapat mempermudah pengukuran kualitas air. Pengamatan dan pengukuran kualitas air langsung di lapangan mampu ...

Read More »