Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 2)

Pengelolaan Kualitas Air

Penyakit Akibat Crustacea Lernae sp

Kutu jarum, atau kutu jangkar merupakan parasit ikan berukuran besar yang sering menyerang ikan. Kutu ini pada umumnya lebih sering menyerang ikan yang dipelihara di kolam dibandingkan dengan di akuarium. Disebut sebagai kutu jarum karena penampilannya sepintas mirip sebuah jarum yang menancap pada tubuh ikan terserang. Sedangkan disebut sebagai kutu jangkar, karena hewan ini menancapkan kepalanya kedalam tubuh ikan dengan ...

Read More »

Lumpur Dasar Kolam/Tambak

Nilai redok potensial lumpur dasar tambak menunjukkan kondisi tanah yang dapat digunakan untuk mengikuti perkembangan fenomena reaksi kimia dan biologi dalam tambak. Dengan nilai redoks potensial yang negative menunjukkan terjadinya reaksi reduksi, yang dapat menghasilkan senyawa yang bersifat racun terhadap udang seperti senyawa sulfida (H₂S), Nitrit dan amonia. Oleh karena itu sangatlah penting untuk melakukan pengamatan lumpur dasar selama pemeliharaan ...

Read More »

Penyebaran Virus Ikan di Indonesia

Jenis MBV dan SEMBV telah dideteksi meluas di seluruh tambak di Indonesia. Penyakit ini menyerang udang berumur 1 – 2 bulan telah tebar. Serangan MBV ditandai dengan perubahan hepatopankreas yang menjadi kekuningan karena mengalami kerusakan. Kasus ini melanda sejak tahun 1998 dengan tingkat kematian lebih dari 90% dalam waktu 2 minggu sejak gejala serangan dijumpai. Sedangkan penyakit yang diakibatkan oleh ...

Read More »

Filter Ultra Violet (UV Sterilizer)

Filter ultra violet merupakan suatu perangkat yang berfungsi untuk menghilangkan atau menyaring jasad-jasad renik yang tidak dikehendaki dari akuarium, seperti: bakteri, parasit, jamur, virus, alga, dan patogen lainnya, dengan cara mengekspos mereka pada sinar Ultra Violet berintensitas tinggi. Sinar ultra violet memiliki kemampuan untuk mempengaruhi fungsi sel mahluk hidup dengan mengubah material inti sel, atau DNA, sehingga mahluk tersebut mati. ...

Read More »

Pengertian Penyakit Ikan

Ikan dikatakan sakit bila terjadi suatu kelainan baik secara anatomis maupun fisiologis. Secara anatomis terjadi kelainan bentuk bagian-bagian tubuh ikan seperti bagian badan, kepala, ekor, sirip dan perut. Secara fisiologis terjadi kelainan fungsi organ penglihatan, pernafasan, pencernaan, sirkulasi darah dan lain-lain. Penyakit berdasarkan penyebarannya digolongkan sebagai berikut; 1) Endemi yaitu berjangkitnya wabah penyakit ikan/udang pada daerah tertentu saja tidak menyebar ...

Read More »

Dampak Bakteri Vibrio sp. Pada Ikan

Vibrio sp. adalah bakteri yang bersifat gram negatif, bersel tunggal berbentuk batang pendek yang bengkok (koma) atau lurus, berukuran panjang (1,4 – 5,0) μm dan lebar (0,3 – 1,3) μm, motil, dan mempunyai flagella polar. Menurut Pitogo et al., (1990), karakteristik spesies Vibrio berpendar. Sifat biokimia Vibrio adalah oksidase positif, fermentatif terhadap glukosa dan sensisif terhadap uji O/129 (Logan, 1994 ...

Read More »