Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 3)

Pengelolaan Kualitas Air

Organisme Nekton

Sementara pengertian dari nekton bahari adalah hewan-hewan nektonik yang tersebar di zona epipelagik pada laut terbuka. Nekton bahari merupakan organisme laut yang sangat bermanfaat bagi manusia terutama untuk perbaikan gizi dan peningkatan ekonomi. Tumpukan bangkai nekton merupakan bahan dasar bagi terbentuknya mineral laut seperti gas dan minyak bumi setelah mengalami proses panjang dalam jangka waktu ribuan bahkan jutaan tahun. Nekton ...

Read More »

Parameter Biologi Air

Parameter biologi masih jarang digunakan sebagai parameter penentu pencemaran. Padahal, pengukuran menggunakan parameter fisika dan kimia hanya memberikan kualitas lingkungan sesaat dan cenderung memberikan hasil dengan interpretasi dalam kisaran lebar. Dewasa ini beberapa negara maju seperti Perancis, Inggris dan Belgia melirik indikator biologis untuk memantau pencemaran air. Bahkan sudah dikembangkan hukum mutu air biotik. Di Indonesia belum mempunyai baku mutu ...

Read More »

Pemanfaatan Arus dan Pergerakkan Air

Adanya pergerakan air ini, mengakibatkan terjadinya perputaran (sirkulasi) panas,zat-zat terlarut dan jasad-jasad perairan. Dengan pergerakan air ini menimbulkan aliran yang tidak tetap (turbulensi) dan kecepatan massa air. Gerak turbulensi yang menjadi besar biasa disebut “sistem arus” yang terdiri dari: a) Sistem arus tidak periodik. Sistem arus ini merupakan aliran air satu arah. Pergerakan air ini disebabkan oleh: (1) Perbedaan penyebaran ...

Read More »

Faktor Kedalaman Suatu Perairan

Kedalaman suatu perairan berhubungan erat dengan produktivitas, suhu vertikal, penetrasi cahaya, densitas, kandungan oksigen, serta unsur hara (Hutabarat dan Evans, 2008). Kedalaman perairan sangat berpengaruh terhadap biota yang dibudidayakan. Hal ini berhubungan dengan tekanan yang diterima di dalam air, sebab tekanan bertambah seiring dengan bertambahnya kedalaman (Nybakken, 1992). Kedalaman merupakan parameter yang penting dalam memecahkan masalah teknik berbagai pesisir seperti ...

Read More »

Indikator Kecerahan Perairan

Kecerahan merupakan parameter fisika yang erat kaitannya dengan proses fotosintesis pada suatu ekosistem perairan. Kecerahan menggambarkan sejumlah atau sebagian cahaya yang diteruskan pada kedalaman tertentu yang dinyatakan dengan persen. Cahaya ini adalah cahaya dari beberapa panjang gelombang di daerah spektrumcahayayang terlihat danjatuh tegakluruspada lapisan permukaan air pada kedalaman tertentu. Kecerahan yang tinggi menunjukkan daya tembus cahaya matahari yang jauh ke ...

Read More »

Salinitas Alami Perairan

Salinitas yang tak sesuai dapat menggagalkan pembiakan dan menghambat pertumbuhan. Kerang hijau, kerang darah dan tiram adalah jenis-jenis kerang yang hidup di daerah estuaria. Variasi salinitas alami estuaria di Indonesia berkisar antara 15–32%. Hasil penelitian pada kerang hijau memberikan petunjuk bahwa salinitas 15% dapat menyebabkan kematian kerang tersebut. Keberhasilan benih kerang darah untuk menempel pada kolektor tergantung pada salinitas. Pada ...

Read More »