" /> Pengelolaan Kualitas Air Archives - Page 4 of 17 - TNeutron
Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 4)

Pengelolaan Kualitas Air

Gejala Klinis Infeksi WSSV Pada Udang

Virus juga dapat ditemukan dalam hemolymph pada udang yang menunjukkan gejala klinis, hal ini diduga WSSV menyebar melalui sistem sirkulasi (Momoyama et al., 1995). Gejala klinis infeksi WSSV pada tubuh udang dengan gejala berwarna kemerahan dapat dilihat pada Gambar 6. IHHNV tergolong dalam double-standed DNA dan merupakan virus berukuran terkecil yang menyerang udang. Diameter virion 22 mm, non-envelope, termasuk dalam ...

Read More »

Penyakit Ikan Yang Disebabkan Cacing

1) Class Monogenea Monogenea adalah sejenis cacing yang menyerang bagian luar tubuh ikan, dari segi tempat penyerangannya dibagi menjadi dua jenis yaitu : a) Cacing Dactylogyrus menyerang insang b) Cacing Gyrodactylus menyerang kulit. Sedangkan gejala atau tanda adanya parasite pada ikan adalah : a) Insang ikan rusak, luka dan timbul perdarahan. b) Sirip ikan menguncup, bahkan kadang terjadi kerontokan pada ...

Read More »

Pengelolaan Parameter Biologi Kualitas Air

Filter biologi merupakan filter yang bekerja dengan bantuan jasad-jasad renik khususnya bakteri dari golongan pengurai amonia. Agar jasad-jasad renik tersebut dapat hidup dengan baik di dalam filter dan melakukan fungsinya dengan optimal diperlukan media dan lingkungan yang sesuai bagi pertumbuhan dan perkembangan jasad-jasad renik tersebut. Fungsi utama dari filter biologi adalah mengurangi atau menghilangkan amonia dari air. Seperti diketahui, ikan ...

Read More »

Pertukaran Ion Filter Kimia

Pertukaran ion merupakan suatu proses dimana ion-ion yang terjerap pada suatu permukaan media filter ditukar dengan ion-ion lain yang berada dalam air. Proses ini dimungkinkan melalui suatu fenomena tarik menarik antara permukaan media bermuatan dengan molekul-molekul bersifat polar. Apabila suatu molekul bermuatan menyentuh suatu permukaan yang memiliki muatan berlawanan maka molekul tersebut akan terikat secara kimiawi pada permukaan tersebut. Pada ...

Read More »

Kandungan Ammonia Air Pada Budidaya

Ammonia dalam air dapat berasal dari pemupukan, eksresi hewan dan hasil perombakan komponen nitrogen oleh mikroba. Beberapa jenis tanaman dapat menyerap ammonia. Bakteri pengurai (nitrobacter) dapat mengoksidasi ammonia menjadi nitrat. Oleh karena itu ammonia dapat menurun konsentrasinya dengan berbagai cara. Akan tetapi dengan kepadatan ikan yang tinggi dikolam dan pemberian makanan buatan dapat meningkatkan konsentrasi ammonia. Ammonia sangat beracun bila ...

Read More »

Kualitas Air Budidaya Ikan dan Udang

Ikan dan udang dapat hidup normal bila lingkungan airnya mempunyai kualitas yang sesuai untuk kehidupannya. Parameter kualitas air yang tidak sesuai dapat berakibat fatal bagi kehidupan biota air pada umumnya. Parameter kualitas air yang sangat berpengaruh dalam kehidupan ikan dan udang antara lain adalah : a. Suhu Suhu sangat berpengaruh pada proses metabolisme ikan. Suhu perairan yang optimal (sesuai kebutuhan ...

Read More »