Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 5)

Pengelolaan Kualitas Air

Parameter Kekeruhan Warna Air

Kekeruhan merupakan gambaran sifat optik air oleh adanya bahan padatan terutama bahan tersuspensi dan sedikit dipengaruhi oleh warna air. Bahan tersuspensi ini berupa partikel tanah liat, lumpur, koloid tanah dan organisme perairan (mikroorganisme). Padatan tersuspensi tidak hanya membahayakan ikan tetapi juga menyebabkan air tidak produktif karena menghalangi masuknya sinar matahari untuk fotosintesa. Kekeruhan air atau sering disebut turbidty adalah salah ...

Read More »

Organisme Bentos

Keberadaan hewan bentos pada suatu perairan, sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, baik biotik maupun abiotik. Faktor biotik yang berpengaruh diantaranya adalah produsen, yang merupakan salah satu sumber makanan bagi hewan bentos. Adapun faktor abiotik adalah fisika-kimia air yang diantaranya: suhu, arus, oksigen terlarut (DO), kebutuhan oksigen biologi (BOD) dan kimia (COD), serta kandungan nitrogen (N), kedalaman air, dan substrat ...

Read More »

Faktor Zat Penyebab Warna Air

Dalam penyediaan air minum, warna sangat dikaitkan dengan segi estetika. Warna air dapat dijadikan sebagai petunjuk jenis pengolahan yang sesuai. Berdasarkan zat penyebabnya, warna air dapat dibedakan menjadi : a) Warna Sejati (true color) Warna sejati disebabkan adanya zat-zat organik dalam bentuk koloid. Warna ini tidak akan berubah walaupun mengalami penyaringan dan sentrifugasi. Contoh dari warna sejati antara lain : ...

Read More »

Faktor Yang Mempengaruhi Permukaan Air

Faktor-faktor yang mempengaruhi tegangan permukaan air adalah: a) Suhu; pada suhu tinggi tegangan permukaan air berkurang. b) Bahan organik dan garam-garam terlarut. Kenaikan kadar garam menyebabkan kenaikan tegangan permukaan. Gambar 15. Serangga yang dapat bertahan di atas permukaan air akibat tegangan permukaan Paremeter Derajat Keasaman (pH air) Air tidak pernah terdapat dalam keadaan benar-benar murni. Bahan/unsur yang terdapat di dalam ...

Read More »

Pengukuran Kualitas Air

Pengambilan sampel untuk pengukuran kualitas air merupakan salah satu titik kritis pada tahapan pengukuran kualitas air. Pengambilan sampel merupakan satu langkah awal yang dapat menentukan keakuratan data kualitas air yang akan digunakan. Sebelum mempelajari teknik pengambilan sampel sebaiknya anda mengetahui macam-macam sampel/ contoh air terlebih dahulu. Sampel air permukaan berasal dari air sungai, air danau, air waduk, mata air, air ...

Read More »

Faktor Yang Menentukan Nilai pH Air

Tinggi atau rendahnya nilai pH air tergantung pada beberapa faktor yaitu: a) Konsentrasi gas-gas dalam air seperti CO2 b) Konsentrasi garam-garam karbonat dan bikarbonat c) Proses dekomposisi bahan organik di dasar perairan. Secara alamiah, pH perairan dipengaruhi oleh konsentrasi karbondioksida (CO2) dan senyawa bersifat asam. Perairan umum dengan aktivitas fotosintesis dan respirasi organisme yang hidup didalamnya akan membentuk reaksi berantai ...

Read More »