" /> Pengelolaan Kualitas Air Archives | Page 5 of 17 | TNeutron
Home > Pengelolaan Kualitas Air (page 5)

Pengelolaan Kualitas Air

Parameter Plankton Dalam Kualitas Air

a) Kelimpahan plankton Parameter kelimpahan plankton pada suatu perairan dapat mencerminkan tingkat kesuburan suatu perairan. Kelimpahan plankton yang tinggi juga dapat menunjukkan adanya dominasi dalam rantai makanan. hal ini dapat dijadikan indicator suatu perairan. Cara kerja : (1) Ambil sampel plankton yang akan diamati dengan menggunakan plankton net (2) Gunakan ember volume 10 liter untuk mengambil sampel air, banyaknya pengambilan ...

Read More »

Pengukuran Nitrat dan Nitrit

A. Nitrat Penentuan nitrat-nitrogen digunakan metode brucine dengan pereaksi-pereaksi brucine dan asam sulfat pekat. reaksi brucine dengan nitrat membentuk senyawa yang berwarna kuning. kecepatan reaksi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat panas larutan. pemanasan larutan dilakukan dengan cara penambahan asam sulfat pekat. pengukuran kadar Nitrat selain dengan menggunakan metode brucine juga dapat menggunakan metode Cadnium Reduction Methode, Ultraviolet Spectrophotometric Screening Method ...

Read More »

Kecepatan Arus dan Debit Air

Pergerakan air atau arus air diperlukan untuk ketersediaannya makanan bagi jasad renik dan oksigen. Selain itu untuk menghindari karang dari proses pengendapan. Adanya adukan air yang disebabkan oleh adanya pergerakan air akan menghasilkan oksigen di dalam perairan tersebut. Pada umumnya bila suatu perairan mempunyai arus yang cukup deras maka kadar oksigen yang terlarut juga akan semakin tinggi. Alat : a) ...

Read More »

Organisme Bentos

Bentos merupakan organisme perairan yang hidup di dasar perairan. pengamatan parameter biologi untuk bentos umunya hanya terbatas pada makrobentos. Pengambilan sampel organisme bentik dapat dilakukan dengan cara sederhana terutama untuk daerah litoral yang dangkal (tepian). Beberapa larva arthropoda dapat diambil dengan menggunakan jala surber, sedangkan untuk beberapa jenis molusca karena memiliki ukuran yang besar dapat dilakukan tanpa bantuan alat khusus. ...

Read More »

Pengukuran Ammonia Dengan Metode Nessler

Penentuan amonia-nitrogen digunakan metode Indophenol (metode phenate). metode ini memeberikan hasil yang baik untuk perairan air kolam. pereaksi yang digunakan adalah phenate (phenol), chlorox (oxidizing solution) dan mangan sulfat. phenol dan hypochlorit (chlorox) beraksi dalam kondisi larutan basa membentuk phenylquinone-monoimine yang selanjutnya akan bereaksi dengan ammonia menjadi indophenol yang berwarna biru. kepekatan warna biru sebanding dengan kadar amonia yang ada. ...

Read More »

Alat Turbidimeter

Turbidimeter merupakan salah satu alat yang berfungi untuk mengukur tingkat kekeruhan air. Turbidimeter merupakan alat yang memiliki sifat optik akibat dipersi sinar dan dapat dinyatakan sebagai perbandingan cahaya. yang dipantulkan terhadap cahaya yang tiba. Intesitas cahaya yang dipantulkan oleh suatu suspensi adalah fungsi konsentrasi jika kondisi-kondisi lainnya konstan. Ada 2 jenis Turbidimeter umum yang sering dipakai sekarang yaitu : o ...

Read More »