" /> Penyakit Budidaya Perairan Archives | TNeutron
Home > Pengelolaan Kualitas Air > Penyakit Budidaya Perairan

Penyakit Budidaya Perairan

Penyakit Pada Budidaya Perairan

Perairan merupakan suatu lingkungan hidup bagi biota air seperti ikan, serangga air, siput air, hewan renik, tumbuhan air, tumbuhan renik dan lain-lain. Pada lingkungan hidup ini akan terjadi interaksi antara biota (biotik) yang ada dengan lingkungan air (abiotik) sebagai media hidupnya, serta interaksi diantara biota air itu sendiri untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Sehingga interaksi ini membentuk suatu sistem lingkungan hidup ...

Read More »

Perubahan Pada Parameter Kualitas Air

Pada lingkungan air sebagai media hidup biota air, sering terjadi perubahan-perubahan pada parameter kualitas air seperti derajat keasaman air ( pH – kandungan unsur H+ atau OH- ), kelarutan oksigen (O2), kandungan amoniak NH3, kandungan asam sulfida (H2S), suhu air dan lain-lain. Perubahan lingkungan air ini dapat mempengaruhi kehidupan biota air, terutama bagi biota air yang mempunyai daya toleransi terhadap ...

Read More »

Penyakit Akibat Crustacea Lernae sp

Kutu jarum, atau kutu jangkar merupakan parasit ikan berukuran besar yang sering menyerang ikan. Kutu ini pada umumnya lebih sering menyerang ikan yang dipelihara di kolam dibandingkan dengan di akuarium. Disebut sebagai kutu jarum karena penampilannya sepintas mirip sebuah jarum yang menancap pada tubuh ikan terserang. Sedangkan disebut sebagai kutu jangkar, karena hewan ini menancapkan kepalanya kedalam tubuh ikan dengan ...

Read More »

Pengertian Parasit Pada Ikan

Parasit adalah suatu organisme yang hidup pada organ luar atau pada organ dalam organisme lain (berbeda spesies), yang bersifat merugikan. Organisme parasit terdiri dari protozoa, jamur, serangga tingkat rendah, cacing dan lain-lain. Parasit dapat menyebabkan ikan sakit. Berdasarkan tempat tinggal parasit dikelompokan menjadi 2 golongan; 1) Ecto-parasit (external parasite); yaitu parasit yang hidup pada organ tubuh sebelah luar dari inangnya. ...

Read More »

Faktor Abiotik Kualitas Air

1) Suhu/temperatur Selain suhu yang tinggi pada daerah tropis, masalah yang sering ditemukan adalah masalah perubahan suhu yang terlalu ekstrim akibat pengaruh musim, misalnya musim hujan. Suhu rendah akan menyebabkan kecepatan metabolisme turun sehingga nafsu makan ikan dan udang jadi menurun. Suhu dingin dibawah suhu optimum akan berpengaruh pada penekanan kekebalan pada ikan dan udang. Suhu optimum tersebut akan berbeda ...

Read More »

Hama Pada Ikan

Hama merupakan organisme pemangsa ikan yang dibudidayakan. Hama berdasarkan golongan hewan, dibedakan sebagai berikut : 1) Dari golongan mamalia antara lain : Linsang, Berang-berang, Musang dan lain-lain. 2) Dari golongan reptil antara lain : Ular air, Biawak, dan lain-lain 3) Dari golongan burung antara lain : Bangau, Walet dan lain-lain 4) Dari golongan ampibi antara lain : Katak 5) Dari ...

Read More »