" /> Pengolahan Perikanan Archives | TNeutron
Home > Pengolahan Perikanan

Pengolahan Perikanan

Proses Awal Garam

Pada proses pengawetan dengan metode penggaraman, garam merupakan faktor penting yang harus mendapat perhatian. Kemurnian garam yang digunakan akan mempengaruhi mutu ikan asin sebagai produk akhir yang dihasilkan. Garam yang digunakan pada proses pengawetan produk hasil perikanan sebaiknya merupakan garam murni yaitu garam yang komposisi NaClnya besar (95%) dan sedikit mengandung unsur-unsur lain seperti MgCl2, CaCl2, MgSO4, CaSO4, lumpur serta ...

Read More »

Hambatan Ekspor Hasil Perikanan

Adanya hambatan ekspor tuna dari Uni Eropa tersebut mendorong Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) melaksanakan perbaikan manajemen dan pengendalian mutu. Hasil Perbaikan manajemen mutu yang dilakukan DKP menunjukkan penurunan drastis kasus Rapid Alert System (RAS) yaitu dari 49 kasus pada tahun 2005, menurun menjadi 34 kasus pada tahun 2006 dan 17 kasus pada tahun 2007. Indonesia dinilai berhasil namun tetap ...

Read More »

Proses Penggaraman

a) Metode dry salting · Jumlah garam yang diperlukan berbeda-beda sesuai dengan ukuran ikan. Untuk ikan berukuran besar jumlah garam yang diperlukan sebanyak 20% – 30%. Sedangkan untuk ikan berukuran sedang jumlah garam yang diperlukan sebanyak 15% – 20%. Untuk ikan berukuran kecil jumlah garam yang diperlukan hanya sekitar 5%. · Garam ditaburkan di dasar wadah. Kemudian di atasnya disusun ...

Read More »

Persiapan Bahan Baku Penggaraman

Bahan baku ikan yang akan diawetkan dengan metode penggaraman harus dipisahkan berdasarkan jenis, ukuran, dan tingkat kesegarannya. Bahan lainnya adalah garam murni yang mengandung NaCl 99% agar kualitas produk yang dihasilkan baik. Banyaknya garam yang dibutuhkan yaitu antara 10% – 35%, tergantung tingkat keasinan yang diinginkan. Gambar 6. Ikan dan garam sebagai bahan baku proses penggaraman Persiapan peralatan a) Wadah ...

Read More »

Ikan Asin Hasil Penggaraman

Teknik penggaraman merupakan teknik yang biasa dikombinasikan dengan proses pengawetan yang lain, seperti pengeringan atau perebusan. Dari proses penggaraman ini dikenal tiga macam ikan asin, yaitu: a. ikan asin basah (tidak dikeringkan setelah proses penggaraman) b. ikan asin kering (dikeringkan setelah proses penggaraman) c. ikan asin rebus (ikan pindang, direbus setelah proses penggaraman). Masyarakat kita sudah sangat familiar dengan ikan ...

Read More »

Ikan Asing Kering

Ikan asin yang diminati oleh konsumen adalah ikan asin yang warna dan teksturnya cukup baik. Hal tersebut akan sulit dicapai apabila metode penggaraman yang digunakan tidak tepat, bahan baku yang diproses kurang berkualitas, dan cara penyimpanan produk yang buruk. Inilah yang menyebabkan sebagian produsen ikan asin mengambil jalan pintas dengan menggunakan formalin pada proses penggaraman sehingga menghasilkan ikan asin dengan ...

Read More »