Home > Tanah Pertanian

Tanah Pertanian

Biologi Tanah

Tanah merupakan habitat atau tempat hidup berbagai jenis organisme atau jasad hidup di dalam tanah. Berdasarkan fungsinya, secara umum terdapat dua golongan jasad hidup dalam tanah, yaitu organisme yang menguntungkan dan yang merugikan. Organisme yang menguntungkan adalah jenis organisme yang terlibat dalam proses penguraian atau dekomposisi bahan organik, mengikat atau menyediakan unsur hara dan atau pembentukan serta perbaikan struktur tanah. ...

Read More »

Pengelompokan Organisme Tanah

1. Berdasarkan ukuran Berdasarkan ukurannya, maka organisme tanah atau jasad hayati tanah ini dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu (1) Makrobia tanah, jika berukuran di atas 10 mm, (2) Mesobia, jika berukuran 0,2- 10 mm, dan (3) Mikrobia, jika berukuran < 0,2 mm (200 mm). 2. Berdasarkan Cara Memperoleh Energi Berdasarkan cara memperoleh energi, mikroorganisme tanah dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu ...

Read More »

Pengaruh Struktur Tanah

Struktur tanah sangat berpengaruh dalam bidang pertanian. Tanah sebagai media tumbuh bagi tanaman menjadi penentu seberapa hasil panen yang akan didapat. Jika strukturnya terlalu mantap maka akar akan sulit menembusnya, sebaliknya jika kemantapan strukturnya terlalu lemah maka ketersediaan unsur hara dan air akan sedikit karena tanah tidak dapat mengikat unsur hara dan air dengan kuat, oleh karena itu dibutuhkan struktur ...

Read More »

Mikroorganisme Dalam Kesuburan Tanah

Peranan mikroorganisme dalam kesuburan tanah ditunjukkan dengan aktivitasnya dalam memperbaiki, (1) struktur tanah dan (2) ketersediaan hara tanaman. Berkaitan dengan pembentukan struktur remah, mikroorganisme berperan sebagai pembangun agregat tanah yang mantap. Dalam proses pembentukan agragasi tanah diperlukan adanya bahan-bahan perekat anorganik (seperti Fe, liat, oksidasi besi, alumunium dan kapur) dan bahan organik (senyawa-senyawa organik bentukan mikroorganisme ataupun hasil dekomposisi bahan ...

Read More »

Makrofauna Dalam Kesuburan Tanah

Organisme tanah (mikrofauna, makrofauna dan mikroflora) memiliki peranan penting dalam kesuburan tanah. Aktivitasnya sebagai pengendali kesuburan tanah ditunjukkan dengan memperbaiki beberapa sifat fisik tanah yang meliputi (1) struktur tanah, (2) tekstur dan konsistensi tanah, (3) retensi dan pergerakan air, serta (4) pertukaran gas. Secara kimiawi terjadi pula perubahan sifat tanah yang meliputi (1) kandungan hara tersedia, (2) meningkatnya kapasitas tukar ...

Read More »

Pembentukan Struktur Tanah

Ada dua tahapan yang terjadi pada pembentukan struktur tanah, yaitu (1) penggumpalan (coagulation) koloid tanah sebagai akibat pengaruh ion Ca2+ kedalam agregat tanah mikro, dan (2) sementasi (pengikat) agregat mikro kedalam agregat makro. Meurut teori pembentukan struktur tanah, berdasarkan pada flokulasi yang terjadi pada tanah yang berada dalam larutan, misal pada tanah yang agregatnya telah dihancurkan oleh air hujan atau ...

Read More »