Organisme tanah (mikrofauna, makrofauna dan mikroflora) memiliki peranan penting dalam kesuburan tanah. Aktivitasnya sebagai pengendali kesuburan tanah ditunjukkan dengan memperbaiki beberapa sifat fisik tanah yang meliputi (1) struktur tanah, (2) tekstur dan konsistensi tanah, (3) retensi dan pergerakan air, serta (4) pertukaran gas. Secara kimiawi terjadi pula perubahan sifat tanah yang meliputi (1) kandungan hara tersedia, (2) meningkatnya kapasitas tukar ...
Read More »Tanah Pertanian
Biologi Tanah
Tanah merupakan habitat atau tempat hidup berbagai jenis organisme atau jasad hidup di dalam tanah. Berdasarkan fungsinya, secara umum terdapat dua golongan jasad hidup dalam tanah, yaitu organisme yang menguntungkan dan yang merugikan. Organisme yang menguntungkan adalah jenis organisme yang terlibat dalam proses penguraian atau dekomposisi bahan organik, mengikat atau menyediakan unsur hara dan atau pembentukan serta perbaikan struktur tanah. ...
Read More »Pengaruh Cacing Pada Kesuburan Tanah
Beberapa sifat fisik tanah yang terbenahi oleh aktivitas cacing tanah adalah (1) terbentuknya pori makro akibat dari terbentuknya liang cacing, (2) terciptanya struktur tanah yang remah, (3) menurunnya bobot isi tanah dan (4) meningkatnya daya simpan air. Terbentuknya liang cacing tanah mengakibatkan terciptanya pori makro yang berkesinambungan dan stabil. Lubang ini memfasilitasi pertukaran udara dan infiltrasi air. kecepatan dan akumulasi ...
Read More »Interaksi Mikroorganisme Dengan Tanaman
Kehidupan bersama antara mikroorganisme dan tanaman berlangsung di daerah perakaran tanaman, karena di daerah inilah tersedia sejumlah senyawa yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk kehidupan dan aktivitasnya. Senyawa tersebut berupa eksudat akar yang bermanfaat sebagai sumber C, N dan energi bagi mikroorganisme, mulai dari bentuk senyawa organik sederhana sampai dengan senyawa organik kompleks. Perbaikan kehidupan dan perkembangan mikroorganisme sebagai akibat adanya ...
Read More »Mekanisme Pembentukan Struktur Tanah
Struktur tanah dapat mulai berkembang dari butiran tunggal sampai bentuk masif. Apabila berasal dari butir-butir tunggal, maka perkembangannya dimulai dari pengikatan partikel-partikel tanah membentuk gerombol (cluster) yang kemudian menjadi ped. Ada lima mekanisme utama yang menyatukan partikel-partikel ini, yaitu : 1. Aktivitas penetrasi akar pada saat berkembang. 2. Pergerakan air yang mengikuti arah perkembangan akar menyebabkan terjadinya pengikisan dan pemecahan ...
Read More »Tanah Sebagai Habitat Mikroorganisme
Tanah sebagai habitat mikroorganisme berfungsi sebagai media alam untuk pertumbuhan dan melakukan segala aktivitas fisiologinya. Tanah menyediakan nutrisi, air dan sumber karbon yang diperlukan untuk pertumbuhan dan aktifitas mikroorganisme. Di dalam hal ini, lingkungan tanah seperti faktor abiotik (yang meliputi sifat fisik dan kimia tanah) dan biotik (adanya mikrobia lain dan tanaman tingkat tinggi) ikut berperan dalam menentukan tingkat pertumbuhan ...
Read More »