Home > Tanah Pertanian > Peranan Tanah > Faktor dan Proses Pembentukan Tanah

Faktor dan Proses Pembentukan Tanah

Ada beberapa pertanyaan yang muncul bagi orang yang baru mempelajari tentang tanah, yaitu tanah itu terbentuk dari apa? atau faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pembentukan tanah dan bagaimana prosesnya. Beberapa faktor alamiah menunjukkan bahwa tanah merupakan bagian dari kulit bumi yang mengalami proses pelapukan fisik dan kimia dalam waktu yang sangat panjang. Proses-proses fisika dan kimia yang beragam dari setiap lokasi, menampakkan kondisi lingkungan tanah yang beraneka ragam, seperti keadaan geomorfologi wilayah serta kondisi geologi dari bagian litosfer yang berada di atas permukaan air.

Perbedaan posisi bumi terhadap matahari secara langsung berpengaruh terhadap sifat-sifat tanah yang dihasilkan. Berdasarkan letak bumi terhadap matahari, maka bumi dibagi menjadi 4 zona iklim yaitu, tropis, sub tropis, dingin dan kutub. Ke-empat zona iklim tersebut akan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap proses pelapukan dan pembentukan tanah. Walaupun tanah bagian dari kulit bumi, namun proses dan dinamika terbentuknya hanya berlangsung pada bagian atas yang mendapat pengaruh luar seperti penyinaran, udara, maupun air, suatu kondisi yang memungkinkan kelanjutan kehidupan berlangsung.

Tanah Sebagai Tempat Hidup Organisme
Kehidupan organisme, termasuk manusia di permukaan bumi sangat tergantung pada tanah, yang merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting. Tanah merupakan media utama dimana manusia dapat mendapatkan bahan pangan, sandang dan papan, bahan tambang dan tempat melaksanakan berbagai aktivitas. Demikian juga halnya tanah pertanian, tanah pertanian yang baik, subur dan dapat memenuhi kebutuhan manusia sangat ditentukan oleh sejauh mana manusia bisa memahami tanah dengan sifat-sifatnya, dan memberi perhatian kepada tanah melalui aktivitas pengelolaan tanah.

Tanah secara umum didefinisikan sebagai tubuh alam (natural body) yang terbentuk dan berkembang sebagai akibat bekerja gaya-gaya alam (natural forces) terhadap bahan alam (natural material) dipermukaan bumi. Tanah sebagai tubuh alam, dengan pengaruh gaya-gaya alam yang bekerja, akan mengalami proses perkembangan dan diferensiasi membentuk lapisan tanah (horizon) baik mineral maupun organik dengan sifat-sifat yang beragam, tergantung pada bahan atau material yang membentuknya.

Berdasarkan hal di atas ada beberapa hal menjadi catatan, yaitu: 

  • Tanah terbentuk dan berkembang dari proses alami. 
  • Adanya perbedaan profil tanah membentuk lapisan tanah. 
  • Adanya perbedaan yang menyolok antara sifat-sifat bahan induk dengan lapisan tanah yang terbentuk, terutama dalam hal sifat kimia, fisika dan biologis.

Tanah sebagai media tumbuh tanaman didefinisikan sebagai lapisan permukaan bumi yang secara fisik berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran tanaman, tegak tumbuhnya tanaman dan penyuplai kebutuhan hara, air dan udara. Jika dilihat dari sifat kimiawi, maka tanah berfungsi sebagai gudang dan penyuplai hara atau nutrisi tanaman baik berupa senyawa organik, anorganik sederhana dan unsur-unsur esensial seperti N, P, K, Ca, Mg, S, Cu, Zn, Fe, Mn, B, CI, dan lain-lain.