Home > Pengelolaan Kualitas Air > Identifikasi Kualitas Air > Faktor Yang Mempengaruhi Permukaan Air

Faktor Yang Mempengaruhi Permukaan Air

Faktor-faktor yang mempengaruhi tegangan permukaan air adalah:
a) Suhu; pada suhu tinggi tegangan permukaan air berkurang.
b) Bahan organik dan garam-garam terlarut. Kenaikan kadar garam menyebabkan kenaikan tegangan permukaan.
image
Gambar 15. Serangga yang dapat bertahan di atas permukaan air akibat tegangan permukaan

Paremeter Derajat Keasaman (pH air)
Air tidak pernah terdapat dalam keadaan benar-benar murni. Bahan/unsur yang terdapat di dalam air umumnya berasal dari tanah, udara dan metabolisme jasad air. Unsur-unsur/bahan tersebut dapat dikategorikan dalam tiga golongan yaitu: (1) gas, (2) unsur anorganik, dan (3) organik. Distribusi ketiga golongan unsur/bahan kimia tersebut di atas, sangat menentukan sifat-sifat kimia air. Unsur-unsur/bahan kimia yang terdapat dalam air ada yang dapat larut dan ada yang tidak larut.

Pada umumnya unsur anorganik merupakan unsur kimia yang dapat larut, kecuali unsur belerang (S).Oleh sebab itu di dalam air, unsur-unsur tersebut digolongkan atas unsur “makro dan mikro”. Derajat keasaman sering dikenal dengan istilah pH (puissance negative de H) yaitu logaritma dari kepekatan ion-ion H (hydrogen) yang terlepas dalam suatu cairan. Ion hidrogen bersifat asam. Keberadaan ion hidrogen menggambarkan nilai pH (derajat keasaman) pada suhu tertentu atau dapat ditulis dengan persamaan pH = – log [H+].

Air murni (H2O) berasosiasi secara sempurna sehingga memiliki ion H+ dan ion H- dalam konsentrasi yang sama dan membentuk kesetimbangan seperti:
image

Oleh karena itu, pH air murni memiliki nilai 7. Semakin tinggi konsentrasi ion H+, maka ion OH- akan semakin rendah, sehingga pH mencapai nilai < 7 (perairan asam). Sebaliknya, apabila konsentrasi ion OH- lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi ion H+, maka perairan tersebut sifatnya basa karena memiliki nilai pH > 7. Ion hidrogen merupakan unsur yang sangat berpengaruh terhadap faktor kimia lainnya, seperti alkalinitas, kesadahan dan keasaman air.

Ada dua cara dalam mengungkapkan (merumuskan) tentang ion H dalam air yaitu:
a) Merupakan jumlah molekul ion hidrogen per liter air.
b) pH air yang dirumuskan seperti berikut:
c) pH = – log(H+)

Kadar ion H atau pH dalam air merupakan salah satu faktor kimia yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan organisme yang hidup dalam suatu lingkungan perairan. Dari kedua ungkapan tersebut menunjukkan pH air dapat diukur dan nilai pH berkisar antara 0-14. Pada pH tertentu dapat menggambarkan keadaan air apakah asam atau basa.