Home > Penanaman Rumput Laut > Penyakit Rumput Laut > Hama Alga Pada Rumput Laut

Hama Alga Pada Rumput Laut

a. Alga Ectocarpus
Ectocarpus sp. merupakan salah satu jenis dari ganggang cokelat (Phaeophyceae). Ganggang cokelat umumnya terdapat di laut, melekat pada batu-batuan dan seringkali terdampar di pantai. Bentuk tubuhnya menyerupai tumbuhan tingkat tinggi karena memiliki alat yang mirip akar, batang dan daun. Panjang thallusnya dapat mencapai 10 meter. Ganggang ini berwarna kecoklatan karena selain mengandung klorofil juga mengandung pigmen fukosantin yang merupakan pigmen dominan dan karoten serta santofil.

Cara kita mengenali tumbuhan ini di pantai adalah dengan mengamati ciri-cirinya, berupa thallus berwarna cokelat yang mempunyai gelembung-gelembung udara. Adanya gelembung udara ini menyebabkan ganggang cokelat dapat mengapung dalam air laut. Gelembung udara juga mengandung cadangan udara untuk bernapas. Ganggang cokelat berkembangbiak secara vegetatif dengan fragmentasi dan berkembangbiak secara generatif dengan oogami yaitu peleburan spermatozoid dan ovum membentuk zigot.

Kemudian zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi ganggang cokelat dewasa. Alga ini jika tumbuh berdampingan dengan rumput laut budidaya akan menyebabkan persaingan dalam hal pemanfaatan nutrisi dan oksigen terlarut. Hama ini banyak ditemukan pada budidaya di tambak.

b. Alga Enteromorpha
Enteromorpha sp. berasal dari kata enteron yang berarti usus dan morphe yang berarti bentuk. Sel bagian tengah dan ujung berisi satu pirenoid di setiap selnya. Kloroplasnya sering memiliki bentuk seperti mangkuk yang tampak di bagian permukaan dengan ukuran yang berbeda panjangnya pada masing-masing sel. Bentuk dan susunan selnya seperti pada tumbuhan tingkat tinggi. Alga ini berukuran kecil dan sering membentuk rumpun.

Thallusnya berbentuk tabung dan di dalamnya terdapat ruang silinder. Siklus hidupnya mengalami pergantian keturunan yang isomorfik, tetapi beberapa spesies hanya menggunakan zoospora dalam reproduksinya. Zoospora dibebaskan melalui lubang lateral pada dinding sel. Alga ini digunakan untuk makanan ikan (Aslan, 1991). Alga ini juga banyak ditemukan pada budidaya Gracilaria ditambak, sebagai pesaing nutrisi dan oksigen terlarut.
image
Gambar 23. Hama makro pada Gracilaria yang ditanam di tambak (a) Ectocarpus sp. dan (b) Enteromorpha sp.