Home > Pengelolaan Kualitas Air > Kualitas Air Untuk Budidaya > Kandungan Ammonia Air Pada Budidaya

Kandungan Ammonia Air Pada Budidaya

Ammonia dalam air dapat berasal dari pemupukan, eksresi hewan dan hasil perombakan komponen nitrogen oleh mikroba. Beberapa jenis tanaman dapat menyerap ammonia. Bakteri pengurai (nitrobacter) dapat mengoksidasi ammonia menjadi nitrat. Oleh karena itu ammonia dapat menurun konsentrasinya dengan berbagai cara. Akan tetapi dengan kepadatan ikan yang tinggi dikolam dan pemberian makanan buatan dapat meningkatkan konsentrasi ammonia.

Ammonia sangat beracun bila dalam bentuk NH3, sedangkan yang sudah terionisai menjadi NH4+ relatif tidak beracun.
NH3 + H2O —>  NH4+ + OH-

Pengaruh Ammonia Pada Perairan adalah :
a. Hasil keseimbangan antara ammonia (NH3) dan ammonium (NH4+) adalah total ammonia nitrogen.
b. Keseimbangan total ammonia nitrogen adalah ammonia (NH3) akan bertambah konsentrasinya bila pH dan temperature nya tinggi. Efek yang paling tinggi adalah pengaruh pH dibandingkan pengaruh temperature. Sebagai contoh, pada air yang mempunyai pH 6,8 dan suhu 26° C , 2 mg/l total ammonia nitrogen mengandung ammonia (NH3) 2 mg/l x 0,006 = 0,12 mg/l, sedangkan pada suhu dan air yang sama tetapi dengan pH 9 akan mengandung ammonia (NH3) 2 mg/l x 0,4123 = 0,823 mg/l. Oleh karena itu dengan kenaikan pH akan menyebabkan kenaikan ammonia (NH3).
c. Sifat ammonia (NH3) pada ikan adalah dapat meningkatkan konsumsi oksigen dalam jaringan, merusak insang dan mengurangi kemampuan darah untuk mentranportasi oksigen.
d. Konsentrasi ammonia yang dapat membunuh ikan dalam waktu singkat adalah 0,6 – 3,1 mg/l NH3-N untuk semua ikan.
e. Daya racun ammonia akan meningkat bila oksigen turun. Konsentrasi kalsium (Ca) yang tinggi dapat menurunkan daya racun ammonia.
f. Pertumbuhan ikan terhambat bila terjadi akumulasi ammonia pada media pemeliharaan, bahkan dapat menyebabkan keracunan pada ikan.

Proses biologi amonia menjadi nitrat yaitu nitrification adalah sebagai berikut;
image

Suatu total amoniak 5 ppm pada pH 9 dan suhu 20 oC , maka konsentrasi amoniak un-ionized adalah (5 ppm total amoniak) x 28.5% = 1.43 ppm.

Tabel 3. Persen dari total amoniak (ppm) yang un-ionized pada berbagai temperatur dan pH.
image

Efek dari Amoniak Tinggi adalah:
1. Terjadinya kerusakan Insang
2. Laju pertumbuhan menurun
3. Mudah terkena penyakit
4. Kenaikan ph darah
5. Kerusakan jaringan dan organ bagian internal
6. Osmoregulation lemah
7. Kematian.

Penyebab Amoniak Tinggi:
1. Pemberian pakan yang berlebih
2. Pembusukan dari zat organik oleh bakteri.

Cara penanggulangan:
1. Mengurangi jumlah pakan
2. Pergantian air
3. Mengurangi kepadatan ikan
4. Pemberian aerasi
5. Menurunkan pH kolam