Kertas Komposit

Kertas komposit adalah kertas yang diolah bersama-sama dengan bahan baku kemasan lain seperti plastik dan logam, yang bertujuan untuk memperbaiki daya rapuh, daya kaku dan kekuatan bahan. Kertas yang dicampur dengan logam dan dibentuk menjadi semacam kaleng disebut kaleng komposit, digunakan untuk jus sitrun, wadah bumbu (rempah-rempah), kotak coklat, sop kering, bahan kimia dan obat-obatan. Industri pengemasan telah membuat kertas kaleng komposit yang dapat menahan vakum dan menahan suhu sekitar 49oC, sehingga dapat digunakan untuk pengawetan selai (jam). Tube karton digunakan untuk margarin dan es krim.

Ada 3 (tiga) jenis konstruksi kaleng kertas komposit, yaitu : bentuk spiral, cuping dijahit (lap seam) dan komposi gulung (convolute). Bentuk spiral terdiri dari beberapa lapis bahan yang berbeda dengan sudut sambungan yang tumpang tindih. Badan komposit cuping di jahit, terbuat dari bahan yang dilaminasi, sedangkan jenis komposit gulung terdiri dari beberapa lapisan kumparan. Tube karton adalah kemasan berbentuk tube dari karton atau kertas. Bentuk tube yang lebih besar disebut drum karton.

Tube karton banyak digunakan untuk kemasan keripik, sedangkan drum karton digunakan untuk bahan berbentuk bubuk atau produk kering. Untuk pengemasan bahan cair maka kemasan karton dilapisi dengan plastik. Keuntungan dari tube dan karton komposit adalah beratnya ringan, mudah dibuka dan ditutup, dapat dilapisi kembali dengan bahan lain sehigga bersifat kedap air. Biasanya dibuat dalam bentuk kotakan lipat / folding karton yang terbuat dari bahan karton duplek dan sejenisnya, ketebalan duplek disesuaikan dengan berat isi produk atau ketebalan sekaligus sebagai daya tarik tersendiri.

Dengan berkembangnya teknologi pengemasan, kemasan kardus memiliki ketahanan yang baik terhadap kelembaban dan dapat didesain sesuai dengan sifat buah segar. Teknologi tersebut diadopsi dari teknologi pengemasan produk hasil laut. Kemasan dari bahan lokal yang terbuat dari kertas kondisinya tetap baik walaupun ditempatkan pada ruangan dengan kelembapan hingga 80% (Trubusid, 2008). Berdasarkan dimensi alur, bagian kardus yang datar, dan jumlah alurnya, karton bergelombang dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu (International Trade Centre UNCTAD/ WTO 1993).:

  • · Karton tidak berlembar datar
  • · Karton satu muka,
  • · Karton muka ganda dinding tunggal,
  • · Karton muka ganda dinding ganda,
  • · Karton muka ganda tiga dinding

Lebih dari 90% kemasan kardus bergelombang yang diproduksi adalah jenis karton muka ganda dinding tunggal. Karton muka ganda dinding ganda umumnya digunakan untuk mengemas barang yang berat, terutama untuk ekspor, sedangkan karton muka ganda tiga dinding digunakan untuk mengemas barang-barang industri yang sangat berat. Berdasarkan konstruksinya, terdapat beberapa jenis kemasan kardus bergelombang, yaitu:

  • · Tipe potong cetak,
  • · Tipe bliss
  • · Tipe one-piece box
  • · Tipe pengunci
  • · Tipe teleskop

Tipe kemasan kardus bergelombang yang paling banyak digunakan adalah jenis onepiece box dengan tipe wadah celah teratur (regular slotted container/RSC). Tipe ini memiliki tutup sama panjang dan bertemu di tengah saat menutup. Menurut International Trade Centre UNCTAD/WTO (1993), tipe RSC adalah yang paling ekonomis karena bahan yang digunakan minimal tetapi volumenya maksimal (Gambar 36).
image
Gambar 36. Beberapa Jenis Karton Bergelombang

a) Dinding tunggal,
b) Dinding ganda, dan
c) Tiga dinding

image
Gambar 37. Kemasan Karton Bergelombang Jenis One-Piece Box dengan Tipe Wadah Celah Teratur