Home > Konservasi Tanah dan Air > Erosi dan Sedimentasi > Konsep Sistem Infromasi Geografis

Konsep Sistem Infromasi Geografis

GIS/ SIG menjadi satu teknologi baru yang pada saat ini menjadi alat bantu yang sangat esensial dalam menyimpan, memanipulasi, menganalisis dan review kondisi-kondisi alam dengan bantuan data atribut dan spasial. SIG tersebut didukung oleh berbagai disiplin ilmu yang terkait. Sebagai ilustrasi mengenai hubungan SIG dengan bidang-bidang pendukungnya adalah sebagai berikut :
image
Gambar 6. Hubungan SIG dengan bidang-bidang pendukung

Konsep Sistem Informasi Geografi
Akhir-akhir ini istilah sistem menjadi sangat popular. Sistem digunakan untuk mendeskripsikan banyak hal, khususnya untuk aktivitas-aktivitas yang diperlukan untuk pemrosesan data. Pengembangan komputer dan teknologi pendukungnya sangat meningkatkan kepopuleran penggunaan sistem untuk memenuhi kebutuhan informasi sustu organisasi modern. Sistem Informasi Geografi (Geographic Information System) digunakan untuk mendiskripsikan banyak hal, khususnya untuk aktivitas-aktivitas yang diperlukan dalam pemrosesan data.

Pengembangan komputer dan teknologi pendukungnya sangat meningkatkan kepopuleran penggunaan sistem untuk memenuhi kebutuhan informasi suatu organisasi modern. Definisi SIG selalu berkembang, bertambah dan bervariasi. SIG juga merupakan bidang kajian ilmu dan teknologi yang relatif baru, digunakan di berbagai bidang ilmu dan berkembang cepat. Berikut ini salah satu definisi SIG yang popular yang dipublikasikan oleh ESRI (Environmental System Research Institute) Inc.-90.

SIG adalah kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografi yang dirancang secara efisien untuk memperoleh, menyimpan, mengupdate, memanipulasi,menganalisis dan menampilkan semua bentuk informasi yang berreferensi geografi.
Berikut beberapa terminology SIG [Demers97] 1) Geographic Information dari System dari Amerika Serikat
2) Geographical Information dari System dari Eropa
3) Geomatique dari Kanada
4) Georelational Information System terminology berbasiskan teknologi
5) Natural Resources Information System terminology berbasiskan disiplin ilmu lingkungan
6) Geoscience/ Geological Information system terbasiskan disiplin teknik geologi
7) Spatial Data Analysis System terminology berdasarkan sistemnya.

Secara fungsional definisi suatu Sistem Informasi Geografi mengandung beberapa hal berikut :
1) Mengandung beberapa jenis data baik alfa numeris, grafis berupa foto dan gambar atau informasi spatial lain dalam jumlah lain yang sangat besar.
2) Merupakan suatu kesatuan dari data yang dibentuk oleh sejumlah modul program yang saling berinteraksi.
3) Mempunyai beberapa sub-sistem yang dapat digunakan bersama untuk fungsi pengumpulan dan penyimpanan data pengambilan penampilan dan analisis informasi.

Salah satu definisi yang dapat mewakili pengertian tentang Sistem Informasi Geografis (SIG) dikemukakan oleh P.A Burrough, 1986. Menurutnya Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah seperangkat alat untuk mengkoleksi, menyimpan, memanggil kembali, transformasi dan penampilan data keruangan (spatial) di permukaan bumi untuk tujuan tertentu. Dari definisi di atas, maka Sistem Informasi Geografis (SIG) pada hakekatnya dapat berfungsi sebagai berikut :
1) Bank Data Terpadu
Memadukan data kartografis dengan data atribut dalam sistem manajemen basis data relasional (relational data base management system), hingga memungkinkan menolah bagai suatu kesatuan.
2) Sistem Modeling dan Analisa
Dapat dipergunakan sebagai sarana evolusi potensi wilayah dan perencanaan spasial (tata ruang, tata lingkungan).
3) Sistem Pemetaan Otomatis
Automatted mapping yang dapat menyajikan peta sesuai dengan kebutuhan, baik dalam arti tujuan maupun ketentuan kartografi.
4) Sistem Pengelolaan Ber-georeferensi
Untuk pengelolaan operasional dan administrasi yang merujuk pada lokasi geografis (Pranoto Asmoro, 1989).
Fungsi-fungsi di atas sebagian besar dapat berjalan Sistem Informasi Geografis memiliki kemampuan dalam mendepskripsikan data geografis.