Home > Pengelolaan Kualitas Air > Penyakit Budidaya Perairan > Penyakit Akibat Crustacea Lernae sp

Penyakit Akibat Crustacea Lernae sp

Kutu jarum, atau kutu jangkar merupakan parasit ikan berukuran besar yang sering menyerang ikan. Kutu ini pada umumnya lebih sering menyerang ikan yang dipelihara di kolam dibandingkan dengan di akuarium. Disebut sebagai kutu jarum karena penampilannya sepintas mirip sebuah jarum yang menancap pada tubuh ikan terserang. Sedangkan disebut sebagai kutu jangkar, karena hewan ini menancapkan kepalanya kedalam tubuh ikan dengan menggunakan semacam perangkat mirip jangkar.

Meskipun disebut sebagai “kutu” hewan ini sebenarnya termasuk dalam kelompok udang-udangan. Setidaknya telah dikenal 10 spesies dari kutu jarum, dari kesepuluh jenis ini Lernae cyprinacea merupakan jenis yang biasa ditemukan, khususnya, di daerah tropis seperti Indonesia. Lernae cyprinacea betina dapat dilihat pada Gambar 17.
image
Gambar 17. Lernae cyprinacea betina

Kutu jarum mempunyai siklus hidup langsung tanpa inang perantara. Kutu jantan dan betina akan berpasangan pada permukaan tubuh ikan. Meskipun demikian hanya kutu betina saja yang kemudian menjadi parasit. Kutu jantan akan mati setelah mereka kawin. Siklus Lernae cyprinacea dapat dilihat pada Gambar 18.
image
Gambar 18. Siklus Lernae cyprinacea

Kutu betina akan menancapkan kepalanya kedalam jaringan tubuh ikan dengan bantuan alat berbentuk jangkar sehingga dia bisa menempelkan dirinya dengan ketat pada tubuh ikan yang diinfeksinya. Hewan ini selanjutnya akan menyerap darah dan memakan bagian-bagian sel ikan. Serangan Lernae cyprinacea pada guppy dapat dilihat pada Gambar 19.
image
Gambar 19. Serangan Lernae cyprinacea pada guppy