Bukti ini dapat kita saksikan pada penemuan-penemuan benda-benda purbakala yang tertanam didalam tanah, dimana sesuai penandaaan arkeologis dilakukan memperkuat dugaan itu. Jenis benda yang ditemukan itu adalah benda-benda keramik berupa wadah-wadah: guci, peralatan makan minum, alat sesaji dan lain- lain; disamping penemuan benda-benda yang terbuat dari batu.<\/p>\n
Orang-orang pada jaman itu telah menguasai sebuah teknologi untuk mengubah seonggok tanah yang rapuh menjadi produk-produk yang dapat digunakan untuk mempermudah
\nkehidupannya.<\/p><\/div>\n
Yang lebih menakjubkan saat ini adalah material keramik merupakan material yang terus dikembangkan dalam dimensi teknologi karena sifat-sifatnya yang khas dan unggul yang tidak dimiliki oleh material lain.<\/p>\n
Walalupun keramik teknologi berbeda dengan keramik yang dibuat pada jaman dulu, tetapi keduanya merupakan material yang secara prinsip sama dalam hal pembuatannya. Keramik telah bertahan menjadi bahan yang terus-menerus dikembangkan manusia selama
\nribuan bahkan jutaan tahun.<\/p>\n
Dengan adanya fakta tersebut maka dapat dikatakan bahwa keramik merupakan suatu penanda peradaban manusia. Tingkat kemajuan manusia dari jaman ke jaman dapat dilihat dari tingkat kemajuan teknologi keramik jaman itu.<\/p><\/div>\n
Keramik merupakan produk kerajinan tertua yang tercatat dalam peradaban dan kebudayaan manusia. Menurut sejarah, keramik sudah dikenal oleh orang-orang Afrika Timur pada 2,6 juta tahun yang lalu (Jaman Paleolitik). Tetapi perkembangan keramik yang menyebar di hampir sebagian wilayah dunia baru terjadi pada jaman Neolitik atau kira-kira 15 ribu-10 ribu tahun yang lalu. Bukti ini dapat …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[2038,2039,2040,2042,2043,2044,2046,2048,2049,2051],"class_list":["post-1956","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-definisi-keramik","tag-sejarah-keramik","tag-sejarah-keramik-china","tag-sejarah-keramik-cina","tag-sejarah-keramik-di-indonesia","tag-sejarah-keramik-dinoyo","tag-sejarah-keramik-dinoyo-malang","tag-sejarah-keramik-indonesia","tag-sejarah-keramik-korea","tag-sejarah-keramik-lantai","tag-sejarah-keramik-plered"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1956"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8827,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions\/8827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}