Sifat-sifat kaolin (china clay):<\/p><\/div>\n
2. Ball clay<\/strong> Sifat-sifat ball clay:<\/p><\/div>\n 3. Stoneware<\/strong> 4. Earthenware<\/strong> Setelah dibakar kekuatannya berkurang dan sangat berpori, absorpsi (kemampuan menyerap) air lebih dan 3%, suhu bakar rendah antara 9000C- 1060C, warna bakar merah coklat dan titik leburnya sekitar 1100C-1200C. Tanah liat merah banyak digunakan di industri genteng, bata dan gerabah kasar dan halus. Warna alaminya tidak merah terang tetapi merah karat, karena kandungan besinya mencapai 8%, bila diglasir warnanya akan lebih kaya, khususnya dengan menggunakan glasir timbal (beracun).<\/p>\n Tanah liat earthenware banyak digunakan dalam pembuatan benda keramik earthenware, gerabah, batu bata, genteng, dan dapat digunakan sebagai pewarna pada glasir. 5. Fire Clay<\/strong> Yang tergolong tanah liat tahan api ialah tanah liat yang tahan dibakar pada suhu tinggi tanpa mengubah bentuk, misalnya kaolin dan mineral tahan api seperti alumina dan silika. Fireclay berfungsi sebagai bahan untuk membuat barang refractory seperti bata tahan api, perlengkapan tungku, dalam badan keramik sebagai bahan campuran untuk menambah kemampuan bentuk pembuatan produk stoneware maupun porselin. Jenis, sifat dan fungsi tanah liat dan bahan lain untuk membuat benda keramik dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu: 1. Kaolin (china clay) Kaolin disebut juga china clay, termasuk jenis tanah liat primer (residu) yang berfungsi sebagai komponen utama dalam membuat campuran porselin, dan digunakan dalam keramik stoneware dan earthenware putih. Kaolin berfungsi untuk pengikat …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[60],"tags":[313,314,315,316,317,318,319,320,321,322],"class_list":["post-1962","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanah-liat","tag-bahan-plastis","tag-bahan-plastis-adalah","tag-bahan-plastis-artinya","tag-bahan-plastis-untuk-membuat-patung","tag-bahan-plastisin","tag-bahan-plastisin-adalah","tag-bahan-plastisin-clay","tag-bahan-plastisitas","tag-bahan-plastisol","tag-bahan-plastisol-ink"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1962","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1962"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8815,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1962\/revisions\/8815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\nBall clay termasuk jenis tanah liat sekunder (sediment\/endapan) yang mempunyai partikel-partikel yang sangat halus sehingga tingkat plastisitas dan kekuatan kering yang tinggi, banyak mengandung bahan organik. Ball clay umumnya dipakai sebagai bahan campuran untuk membuat keramik putih (keramik halus dan dalam email, juga untuk membuat slip tanah liat tuang lebih encer. Dalam massa plastis dapat meningkatkan daya kerja dan kuat kering.<\/p>\n\n
\nStoneware adalah bahan tanah liat refraktoris yang bersifat plastis, termasuk jenis tanah liat sekunder (sedimen) memiliki daya susut rendah, berbutir halus dan banyak digunakan untuk membuat benda pengikat dan pewarna. Stoneware akan menghasilkan benda yang padat dan kedap air apabila dibakar pada suhu 12500C – 13000C tanpa mmengalami perubahan bentuk.<\/div>\n\n
\nEarthenware termasuk tanah sekunder (sedimen), tanah liat ini mudah ditemukan di berbagai daerah, plastis, berbutir halus dengan kandungan besi yang cukup tinggi. Tanah liat ini memiliki tingkat plastisitas yang cukup, sehingga mudah dibentuk, tapi juga mempunyai tingkat penyusutan yang tinggi pula.<\/p>\n
\nSifat-sifat earthenware:<\/p><\/div>\n\n
\nFire Clay termasuk tanah sekunder (sedimen) merupakan jenis tanah liat yang tahan terhadap panas dan tidak berubah bentuk, mempunyai titik lebur yang tinggi yaitu 1600\u00baC-1750\u00baC. Kebanyakan tanah liat tahan api berwarna terang (putih) ke abu-abu gelap menuju ke hitam dan ditemukan di alam dalam bentuk bongkahan padat, beberapa diantaranya berkadar alumina tinggi dan berkadar alkali rendah.<\/p>\n
\nSifat-sifat fire clay:<\/p><\/div>\n\n
\nBentonite juga termasuk tanah liat tanah sekunder (sedimen) yang sangat plastis dan berbutir halus sehingga digunakan untuk menambah keplastisan badan keramik dan dalam glasir berfungsi sebagai pengikat. Bentonite termasuk jenis tanah liat monmorilinit berasal dari pelapukan batu vulkanis. Bila dipergunakan untuk menambah plastisitas tanah liat satu bagian bentonite biasanya sama dengan tiga bagian ballclay.<\/div>\n\n
\n
<\/a>\u00a0
<\/a><\/span>\u00a0<\/span><\/span>
<\/a><\/div>\n
<\/a>\u00a0
<\/a><\/span>\u00a0<\/span><\/span>
<\/a><\/div>\n
\nGambar 6.18. Bahan-bahan keramik plastis.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"