Penggunaan masing- masing jenis bahan tersebut tidak terjadi dalam satu masa sekaligus, akan tetapi dalam masa sesuai tingkat pengetahuan teknologi mereka. Pada tingkat teknologi yang sederhana, manusia memanfaatkan bahan- bahan yang ditemukan di lingkungan setempat tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu seperti : batu dan kayu. Ini merupakan teknologi awal dalam kehidupan manusia, pada masa yang bahan utama untuk alat dibuat dari bahan batu ini kemudian disebut zaman batu.<\/p>\n
Ini berlangsung cukup lama, dan mengalami perkembangan teknik yang disebabkan adanya perkembangan pengetahuan teknologi pengerjaan batu. Masa ini disebut masa paleolitik, kemudian masa neolitik. Artefak mereka berupa kapak batu yang dipakai untuk mengumpulkan kebutuhan fisik. Pada masa ini pengetahuan kemudian pengetahuan berkembang, sehingga mereka dapat membuat benda-benda dari bahan tanah. Tahap ini manusia hidup sebagai penghasil makanan\/ food producing stage, manusia memerlukan suatu wadah untuk makanan.<\/p>\n
Kemudian ditemukan teknik pembuatan gerabah, dan tidak lepas dari adanya tenologi api yang digunakan untuk pembakaran gerabah. Puncak dari zaman peradaban teknologi api adalah dengan ditemukannya logam, kemudian manusia memasuki zaman logam. Manusia harus mampu menghasilkan pemanasan tinggi untuk peleburan logam, dalam peradaban Asia Barat teknologi logam berkembang ditengarainya dengan adanya dominasi bahan logam dari mulai zaman tembaga, perunggu sampai dengan zaman besi.<\/p>\n
Pada sekitar tahun 4000 SM, barulah manusia menemukan tembaga dapat dicampur dengan logam lain (timah dan arsenik atau timbal) sehingga memperoleh paduan logam yang berkualitas lebih baik dari pada tembaga. Sekitar tahun 2000 SM, sejalan dengan perkembangan teknologi api baru manusia menemukan besi. Di Indonesia tidak mengenal sistem pembagian tiga zaman peradaban manusia (zaman tembaga, zaman perunggu, zaman besi), kebudayaan logam Indonesia langsung masuk ke zaman perunggu-besi. Pengaruh kebudayaan yang didapat adalah pengaruh kebudayaan Dongson Vietnam, hasil kriya antara lain nekara, kapak dan perhiasan.<\/p><\/div>\n
<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"
Kebangkitan seni dan kriya di paruh pertengahan abad ke 19, mewujudkan suatu kekayaan tradisi dan keragaman politik, kepercayaan\/ agama dan gagasan estetik yang didapati berbagai ragam bentuk medianya. Saat ini berkembang adanya dasar-dasar dan keyakinan ketentuan umum terhadap perkembangan pergerakan pengetahuan Seni dan Kriya secara umum. Kriya kayu Indonesia berasal dari berbagai daerah etnik, kriya …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[57],"tags":[2052,2053,2054,2055,2056,2057,2058,2059,2060,2061],"class_list":["post-1989","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seni-kriya","tag-sejarah-kriya","tag-sejarah-kriya-anyam","tag-sejarah-kriya-batu","tag-sejarah-kriya-indonesia","tag-sejarah-kriya-kayu","tag-sejarah-kriya-keramik","tag-sejarah-kriya-kramik","tag-sejarah-kriya-kulit","tag-sejarah-kriya-logam","tag-sejarah-kriya-ukir"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1989"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9487,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1989\/revisions\/9487"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}