Pengolahan bahan tanah liat alam secara manual basah berbeda dengan pengolahan bahan tanah liat sebelumnya, karena teknik pengolahan ini sudah menggunakan berbagai macam peralatan masinal yaitu peralatan digerakkan dengan tenaga listrik seperti blunger, pugmill, dan filterpress, dengan peralatan tersebut memberikan keuntungan pada kecepatan proses pengolahan dan kuantitas tanah liat yang dapat diolah.
\nPengolahan bahan tanah liat ini dapat berupa satu jenis atau campuran tanah liat earthenware dengan earthenware, stoneware dengan stoneware, atau earthenware dengan stoneware. Untuk campuran beberapa jenis tanah liat alami, formula (resep) campuran tanah liat juga harus tercatat dengan baik.<\/p>\n
Proses Pengolahan<\/strong> 3. Pencampuran dan pengadukan\u00a0<\/strong> 4. Penyaringan\u00a0<\/strong> 6. Penghomogenan\u00a0<\/strong> 7. Pemeraman\u00a0<\/strong> Pengolahan bahan tanah liat alam secara manual basah berbeda dengan pengolahan bahan tanah liat sebelumnya, karena teknik pengolahan ini sudah menggunakan berbagai macam peralatan masinal yaitu peralatan digerakkan dengan tenaga listrik seperti blunger, pugmill, dan filterpress, dengan peralatan tersebut memberikan keuntungan pada kecepatan proses pengolahan dan kuantitas tanah liat yang dapat diolah. Pengolahan bahan tanah …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[63],"tags":[5386,5378,5383,5382,5381,5379,5380,5384,5385,5387],"class_list":["post-1996","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-clay-body","tag-aroma-tanah-basah","tag-tanah-basah","tag-tanah-basah-dan-kering","tag-tanah-basah-hujan-pertama","tag-tanah-basah-in-english","tag-tanah-basah-klias","tag-tanah-basah-putrajaya","tag-tanah-yang-basah-berwarna-merah","tag-tanah-yang-basah-berwarna-merah-lirik","tag-tanah-yang-basah-bewarna-merah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1996"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9315,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1996\/revisions\/9315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\nPengolahan bahan tanah liat alami dengan cara masinal teknik basah dilakukan melalui tahap-tahap berikut ini:
\n1. Penjemuran<\/strong>
\nJemurlah tanah liat alami yang berupa earthenware atau stoneware, sebaiknya berupa potongan kecil-kecil dimaksudkan agar air yang terkandung dalam tanah liat alami tersebut cepat menguap sehingga proses pengeringan menjadi lebih cepat.<\/p>\n<\/div>\n
<\/a>\u00a0<\/span><\/span><\/div>\n
\n2. Penimbangan<\/strong>
\nTimbanghlah bahan tanah liat\u00a0 apabila berupa campuran\u00a0 beberapa jenis tanah liat\u00a0 menggunakan timbangan yang ada.\u00a0 Penimbangan harus dilakukan\u00a0 dengan teliti apabila badan tanah\u00a0 liat berupa campuran beberapa\u00a0 jenis tanah liat sesuai dengan\u00a0 persentase berat formula (resep)\u00a0 tanah liat yang telah dibuat,\u00a0 kemudian dimasukkan dalam blunger.<\/p>\n
\nCampurkan bahan tanah liat yang\u00a0 telah ditimbang kemudian\u00a0 masukkan ke dalam blunger yang\u00a0 telah diisi air, kemudian\u00a0 operasikan blunger selama satu\u00a0 jam, kemudian setelah motor\u00a0 dingin operasikan lagi. Lakukan\u00a0 pengadukan hingga campuran\u00a0 menjadi lumpur tanah liat yang\u00a0 homogen dalam konsistensi yang\u00a0 tepat, sehingga mudah disaring.<\/p>\n
\nSaringlah campuran bahan tanah\u00a0 liat dalam bentuk slip dengan\u00a0 menggunakan saringan mesh\u00a0 ukuran 50 sampai 80.\u00a0 Penyaringan dilakukan agar\u00a0 lumpur tanah liat bebas dari\u00a0 bahan-bahan pengotor seperti:\u00a0 akar tanaman, arang, kerikil dan\u00a0 sebagainya. Masukkan slip tanah\u00a0 liat hasil penyaringan pada\u00a0 wadah bak atau ember dan siap\u00a0 dikentalkan dengan filterpress.<\/span><\/span><\/div>\n
<\/a>\u00a0<\/span>
<\/a>\u00a0
<\/a><\/span>\u00a0<\/span><\/span><\/div>\n
\n5. Pengentalan<\/strong>
\nLakukan pengentalan slip tanah\u00a0 liat yang telah disaring dengan\u00a0 memompakan slip ke dalam\u00a0 kantong-kantong kain penyaring\u00a0 filterpress dengan bantuan\u00a0 kompresor. Filterpress berfungsi\u00a0 untuk mengurangi kandungan air\u00a0 (dewatering) dalam lumpur tanah\u00a0 liat dengan cara menekan slip\u00a0 tanah liat yang masuk ke dalam\u00a0 kain penyaring. Buka filterpress\u00a0 ambil lempengan tanah liat\u00a0 plastis (clay cake ) hasil\u00a0 pengentalan slip tanah liat.<\/p>\n
\nLakukan penghomogenan tanah\u00a0 liat dengan memasukkannya ke\u00a0 dalam pugmill. Pugmill berfungsi\u00a0 untuk menghomogenkan dan\u00a0 memadatkan tanah plastis\u00a0 dengan cara menekan tanah liat\u00a0 plastis di dalam lubang pugmill\u00a0 hingga penuh. Lakukan secara\u00a0 terus-menerus hingga tanah liat\u00a0 plastis keluar berbentuk silinder\u00a0 selanjutnya potonglah dengan\u00a0 kawat pemotong, kemudian\u00a0 masukkan ke dalam kantong\u00a0 plastik.<\/p>\n
\nPeramlah tanah liat plastis pada\u00a0 bak bertutup atau wadah yang\u00a0 kedap udara agar kelembaban\u00a0 tanah liat plastis tersebut tetap\u00a0 terjaga. Lakukan pemeraman\u00a0 selama kurang lebih 7 hari,\u00a0 semakin lama waktu pemeraman\u00a0 maka kualitas tanah liat plastis\u00a0 akan semakin baik, karena\u00a0 terjadi proses fermentasi dari\u00a0 unsur-unsur organik yang\u00a0 dikandungnya, sehingga tanah\u00a0 liat menjadi lebih plastis.<\/span><\/span><\/div>\n
<\/a>\u00a0<\/span>
<\/a>\u00a0
<\/a><\/span> <\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"