Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":2435,"date":"2024-08-31T03:56:47","date_gmt":"2024-08-30T20:56:47","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/sistem-reservasi\/"},"modified":"2024-08-28T08:10:43","modified_gmt":"2024-08-28T01:10:43","slug":"sistem-reservasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/sistem-reservasi\/","title":{"rendered":"Sistem Reservasi"},"content":{"rendered":"

Berbeda hotel maka akan berbeda pula sistem yang digunakan dalam menerima pemesanan kamar, hanya disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing hotel, namun umumnya proses penanganan pemesanan kamar dapat dilihat gambaran tentang basic reservation\u00a0activities.<\/p>\n

Memeriksa ketersediaan kamar<\/strong>
\nSebelum menerima suatu pemesanan kamar, adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang petugas reservasi adalah memeriksa keadaan kamar yang tersedia pada tabel kontrol reservasi, tabel ini ada beberapa macam yaitu:
\na. Forecast board.<\/strong>
\nForecast board atau tabel keadaan kamar untuk masa yang akan datang bentuknya menyerupai sebuah kalender. Papan data keadaan kamar dimasa mendatang ini biasanya ditampilkan dalam periode untuk 4 bulan ke depan dan tanggal-tanggal yang tertera adalah mewakili informasi tentang status kamar.<\/p>\n

b. Tabel pemesanan kamar\/reservation chart<\/strong>
\nBanyak hotel menggunakan reservation chart atau tabel pemesanan kamar. Tabel tersebut digunakan untuk menampilkan dan mendata kamar yang tersedia. Reservation chart dapat dibedakan menjadi dua bentuk: conventional chart dan density\u00a0chart.<\/p>\n

Conventional chart biasanya dipergunakan pada hotel kecil, dimana jumlah kamarnya tidak terlalu banyak dan dapat diketahui jumlah kamar yang terisi dan kamar yang sudah dipesan. Sedangkan menerima pemesanan kamar lebih banyak dari jumlah kamar yang tersedia tidak memungkinkan.<\/p>\n

Prosedur pengisian conventional chart dapat dilakukan sebagai\u00a0berikut:
\n– Pengisian dan perubahan harus dilakukan dengan pensil.
\n– Perhatikan nomor kamar yang akan dialokasikan sebelum\u00a0memberikan konfirmasi.
\n– Pemberian tanda alokasi dengan strip anak panah mulai dari tanggal tiba sampai tanggal berangkat, sedangkan diatas tanda strip dituliskan nama tamu dengan pensil.
\n– Didalam penulisan nama tamu tidak perlu ditulis jabatan atau nama pemberian, cukup dengan nama panggilan (surname).
\n– Bila terdapat pesanan pendek hanya satu atau dua hari sehingga tidak mungkin menulis nama tamu secara lengkap maka cukup diisi NOMOR FOLIO- Diadakan perbaikan bila terjadi perubahan dan keluarkan dari
\ntabel bila terjadi pembatalan.<\/p>\n

Keuntungan dari conventional chart, nomor kamar bisa ditentukan\u00a0 sebelum tamu tiba, lebih mudah melihat kamar yang masih bisa\u00a0 dijual, namun mempunyai kekurangan yaitu kelebihan pemesanan\u00a0 kamar tidak bisa diperlihatkan, memerlukan waktu lama dalam\u00a0 memasukkan atau merubah data, sulit menentukan kamar.<\/p>\n

Menerima atau menolak permintaan pemesanan kamar<\/strong>
\nSetelah memeriksa kamar yang ingin dipesan oleh tamu, maka ada 2\u00a0 pilihan yang petugas reservasi akan lakukan yaitu menerima atau\u00a0 menolak suatu pemesanan kamar. Jika kamar tersedia, biasanya\u00a0 permintaan pemesanan kamar akan diterima, setelah itu petugas\u00a0 reservasi akan melakukan proses pendataan reservasi yang\u00a0 disesuaikan dengan sistem yang berlaku di hotel, apakah dengan\u00a0 formulir reservasi atau pengolahan data komputer terminal.<\/p>\n

Namun bila kamar tidak tersedia, maka petugas akan memberikan\u00a0 berbagai alternatif pilihan kepada calon tamu seperti: jenis kamar lain,\u00a0 periode lain, masuk daftar tunggu atau pindah kamar setelah satu hari\u00a0 kedatangan ataupun menawarkan hotel lain yang sejenis. Bila segala\u00a0 pilihan alternatif yang telah diberikan dan calon tamu tidak berkenan,\u00a0 maka pemesanan kamar tersebut akan ditolak, hal ini dikenal dengan istilah denying of booking.<\/p>\n

Ada beberapa alasan yang umum mengapa suatu pemesanan kamar\u00a0ditolak apabila:
\na.Hotel tidak dapat memberikan permintaan-permintaan calon tamu, seperti jenis kamar, tanggal yang diminta dan fasilitas lain.
\nb.Hotel mengalami fully booked atau pemesanan kamar penuh, sehingga pemesanan kamar yang masuk tidak dapat diterima lagi. Hal ini biasanya terjadi saat musim ramai (peak season).
\nc.Calon-calon tamu yang sebelumnya telah diketahui memiliki reputasi yang buruk sebagai tamu dimasa lalu di hotel tersebut, misalnya ada permasalahan mengenai pembayaran rekening atau kasus-kasus lain yang dianggap merugikan pihak hotel.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Berbeda hotel maka akan berbeda pula sistem yang digunakan dalam menerima pemesanan kamar, hanya disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing hotel, namun umumnya proses penanganan pemesanan kamar dapat dilihat gambaran tentang basic reservation\u00a0activities. Memeriksa ketersediaan kamar Sebelum menerima suatu pemesanan kamar, adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang petugas reservasi adalah memeriksa keadaan kamar …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[8712,8714,8711,8716,8713,8715,8708,8709,8710],"class_list":["post-2435","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mengenal-industri-pariwisata","tag-sistem-reservasi","tag-sistem-reservasi-hotel","tag-sistem-reservasi-hotel-secara-umum","tag-sistem-reservasi-komputer","tag-sistem-reservasi-online","tag-sistem-reservasi-penerbangan","tag-sistem-reservasi-restoran","tag-sistem-reservasi-sabre","tag-sistem-reservasi-travel-agent"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2435"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9598,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435\/revisions\/9598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}