Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":2670,"date":"2024-07-19T04:33:11","date_gmt":"2024-07-18T21:33:11","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pembersihan-secara-manual\/"},"modified":"2024-07-18T08:33:07","modified_gmt":"2024-07-18T01:33:07","slug":"pembersihan-secara-manual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pembersihan-secara-manual\/","title":{"rendered":"Pembersihan Secara Manual"},"content":{"rendered":"

Pembersihan secara manual adalah cara pembersihan yang dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia, walaupun cara pembersihan ini juga dibantu dengan peralatan manual (cara menggerakkannya dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia). Macam-macam sistem pembersihan manual:
\na. Dusting (mengelap debu pada perabot\/barang)
\nb. Sweeping (menyapu lantai)
\nc. Mopping (mengepel lantai)
\nd. Window Cleaning\/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela \/ kaca cermin).
\ne. Polishing (memoles barang \/ perabot yang terbuat dari kayu\/logam)<\/p>\n

Keterangan
\na. Dusting<\/strong>
\nPembersihan dengan cara ini adalah membersihkan debu yang ada di perabot\/benda dengan menggunakan lap kain. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam melakukan dusting dapat digunakan dengan dua cara :
\n1). Dry dusting, yaitu pembersihan debu dengan menggunakan lap kering seperti yang dilakukan sehari-hari.
\n2). Damp dusting yaitu membersihkan debu dengan menggunakan lap lembab \/ setengah basah, sehingga debu akan menempel di lap tersebut.<\/p>\n

Cara melakukan dusting<\/strong>
\n1) Dry and damp dusting<\/em>
\n\u2022 Sediakan 2 (dua) buah cleaning cloth, dan damp cleaning cloth \u2022 Angkat \/pindahkan semua benda yang dari perabot yang akan dibersihkan.
\n\u2022 Bersihkan debu atau kotoran yang menempel pada perabot dengan menggunakan damp cloth.
\n\u2022 Ulangi pembersihannya dengan menggunakan dry cloth, sampai perabot tersebut benar-benar bersih.
\n\u2022 Kembalikan benda\/barang yang dipindahkan ke tempat semula.<\/p>\n

2) Dusting dengan menggunakan Polish Cleaner<\/em>
\n\u2022 Sediakan 3 (tiga) buah clening cloth, 1 (satu) buah dry cloth, 2 (dua) buah damp cleaning cloth
\n\u2022 Pindahkan semua benda yang ada pada perabot yang akan dibersihkan.
\n\u2022 Bersihkan debu\/kotoran dengan menggunakan damp cleaning cloth
\n\u2022 Poleskan polish cleaner secara merata ke permukaan perabot yang dibersihkan dengan menggunakan damp cleaning cloth yang telah diberi polish cleaner.
\n\u2022 Gosoklah permukaan perabot yang telah diolesi polish cleaner, dengan menggunakan dry cloth sampai perabot benar-benar bersih dan mengkilap.
\n\u2022 Kembalikan benda yang dipindahkan ketempat semula.<\/p>\n

b. Sweeping (menyapu lantai)<\/strong>
\nSweeping adalah metode pembersihan terhadap lantai dengan menggunakan sapu.
\nCara menyapu\/ Sweeping<\/em>
\n\u2022 Sediakan sapu \/ floor broom sebelum melakukan sweeping \u2022 Angkat \/pindahkan semua benda yang dari perabot yang akan dibersihkan.
\n\u2022 Dustinglah perabot yang ada di area sebelum dilakukan sweeping \u2022 Lakukan Sweeping dari arah terjauh dari pintu menuju area yang terdekat dengan pintu keluar
\n\u2022 Angkat sampah dengan menggunakan dustpen setelah terkumpul
\n\u2022 Check setelah sweeping diangap selesai<\/p>\n

c. Mopping (Mengepel lantai)<\/strong>
\nMopping adalah metode pembersihan terhadap lantai dengan menggunakan mop (alat pel).
\nCara mengepel \/ mopping<\/em>
\n\u2022 Setelah proses sweeping selesai, maka pekerjaan selanjutnya adalah mopping
\n\u2022 Sediakan clean mop dan double bucket serta perlengkapannya \u2022 Sediakan air bersih secukupnya dan campurkan air dengan bahan pembersih dengan perbandingan yang tepat
\n\u2022 Singkirkan benda-benda yang mengganggu proses pelaksanaan mopping
\n\u2022 Tempatkan danger notice untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja.
\n\u2022 Lakukan mopping sesuai dengan prosedur yang benar
\n\u2022 Mopping sebaiknya mop jangan terlalu basah, sehingga proses pengeringan tidak terlalu lama.
\n\u2022 Biarkan lantai mengering sendiri<\/p>\n

d. Window Cleaning<\/strong>
\nWindow cleaning\/mirror cleaning adalah proses pembersihan obyek kaca jendela atau kaca cermin.
\nCara membersihkan kaca<\/em>
\n\u2022 Sediakan cleaning Cloth, scotch brite, bottle sprayer, window wipper dan glass cleaner
\n\u2022 Lakukan pembersihan, dengan cara menyemprotkan glass cleaner pada window atau mirror yang akan kita bersihkan.
\n\u2022 Gosok dengan scotch brite pada window\/mirror jika ada noda yang membandel
\n\u2022 Tarik glass cleaner yang sudah di semprotkan pada window\/mirror dengan menggunakan glass wipper.
\n\u2022 Bersihkan glass wipper yang sudah dipakai dengan menggunakan cleaning cloth
\n\u2022 Biarkan window\/mirror kering
\n\u2022 Check kembali apakah window\/mirror sudah benar-benar bersih<\/p>\n

e. Polishing (Memoles benda\/perabot dari kayu)<\/strong>
\nPolishing yaitu proses perawatan benda atau perabot yang terbuat dari kayu dengan menggunakan cleaning cloth dengan bahan pembersih wooden polish.
\nCara memoles benda \/ Polishing<\/em>
\n\u2022 Sediakan cleaning Cloth, dan wooden Polisher yang akan dipergunakan
\n\u2022 Dustinglah terlebih dahulu perlengkapan yang akan dipolish
\n\u2022 Setelah bersih gosokkan wooden polish yang sudah di teteskan pada cleaning cloth sampai merata pada benda atau perabot yang dibersihkan
\n\u2022 Proses polishing tidak dilakukan setiap hari
\n\u2022 Wooden Polisher sebaiknya jangan terlalu basah, agar benda perabot yang dibersihkan tidak licin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Pembersihan secara manual adalah cara pembersihan yang dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia, walaupun cara pembersihan ini juga dibantu dengan peralatan manual (cara menggerakkannya dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia). Macam-macam sistem pembersihan manual: a. Dusting (mengelap debu pada perabot\/barang) b. Sweeping (menyapu lantai) c. Mopping (mengepel lantai) d. Window Cleaning\/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela \/ kaca …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[61],"tags":[6988,6989,6990,6991,6992,6993,6994,6995,6996,6997],"class_list":["post-2670","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tata-graha","tag-alat-pembersihan-manual","tag-metode-pembersihan-manual","tag-metode-pembersihan-secara-manual","tag-pembersihan-karang-gigi-secara-manual","tag-pembersihan-manual","tag-pembersihan-secara-manual","tag-prosedur-pembersihan-manual","tag-prosedur-pembersihan-secara-manual","tag-teknik-pembersihan-manual","tag-teknik-pembersihan-secara-manual"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2670"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9527,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2670\/revisions\/9527"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}