Ketika kita tidak mengkonsumsi makanan atau minuman bergizi, kita dapat mengalami pengeroposan tulang (kekurangan vitamin), gusi berdarah (kekurangan vitamin C) atau bahkan gangguan pengangkutan oksigen di darah ke setiap sel (kekurangan zat besi).<\/p>\n
Jadi ketika kita bicara mengenai gizi atau nutrisi, kita bicara mengenai mengapa kita makan, apa yang kita makan, dan bagaimana makanan tersebut mempengaruhi tubuh dan kesehatan kita. Makanan sehat yang apabila dimakan secara teratur akan dapat mencegah\/menunda selama mungkin berbagai penyakit degeneratif akibat proses penuaan tubuh.<\/p>\n
Pengukuran Status Gizi<\/strong> Selama ini telah\u00a0 banyak dihasilkan berbagai pengukuran status gizi tersebut, dan\u00a0 masing-masing ahli mempunyai argumentasi sendiri dalam\u00a0 mengembangkan pengukuran tersebut.<\/p>\n Kelompok Rentan Gizi<\/strong> Pada kelompok- kelompok umur tersebut berada pada suatu siklus pertumbuhan atau perkembangan yang memerlukan zat-zat gizi dalam jumlah yang lebih besar dari kelompok umur yang lain. Oleh sebab itu, apabila kekurangan zat gizi akan terjadi gangguan gizi atau kesehatannya.<\/p>\n Kelompok bayi<\/strong>
\nSeperti telah diuraikan sebelumnya, bahwa di antara kelompok\u00a0 umur yang mudah terkena penyakit-penyakit kekurangan gizi\u00a0 adalah kelompok bayi dan anak balita. Oleh sebab itu, indikator\u00a0 yang paling baik untuk mengukur status gizi masyarakat adalah\u00a0 melalui status gizi balita (bayi dan anak balita).<\/p>\n
\nKelompok rentan gizi masyarakat adalah kelompok menderita di dalam gangguan kesehatannya atau rentan karena kekurangan gizi. Biasanya kelompok rentan gizi ini berhubungan dengan proses kehidupan manusia, oleh sebab itu, kelompok ini terdiri dari kelompok umur tertentu dalam siklus kehidupan manusia.<\/p>\n
\nDi dalam siklus kehidupan manusia, bayi berada di dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat. Bayi yang dilahirkan dengan sehat, pada umur 6 bulan akan mencapai pertumbuhan atau berat badan 2 kali lipat dari berat badan pada waktu dilahirkan. Untuk pertumbuhan bayi dengan baik zat-zat gizi yang sangat dibutuhkan ialah:
\n1. Protein, dibutuhkan 3-4 gram\/kilogram berat badan.
\n2. Calsium (Ca)
\n3. Vitamin D, tetapi karena Indonesia berada di daerah tropis, maka hal ini tidak begitu menjadi masalah.
\n4. Vitamin A dan K yang harus diberikan sejak post natal.
\n5. Fe (zat besi) diperlukan, karena di dalam proses kelahiran sebagian Fe ikut terbuang.<\/div>\n