{"id":3910,"date":"2023-05-20T02:47:12","date_gmt":"2023-05-19T19:47:12","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/"},"modified":"2023-05-15T06:22:20","modified_gmt":"2023-05-14T23:22:20","slug":"pengerasan-paduan-aluminium","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/","title":{"rendered":"Pengerasan Paduan Aluminium"},"content":{"rendered":"<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Prinsip- prinsip pengerasan pada Paduan Aluminium ini dapat diuraikan sebagai berikut : <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">a. Paduan Aluminium dengan total unsur paduan hingga 1 % yang terdiri atas Silicon, besi Manganese dan Seng sesuai dengan sifat yang dikehendaki, kekuatan tarik maximum dapat dicapai melalui proses tempa (Forging) atau berbagai metoda pengerjaan dingin dan tingkat keuletannya dapat diperoleh melalui penambahan jumlah atau jenis bahan paduan sekalipun hal ini relative mahal. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">b. Paduan Aluminium dengan total unsur paduan hingga 2,4 % termasuk 1,2 % Manganese. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">c. Paduan Aluminium dengan berbagai unsur paduan serta kadar yang bervariasi hingga diatas 7 % sesuai dengan kebutuhan. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Berbagai jenis alumunium paduan sebagaimana disebutkan merupakan struktur larutan padat dengan sedikit larutan dua phase. Diagram keseimbangan (Gambar 1.14) yang diperlihatkan berikut ini merupakan bentuk keseimbangan untuk paduan Aluminium- Magnesium dimana diagram ini memperlihatkan bahwa unsur Magnesium larut didalam Aluminium yang meningkat sesuai dengan meningkatnya Temperatur pemanasan. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Paduan ini bukan merupakan masalah utama karena melalui proses paduan ini hanya akan meningkatkan sedikit tegangan namun merata. Struktur dengan larutan padat (Solid Solution) ini memiliki sifat yang lunak tetapi sangat tahan terhadap korosi. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><b><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Paduan Aluminium mampu perlakuan panas<\/span><\/span><\/b><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Sifat mampu perlakuan panas pada paduan Aluminium ini akan memberikan peluang terhadap bahan ini untuk diberikan peningkatan tegangannya melalui proses perlakuan panas. Tentang prinsip-prinsip perlakuan panas dapat dilihat pada Bab tentang Heat treatment yakni Pengendalian sifat mekanik logam melalui proses perlakuan panas. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Proses perlakuan panas pada Aluminium paduan ini dapat dianggap sebagai : <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Unsur paduan pada Aluminium dengan kadar Tembaga hingga 4 % dengan campuran CuAl2 merupakan paduan dengan dengan medium hardening. Unsur paduan pada Aluminium dengan total paduan hingga 2 % yang etrdiri atas Silicon dan Magnesium, MG2Si merupakan medium hardening. Variasi unsur paduan pada Aluminium yang terdiri atas Tembaga, Silocon sebagai media hardening. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Sifat heatreatable (mampu perlakuan panas) dari paduan Aluminium ini jatuh dalam dua kelompok yakni terjadinya pengerasan secara spontan setelah pembentukan larutan, sedangkan yang lainnya memerlukan proses lanjutan, yakni proses perlakuan panas yang disebut sebagai \u201cprecipitation treatment\u201d dengan tujuan untuk memperbaiki sifatnya.\u00a0<\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Dalam proses ini diperlukan berbagai unsur tambahan seperti unsur yang bersifat meningkatkan kekerasan, ketegangan, misalnya besi dan Seng. Jika Paduan Aluminium ini akan digunakan pada temperature tinggi maka diperlukan unsur Nickel. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">\u2022 <\/span><b><span style=\"font-size: 12pt;\">Paduan Aluminium tuangan<\/span><\/b><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Jika diperlukan Aluminium Paduan dengan sifat keuletan yang tinggi serta sifat ketahanan terhadap korosi yang tinggi pula maka pada Aluminium yang memiliki kemurnian komersial ditambahkan unsur-unsuar Silicon dan Magnesium, dengan demikian juga akan diperoleh Aluminium paduan yang keras dan kuat dengan paduan yang kompleks. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Berdasarkan diagram keseimbangan (Gambar1.15) berikut dimana kita memerlukan keadaan paduan yang sangat cair dengan kadar Silicon yang lebih besar dari 5 % , dengan demikian berdasarkan diagram tersebut yang mengindikasikanterjadinya komposisi Eutectic berada pada kadar Silicon sebesar 11,6 %, dengan demikian Aluminium paduan ini cocok dibentuk melalui pengecoran dengan cetakan pasir, Grafity die Casting, pressure die Casting dengan cold chamber die Casting. Aluminium paduan dari kelompok ini termasuk dalam kelompok Aluminium paduan yang mampu perlakuan panas untuk meningkatkan kekuatan dan tegangannya. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Bagian dari Diagram keseimbangan Paduan Aluminium-Silicon <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">\u2022 <b>\u201cAs-Cast\u201d Aluminium Alloys<\/b> <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Terdapat 3 kelompok utama dari \u201cAs-Cast\u201d Aluminium Alloys ini yaitu : <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">1) Aluminium paduan dengan kadar 9% sampai 13 % Silicon, <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Aluminium paduan ini dapat dibentuk melalui pengecoran dengan metoda Die-Casting. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">2) Alumunium Paduan dengan komposisi yang terdiri atas 1,6% Copper dan 10 % Silicon dapat dibentuk dengan penuangan melalui metode pressure die Casting. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">3) Aluminium Paduan dengan kadar 4,5 %Magnesium; dan 0,5% Manganese, kendati paduan ini hanya memiliki tegangan menengah namun memiliki sifat ketahanan korosi yang baik. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">4) Aluminium Paduan ini dapat dibentuk melalui pengecoran dengan proses pencetakan pasir (Sand-Casting) dan Grafity Die Casting. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">5. Sifat mampu pemanasan pada Tuangan Aluminium paduan <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Dengan penambahan unsur paduan pada Aluminium Paduan seperti unsur Silicon dan berbagai unsur lainnya sudah cukup memberikan fungsi pengerasan. Angka terbesar dari bahan-bahan paduan pada Aluminium Paduan diperoleh dari unsur Tembaga (Cu) dengan kadar hingga 4 % yang ditambah dengan sedikit unsur Nickel hingga 3 % yang akan menghasilkan media pengerasan dari campuran Ni Al3. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">\u2022 <b>Perlakuan panas pada Aluminium paduan<\/b> <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Peningkatan Tegangan dengan perlakuan panas Aluminium Paduan yang memiliki komposisi yang sesuai untuk ditingkatkan kekuatannya, perlakuan panas akan mencairkan bahan ini yang diikuti oleh proses pengendapan (precipitation). Untuk keadaan ini respon bahan terhadap reaksi pemanasan akan ditandai dengan adanya batas larutan padat (Solid solution) didalam larutan tersebut hingga mencapai temperature ruangan yang meningkat sesuai perubahan temperature itu sendiri. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Prilaku Tembaga serta cara pemaduannya dengan Aluminium dapat digambarkan dalam diagram keseimbangan (Gambar 1.16) berikut. Dengan hanya 0,2 % Tembaga pada ALuminium akan menghasilkan campuran antar logam Cu Al2. <\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><b><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Aluminium-Copper <\/span><\/span><\/b><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Larutan padat (solid Solution) dari Tembaga pada Aluminium meningkat sesuai dengan peningkatan Temperaturnya menjangkau maximum hingga 5,7 % pada Temperatur 584 %, akan tetapi jika kandungan unsur Tembaga kurang dari 5,7 % maka seluruhnya akan masuk kedalam larutan padat (solid solution), bila diberikan pemanasan dengan temperature yang cukup tinggi.\u00a0<\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><\/div>\n<div style=\"margin: 0cm 0cm 0pt;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Jika Paduan telah berada dalam keseimbangan melalui proses pendinginan, misalnya setelah penuangan, kelebihan unsur tembaga secara berangsur-angsur akan mengendap dari larutan padat kedalam bentuk campuran yang sangat keras dan rapuh Cu Al2 yang berkumpul didalam batas butiran. <\/span><\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prinsip- prinsip pengerasan pada Paduan Aluminium ini dapat diuraikan sebagai berikut : a. Paduan Aluminium dengan total unsur paduan hingga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[5188,5193,5191,5192,5197,5194,5195,5190,5196,5189],"class_list":["post-3910","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bahan-teknik","tag-paduan-aluminium","tag-paduan-aluminium-cor","tag-paduan-aluminium-dan-magnesium","tag-paduan-aluminium-dan-tembaga","tag-paduan-aluminium-heat-treatable","tag-paduan-aluminium-lithium","tag-paduan-aluminium-magnesium","tag-paduan-aluminium-silicon","tag-paduan-aluminium-silikon","tag-paduan-aluminium-tembaga"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengerasan Paduan Aluminium - TN Blogs<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pengerasan Paduan Aluminium - TN Blogs\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Prinsip- prinsip pengerasan pada Paduan Aluminium ini dapat diuraikan sebagai berikut : a. Paduan Aluminium dengan total unsur paduan hingga\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@t_neutron\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Taufiqullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Taufiqullah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375\"},\"headline\":\"Pengerasan Paduan Aluminium\",\"datePublished\":\"2023-05-19T19:47:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/\"},\"wordCount\":791,\"keywords\":[\"Paduan Aluminium\",\"paduan aluminium cor\",\"paduan aluminium dan magnesium\",\"paduan aluminium dan tembaga\",\"paduan aluminium heat treatable\",\"paduan aluminium lithium\",\"paduan aluminium magnesium\",\"paduan aluminium silicon\",\"paduan aluminium silikon\",\"paduan aluminium tembaga\"],\"articleSection\":[\"Bahan Teknik\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/\",\"name\":\"Pengerasan Paduan Aluminium - TN Blogs\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-05-19T19:47:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/pengerasan-paduan-aluminium\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengerasan Paduan Aluminium\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/\",\"name\":\"TN Blogs\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/blogs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375\",\"name\":\"Taufiqullah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Taufiqullah\"},\"description\":\"Taufiqullah\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.tneutron.net\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/t_neutron\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengerasan Paduan Aluminium - TN Blogs","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Pengerasan Paduan Aluminium - TN Blogs","twitter_description":"Prinsip- prinsip pengerasan pada Paduan Aluminium ini dapat diuraikan sebagai berikut : a. Paduan Aluminium dengan total unsur paduan hingga","twitter_creator":"@t_neutron","twitter_misc":{"Written by":"Taufiqullah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/"},"author":{"name":"Taufiqullah","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/#\/schema\/person\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375"},"headline":"Pengerasan Paduan Aluminium","datePublished":"2023-05-19T19:47:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/"},"wordCount":791,"keywords":["Paduan Aluminium","paduan aluminium cor","paduan aluminium dan magnesium","paduan aluminium dan tembaga","paduan aluminium heat treatable","paduan aluminium lithium","paduan aluminium magnesium","paduan aluminium silicon","paduan aluminium silikon","paduan aluminium tembaga"],"articleSection":["Bahan Teknik"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/","url":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/","name":"Pengerasan Paduan Aluminium - TN Blogs","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/#website"},"datePublished":"2023-05-19T19:47:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/#\/schema\/person\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengerasan-paduan-aluminium\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengerasan Paduan Aluminium"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/#website","url":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/","name":"TN Blogs","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/#\/schema\/person\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375","name":"Taufiqullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g","caption":"Taufiqullah"},"description":"Taufiqullah","sameAs":["http:\/\/www.tneutron.net","https:\/\/x.com\/t_neutron"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9269,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions\/9269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}