Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":4568,"date":"2022-10-26T04:01:19","date_gmt":"2022-10-25T21:01:19","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengawatan-bagian-sekunder\/"},"modified":"2022-10-25T13:35:00","modified_gmt":"2022-10-25T06:35:00","slug":"pengawatan-bagian-sekunder","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/pengawatan-bagian-sekunder\/","title":{"rendered":"Pengawatan Bagian Sekunder"},"content":{"rendered":"
Pengawatan sekunder menggambarkan sirkuit listrik yang ada di sisi sekunder transformator arus dan transformator tegangan di sisi tegangan rendah. Arus dan tegangan yang berasal dari transformator arus dan transformator tegangan selain digunakan untuk pengukuran juga digunakan untuk mengoperasikan relai untuk guna keperluan proteksi. Relai kemudian menutup kontak-kontak dalam sirkuit arus searah dari baterai aki untuk men-trip PMT dan menyalakan lampu indikator serta membunyikan alarm.<\/p>\n

Gambar II.109 menggambarkan pengawatan sekunder dari suatu penyulang (saluran keluar) yang diproteksi oleh r elai arus lebih dan relai gangguan hubung tanah.<\/p><\/div>\n

\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image002[4]\"<\/a><\/div>\n
Gambar II.109 Pengawatan Sekunder dari Suatu Penyulang yang diproteksi Relai Arus Lebih dan Relai Gangguan Hubung Tanah<\/p>\n

Keterangan:
\nTransformator Arus; TT = Transformator Tegangan; PMT = Pemutus Tenaga; OCR = Relai Arus Lebih; GFR = Relai Gangguan Tanah; TC = Trip Coil; CC = Closing Coil; MA = Magnetic Alarm; —- = hubungan mekanis; K3 dan K9 normally open.<\/p>\n

Apabila ada gangguan arus lebih, maka relai OCR bekerja dan menutup kontak KI sehingga trip coil TC bekerja men- trip PMT. Apabila timbul gangguan hubung tanah, di mana relai GFR bekerja dan menutup kontak K2. Kontak K3 digunakan untuk men- trip PMT secara manual melalui pemberian arus ke trip coil TC.
\nKontak K9 digunakan untuk memasukkan PMT melalui pemberian arus ke closing coil CC. Apabila PMT masuk, maka mekanisme PMT akan menutup kontak K4 untuk memungkinkan trip coil TC bekerja dan menutup kontak K5 untuk menyalakan lampu merah yang merupakan sinyal bahwa PMT masuk.<\/p><\/div>\n

<\/div>\n
Apabila PMT trip, maka keadaan kontak-kontak karena adanya hubungan mekanis dengan PMT menjadi: <\/span><\/span><\/div>\n
\u300d<\/span> Kontak K4 membuka untuk menghentikan\/memutus arus yang lewat trip coil TC agar trip coil tidak terbakar. <\/span><\/span><\/div>\n
\u300d<\/span> Kontak K5 membuka untuk mematikan lampu merah. <\/span><\/span><\/div>\n
\u300d<\/span> Kontak K6 menutup untuk menyalakan lampu hijau yang merupakan sinyal bahwa PMT terbuka. <\/span><\/span><\/div>\n
\u300d<\/span> Kontak K7 menutup untuk memungkinkan closing coil CC bekerja apabila kontak K9 ditekan. <\/span><\/span><\/div>\n
Kontak K8 menutup untuk membunyikan alarm sebagai tanda bahwa PMT trip. Kontak K8 harus dapat direset, artinya dapat dibuka secara mekanis tanpa mengganggu kedudukan kontak lainnya dan setelah direset untuk mematikan alarm, posisinya harus siap bekerja kembali apabila PMT trip lagi.<\/p>\n

Kontak reset terdiri dari poros dan dua buah batang penggerak. Batang penggerak I digerakkan oleh tombol sedangkan batang penggerak 2 digerakkan oleh magnetic alarm MA yang dihubungkan seri dengan Closing Coil CC. Setiap batang penggerak mempunyai tonjolan yang akan menyeret tonjolan. Tonjolan a dan c diseret oleh tonjolan batang penggerak 1. Tonjolan b dan d diseret oleh tonjolan batang penggerak 2.<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Pengawatan sekunder menggambarkan sirkuit listrik yang ada di sisi sekunder transformator arus dan transformator tegangan di sisi tegangan rendah. Arus dan tegangan yang berasal dari transformator arus dan transformator tegangan selain digunakan untuk pengukuran juga digunakan untuk mengoperasikan relai untuk guna keperluan proteksi. Relai kemudian menutup kontak-kontak dalam sirkuit arus searah dari baterai aki untuk …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[3590,3598,3597,3591,3594,3593,3599,3596,3595,3592],"class_list":["post-4568","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-instalasi-pembangkit-listrik","tag-pengawatan","tag-pengawatan-bonsai","tag-pengawatan-instalasi-listrik","tag-pengawatan-kwh-meter","tag-pengawatan-kwh-meter-1-phase","tag-pengawatan-kwh-meter-3-phase","tag-pengawatan-kwh-meter-prabayar","tag-pengawatan-plc","tag-pengawatan-saklar-silang","tag-pengawatan-saklar-tukar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4568"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8967,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4568\/revisions\/8967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}