Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan, pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan:
\n1. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah.
\n2. Berjarak cukup dari rencana galian.
\n3. Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas.
\n4. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain.
\n5. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan).<\/p>\n
Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang, pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan, sedang untuk bangunan kecil, pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan.<\/p><\/div>\n
Gambar III-4, Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan<\/p>\n
Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan \u00b1 0,00 sebagai duga lantai. Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku, karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding.<\/p>\n
Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok, sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok, maka sambungan papan harus menggunakan klem.<\/p><\/div>\n
Gambar III-7, Sambungan Papan pada Patok<\/p>\n