Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":5225,"date":"2024-08-05T04:23:04","date_gmt":"2024-08-04T21:23:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/sistem-pelumasan\/"},"modified":"2024-07-31T13:46:25","modified_gmt":"2024-07-31T06:46:25","slug":"sistem-pelumasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/sistem-pelumasan\/","title":{"rendered":"Sistem Pelumasan"},"content":{"rendered":"
Berbagai fungsi dari sistem pelumasan adalah:
\na) Membentuk oil film untuk mengurangi gesekan, aus dan panas
\nb) Mendinginkan bagian-bagian yang dilewati
\nc) Sebagai seal antara piston dengan dinding silinder
\nd) Mengeluarkan kotoran dari bagian-bagian mesin
\ne) Mencegah karat pada bagian-bagian mesin<\/div>\n
\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image001\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.31. Skema Aliran Pelumasan <\/span><\/span><\/div>\n
<\/div>\n
Komponen- komponen pada sistem pelumasan <\/strong>
\n1) Pompa Oli<\/strong>
\nPompa oli berfungsi untuk menghisap oli dari oil pan kemudian menekannya ke bagian-bagian mesin. Macam-macam pompa oli :
\na)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Internal gear(1)
\nb)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Trochoid (2)
\nc)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 External gear (3)<\/div>\n
<\/div>\n
\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image002\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.32. Macam-macam Pompa Oli<\/p>\n

2) Sistem Pengatur Tekanan Oli<\/strong>
\nKetika pompa oli digerakkan oleh mesin maka tekanan oli akan naik, pada kecepatan tinggi tekanan oli akan berlebihan dan hal ini dapat menyebab- kan kebocoran pada seal-seal oli. Untuk mencegah hal ini diperlukan semacam pengatur yang menjaga tekanan oli agar tetap konstan tanpa terpengaruh putaran mesin. Komponen yang melakukan hal ini adalah relief valve. Perhatikan gambar 4.31 di bawah.<\/div>\n

\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image003\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.33. Pengaturan Oleh Relief Valve<\/p>\n

3) Filter Oli<\/strong>
\nFilter oli pada sistem pelumasan berfungsi untuk memisahkan kotoran- kotoran dari oli. Pada filter oli dipasangkan by pass valve yang berfungsi sebagai saluran alternatif saat filter oli tersumbat. Penggantian filter oli harus memperhatikan kondisi kerja mesin serta lama pengoperasiannya. Konstruksi filter oli dapat diperhatikan pada gambar 4.34 di bawah.<\/div>\n

<\/div>\n
Peringatan :<\/em>
\nKualitas minyak pelumas sangat tergantung pada kualitas penyaringan oleh filter ini, oleh karenanya lakukan penggantian filter ini secara berkala sesuai dengan operasi kendaraan atau petunjuk pabrik pembuat.<\/div>\n
\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image005\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.34. Konstruksi Filter Oli<\/p>\n

Pelepasan :<\/em>
\nGunakan SST untuk melepas filter
\nPenggantian:<\/em>
\nSebelum memasang filter yang baru, isikan terlebih dahulu filter dengan oli baru sekitar setengah dari kapasitas filter.<\/p>\n

4) Lampu Tanda Tekanan Oli<\/strong>
\nLampu tanda tekanan oli (oil pressure warning lamp) berfungsi untuk memberi peringatan ke pengemudi bahwa sistem pelumasan tidak normal dan dipasang pada blok silinder untuk mendeteksi tekanan pada oil gallery.
\na) Tekanan Oli Rendah<\/em><\/div>\n

\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image007\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.35. Switch Oli Memassakan Lampu<\/p>\n

Saat mesin mati atau tekanan oli rendah titik kontak di dalam switch tekanan oli menutup sehingga lampu peringatan hidup (menyala)<\/p>\n

b) Tekanan Oli Tinggi<\/em>
\nSaat mesin hidup dan tekanan oli naik, maka tekanan oli ini mendorong diapragma sehingga titik kontak membuka dan lampu peringatan mati.<\/div>\n

\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image009\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.36. Switch Oli Memutuskan Lampu Dengan Massa<\/p>\n

5) Nosel Oli<\/strong>
\nNosel oli (oil nozzle) berfungsi untuk mendinginkan bagian dalam piston. Pada oil nozzle terdapat check valve yang berfungsi untuk mencegah tekanan oli dalam sirkuit pelumasan turun terlalu rendah (1,4 kg\/cm2)<\/div>\n

\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image011\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.37. Nosel Oli<\/p>\n

6) Pendingin Oli<\/strong>
\nPendingin oli (oil cooler) yang banyak digunakan untuk motor diesel adalah tipe pendingin air. Oil cooler berfungsi untuk mendinginkan oli agar kekentalannya tetap.<\/div>\n

\u00a0<\/span><\/span>\"clip_image013\"<\/a><\/div>\n
Gambar 4.38. Oil Cooler <\/span><\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Berbagai fungsi dari sistem pelumasan adalah: a) Membentuk oil film untuk mengurangi gesekan, aus dan panas b) Mendinginkan bagian-bagian yang dilewati c) Sebagai seal antara piston dengan dinding silinder d) Mengeluarkan kotoran dari bagian-bagian mesin e) Mencegah karat pada bagian-bagian mesin \u00a0 Gambar 4.31. Skema Aliran Pelumasan Komponen- komponen pada sistem pelumasan 1) Pompa Oli …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[6519,6520,6521,6522,6523,6524,6525,6526,6527,6528,6529,6530,6531,6532],"class_list":["post-5225","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-komponen-alat-berat","tag-2-jenis-sistem-pelumasan","tag-3-macam-sistem-pelumasan","tag-4-fungsi-sistem-pelumasan","tag-4-komponen-sistem-pelumasan","tag-5-fungsi-sistem-pelumasan","tag-5-komponen-sistem-pelumasan-engine","tag-cara-sistem-pelumasan","tag-contoh-sistem-pelumasan","tag-fungsi-sistem-pelumasan","tag-fungsi-sistem-pelumasan-mesin-diesel","tag-fungsi-sistem-pelumasan-pada-kendaraan","tag-fungsi-sistem-pelumasan-pada-mobil","tag-fungsi-sistem-pelumasan-pada-turbin-uap","tag-fungsi-sistem-pelumasan-sepeda-motor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5225","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5225"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5225\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9538,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5225\/revisions\/9538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5225"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5225"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5225"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}