Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. Papan- papan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan, sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah, bagian bawah tidak perlu diberi cetakan, tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. Jadi, y ang perlu diberi papan acuan bagian samping saja.<\/p>\n
Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran, papan acuan tidak perlu dihaluskan, tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing, maka permukaan acuan harus licin. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks, plywood, atau pelat baja.<\/p><\/div>\n
2. Persyaratan Acuan dan Perancah<\/strong> 3. Perencanaan Acuan<\/strong>
\nSyarat-syarat mengenai acuan dan pe rancah adalah sebagai berikut;
\na. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk, ukuran, dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja.
\nb. Kokoh dan cukup rapat, sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton.
\nc. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya, sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap.
\nd. Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa, sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton.
\ne. Bersih dari kotoran serbuk gergaji, potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya.
\nf. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan\/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus, maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus.<\/p>\n
\nHal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan\/membuat acuan dan perancah adalah;
\na. Kecepatan dan cara pengecoran beton.
\nb. Beban yang harus dipikul, termasuk beban, horisontal dan beban kejut.
\nc. Selain kekuatan dan kekakuan acuan, kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik.
\nd. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan.<\/div>\n