In our world, almost all factual knowledge always occurs in two opposite things. Suppose there is no soft rough, no heat and no cold. So also in the world of electricity, if there is static electricity there must be a dynamic power. Because of the static nature of the phenomenon of static electricity can not be utilized for activities that ...
Read More »Fenomena Gaya Listrik
Setelah mempelajari struktur atom dengan seksama, telah mengantarkan kalian pada pengetahuan konseptual yang masih terkait dengan pengetahuan sebelumnya, yaitu muatan listrik. Muatan listrik merupakan istilah yang cukup penting dalam dunia kelistrikan. Muatan listrik merupakan sifat fisik dari setiap benda. Menurut Benyamin Franklin, muatan listrik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Semua benda baik padat, gas, dan ...
Read More »Penerapan Sistem Satuan Listrik
Alat ukur adalah alat yang dapat digunakan untuk mengetahui hasil perbandingan antara suatu besaran yang ingin diketahui dengan standar yang dipakai. Fungsi penting dari alat ukur khususnya alat ukur besaran listrik adalah untuk mengetahui nilai yang telah ditentukan sebagai batasan laik atau tidaknya peralatan atau jaringan listrik akan dioperasikan. Dalam pengukuran kita mem-bandingkan suatu besaran dengan besaran standar. Sehingga dalam ...
Read More »Menerapkan Arus dan Potensial Listrik
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan suatu perubahan. Sumber energi adalah segala sesuatu yang menghasilkan energi, yang diklasifikasi menjadi sumber energi yang terbarukan dan sumber energi tidak terbarukan. Energi memiliki berbagai bentuk seperti energi potensial, energi kinetik, energi mekanik, energi listrik, dan lain lain. Sesuai dengan hukum kekekalan energi, energi tidak dapat dihilangkan, tetapi hanya dapat dipindahkan ...
Read More »Pengukuran Beda Phasa Listrik
A. Mengukur Beda Fasa Tegangan dengan Arus Listrik AC. Beda phasa dapat diukur dengan rangkaian C1 danR1. Tegangan U1 menampakkan tegangan catu dari generator AC. Tegangan U2 dibagi dengan nilai resistor R1 representasi dari arus listrik AC. Pergeseran phasa U1 dengan U2 sebesar Dx. Misalnya: ϕ = Δx · 360°/XT = 2 div · 360°/8div = 90° Tampilan sinyal sinusoida ...
Read More »Arus Elektron
Di dunia kita, hampir semua pengetahuan faktual selalu terjadi dalam dua hal yang berlawanan. Misalkan ada kasar ada lembut, ada panas dan ada dingin. Begitu juga di dunia listrik, jika ada listrik statis pasti ada listrik dinamis. Karena sifatnya yang statis maka fenomena listrik statis tidak dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang membutuhkan aktivitas secara terus-menerus atau kontinyu. Kalau listrik statis ...
Read More »