Home > Dasar Pengukuran Listrik

Dasar Pengukuran Listrik

Teori Maxwell

Untuk mengatasi rasa bosan seperti yang dijelaskan di atas maka Maxwell memperkenalkan suatu metoda yang disebutnya sebagai metoda arus-arus loop (current-loop) untuk menyelesaikan permasalahan jaringan listrik yang rumit. Dalam metode ini Maxwell mengembangkan aturan-aturan yang telah dikemukaan oleh Kirchoff dalam Hukum Kirchoff tegangan dan menerapkanya melalui loop-loop yang yang dibentuk pada rangkaian yang bersangkutan. Dengan menerapkan arah arus loop maka ...

Read More »

Reduksi Rangkaian Resistif

Metoda arus mata jala (mesh) dan tegangan simpul yang dikemukakan oleh Kirchoff merupakan cara yang paling utama dari analisis rangkaian arus searah dengan elemen pasif resistor ( rangkaian resistif ). Tetapi, dengan menghitung resistansi ekivalen dari cabang-cabang seri dan parallel yang digabungkan dengan aturan-aturan pembagi tegangan pada rangkaian seri dan pembagian arus pad rangkaian parallel dapat memberikan cara lain guna ...

Read More »

Pembacaan Nilai Ukur

Ada dua sistem pengukuran yaitu sistem analog dan sistem digital. Sistem analog berhubungan dengan informasi dan data analog. Sinyal analog berbentuk fungsi kontinyu,misalnya penunjukan temperatur dalam ditunjukkan oleh skala, penunjuk jarum pada skalameter, atau penunjukan skala elektronik. Sistem digital berhubungan dengan informasi dan data digital. Penunjukan angka digital berupa angka diskret dan pulsa diskontinyu berhubungan dengan waktu. Penunjukan display dari ...

Read More »

Teori Thevenin dan Norton

Sebuah rangkaian atau jaringan linear, aktif dan resistif yang mengandung satu atau lebih sumber tegangan atau sumber arus dapat diganti dengan satu sumber tegangan dan satu resistan seri (Theorema Thevenin) atau satu sumber arus dan satu resistan parallel (Theorema Norton). Tegangannya disebut sebagai tegangan pengganti UT dan sumber arusnya disebut sumber arus penggnati IT sedang kedua resistannya sama. Teori Thevenin ...

Read More »

Menentukan Nilai Ukur Pada Skala Ukur Analog

Dalam melakukan kegiatan inspeksi suatu jaringan atau instalasi ketenagalistrikan diperlukan seperangkat alat pengukur. Alat pengukur tersebut digunakan untuk mengukur parameter-parameter jaringan, antara lain arus dan tegangan listrik, daya aktif, daya reaktif, konsumsi energi listrik, tahanan isolasi dan tahanan pentanahan. Kegiatan mengukur besaran-besaran listrik tersebut lazim disebut sebagai pengukuran. Tentukan nilai ukur dari skala ukur analog seperti diperlihatkan dalam Gambar 6.1. ...

Read More »

Memeriksa Daya Listrik

Peralatan listrik atau beban listrik yang ada di dalam rangkaian listrik yang memproduksi suatu kerja tertentu lazim direpresentasikan sebagai resistan dari suatu rangkaian. Gambar 5.2 memperlihatkan dua rangkaian listrik yang memiliki resistan berbeda. Gambar 5.1 Lampu dalam Hubungan Seri dan Paralel Setiap peralatan listrik memiliki resistansi tertentu. Besarnya resistan tergantung pada ukuran dan keperluan peralatannya. Sebagai personil pemeliharaan, sudah seharusnya ...

Read More »