Home > Dasar Pengukuran Listrik

Dasar Pengukuran Listrik

Pengukuran Daya Listrik Satu Fasa

Pengukuran daya pada sistem arus balik dibedakan menjadi tiga janis daya, yaitu – Daya semu ( S ) yang diukur dalam satuan VA atau kVA – Daya Aktif ( P ) yang diukur dalam satuan watt atau kW – Daya Reaktif ( Q ) yang diukur dalam satuan VAR atau kVAR Hubungan antara ketiga daya tersebut dapat dijelaskan dengan mudah ...

Read More »

Pengukuran Tegangan Searah

Pengukur tegangan voltmeter memilikitahanan meter Rm. Tahanan dalammeter juga menunjukkan kepekaan meter, disebut Ifsd (full scale deflection) arus yang diperlukan untuk menggerakkan jarum meter pada skala penuh. Untuk menaikkan batas ukur voltmeterharus dipasang tahanan seri sebesar RV. Gambar 6.29 Rangkaian Dasar Voltmeter Persamaan tahanan seri meter RV: Gambar 6.30 memperlihatkan rangkaian dasar voltmeter arus bolak-balik, dengan lima batas ukur. Gambar ...

Read More »

Pengukuran Langsung dan Tidak Langsung

Dalam prakteknya, pengukuran besaran listrik untuk keperluan komersial, misalnya mengukur konsumsi energi listrik yang telah digunakan oleh konsumen (kWh-meter atau kVAr-meter) dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tak langsung. Pengukuran secara langsung diterapkan pada instalasi ketenagalistrikan tegangan rendah berskala kecil. Dalam hal ini alat pengukur yang digunakan langsung dihubungkan dengan beban secara langsung. Pengukuran secara tak ...

Read More »

Perubahan Batas Ukur

Untuk menaikkan tahanan dalam meter, didepan tahanan meter Rm seringkali ditambahkan dengan tahanan seri Rv. Sehingga tahanan dalam meter yang baru menjadi lebih besar, yaitu (Rm + Rv).Tahanan paralel Rp tetap dialiri arus Ip,sedangkan arus yang melewati (Rm + Rv)sebesar Im. Gambar 6.20 Tahanan Shunt (Paralel) Persamaan tahanan paralel Rp dapat dituliskan sebagai berikut: Contoh: Ampermeter dengan tahanan dalam Rm ...

Read More »

Meter Dasar PPMC

Meter dasar sistem D’Arsonval ini menggunakan magnet permanen dan kumparan putar. Oleh karena itu meter D’Arsonval lazim disebut pula sebagai Permanent Magnet Moving Coil (PMMC). Yang diperlihatkan pada Gambar 5.6. Gerakan jarum sistem D’Arsonval ini membutuhkan daya yang sangat rendah dan arus kecil untuk penyimpangan jarum pada skala penuh. Gambar 6.7 Gambar skematik meter PPMC ( D’Arsonval) Persamaan untuk torsi ...

Read More »

Alat Ukur Digital dan Analog

Untuk keperluan pengukuran arus telah tersedia berbagai jenis ampermeter, untuk pengukuran arus searah dan arus bolak-balik, dan untuk keperluan pengukuran presisi dan untuk keperluan panel listrik. Berikut ini diberikan contoh berbagai jenis ampermeter yang tersedia di pasaran untuk berbagai keperluan. Baik yang beroperasi secara analog, yakni menggunakan jarum penunjuk, dan yang beroperasi secara digital. Gambar 6.13 memperlihatkan ampermeter analog standar ...

Read More »