Home > Instalasi Motor Listrik

Instalasi Motor Listrik

Metode Pengoprasian Motor

Sistem pengoprasian motor dilakukan pada saat start, running dan Stop. Keberhasilan suatu pengoperasian sebuah motor listrik bukan saja ditentukan pada “ Running Performance “ motor , tetapi juga juga ditentukan oleh “ Starting Performance “. Pemilihan metoda starting banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kapasitas daya motor / keperluan arus starting , torsi starting , kecepatan , jenis atau tipe ...

Read More »

Panel Kontrol Instalasi Motor Listrik

Keberhasilan pembuatan panel kontrol instalasi motor listrik pada dasarnya tergantung bagaimana memahami secara seksama (teliti) sesuai spesifikasinya. Perancangan peralatan, rangkaian diagram, pemilihan komponen dan instalasi motor kontrol dapat berbeda menurut kompeksitas sistemnya dan pemilihan komponen dari penyedia layanan. Disamping ini, untuk sistem yang sederhana dapat dilakukan sendiri oleh teknisi mekanik dan listrik atau sistem otomasi, sedangkan untuk sistem yang komplek ...

Read More »

Proteksi Beban Lebih dan Pembumian Motor

Memproteksi operasi motor terhadap gangguan dan kerusakan, pada rangkaian kontrolnya diterapkan peralatan proteksi seperti dari tabel 1. Keandalan kinerja proteksi akan sangat menentukan perlindungan motor terhadap gangguan. Sebagai gambaran dipelihatkan pada gambar 3-1, suatu rangkaian pengontrolan motor dengan dua kecepatan dan dua arah putar yang dilengkapi dengan alat-alat proteksi TOL dan sekring atau MCB. Gambar 3-1. Sistem proteksi pengontrolan motor. ...

Read More »

Kontruksi Motor Induksi Tiga Phasa

Motor induksi terdiri dari dua bagian utama : Bagian yang tetap , disebut Stator Bagian yang bergerak , disebut Rotor Dilihat dari konstrusi rotor motor induksi ada dua jenis : Motor rotor sangkar rangkaian rotor nya dihubung singkat. Motor cicincin luncur ( Slip ring motor ), mempunyai rotor lilit Gambar 2-4. Kontruksi motor induksi. Stator terdiri dari tiga bagian utama ...

Read More »

Kontaktor Magnet

Kontaktor magnet atau sakelar magnet adalah sakelar yang bekerja berdasarkan kemagnetan, artinya saklar ini dapat bekerja apabila ada gaya kemagnetan. Magnet berfungsi sebagai penarik dan pelepas kontak-kontak. Sebuah kontaktor harus mampu mengalirkan dan memutuskan arus listrik dalam keadaan normal. Arus listrik yang mengalir secara normal adalah arus listrik yang mengalir selama pemutusan tidak terjadi. Kumparan magnet kontaktor (coil) dapat dirancang ...

Read More »

Lampu Indikator Motor Listrik

Lampu-lampu indikator merupakan komponen yang digunakan sebagai lampu tanda. Lampu-lampu tersebut digunakan untuk berbagai keperluan misalnya untuk lampu indikator pada panel penunjuk fasa R, S dan T atau L1, L2 dan L3. Selain itu juga lampu indikator digunakan sebagai indikasi bekerjanya suatu sistem kontrol misalnya lampu indikator merah menyala motor bekerja dan lampu indikator hijau menyala motor berhenti. Gambar 5-8. ...

Read More »