Pengukur tegangan voltmeter memilikitahanan meter Rm. Tahanan dalammeter juga menunjukkan kepekaan meter, disebut Ifsd (full scale deflection) arus yang diperlukan untuk menggerakkan jarum meter pada skala penuh. Untuk menaikkan batas ukur voltmeterharus dipasang tahanan seri sebesar RV. Persamaan tahanan seri meter RV: Contoh: Bila voltmeter tersebut diinginkan mempunyai batas ukur 10 VAC, maka nilai tahanan pengalinya dapat ditentukan sebagai berikut: Edc = 0,45 x 10 VAC = 4,5 VDC Jadi nilai tahanan pengali Rs adalah Voltmeter adalah instrumen untuk mengukur tegangan listrik. Tersedia dalam dua bentuk yaitu analog dan digital. Alat ukur ini mempunyai dua terminal. Untuk keperluan pengukuran tegangan listrik maka penyambungan voltmeter dilakukan secara parallel dengan beban yang diukurnya. Pengukur tegangan voltmeter memilikitahanan meter Rm. Tahanan dalammeter juga menunjukkan kepekaan meter, disebut Ifsd (full scale deflection) arus yang diperlukan untuk menggerakkan jarum meter pada skala penuh. Untuk menaikkan batas ukur voltmeterharus dipasang tahanan seri sebesar RV. Gambar 6.29 Rangkaian Dasar Voltmeter Persamaan tahanan seri meter RV: Gambar 6.30 memperlihatkan rangkaian dasar voltmeter arus bolak-balik, …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1222,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1700],"tags":[1735,1737,1738,1733,1732,1736,1734],"class_list":["post-1223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengukuran-daya-listrik","tag-pengukuran-arus-searah","tag-pengukuran-dasar-listrik-searah","tag-pengukuran-daya-arus-searah","tag-pengukuran-listrik-searah","tag-pengukuran-searah","tag-pengukuran-tegangan-searah","tag-pengukuran-tegangan-tinggi-searah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1223"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5138,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1223\/revisions\/5138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\n
<\/a>
\nGambar 6.29 Rangkaian Dasar Voltmeter<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 6.30 memperlihatkan rangkaian dasar voltmeter arus bolak-balik, dengan lima batas ukur.<\/p>\n
<\/a>
\nGambar 6.30 Rangkaian Dasar Volmeter Arus Bolak-balik<\/p>\n
\nPengukur tegangan voltmeter memiliki arus meter 0,6 mA dan tegangan meter 0,3V. Voltmeter akan digunakan untuk mengukur tegangan 1,5 V. Hitung besarnya tahanan seri meter Rv.
\nJawaban:
\n
<\/a><\/p>\n
\nAsumsikan nilai tahanan diode arah maju Rd = 400 ohm dan akibat adanya diode rectifier kita dapatkan nilai tegangan searah sebesar:<\/p>\n
\nRt = Edc \/ Im = 4,5 V \/ 1 mA = 4500 ohm<\/p>\n
\nRs = Rt \u2013 Rd \u2013 Rm = 4500 \u2013 400 \u2013 100 = 4000 ohm.<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 6.31 Pengukuran Tegangan pada Rangkaian Listrik<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"