Sebuah magnet kita dekatkan dengan serbuk baja dengan serbuk besi tuang, tembaga, messing, bronze, nikel, plastik, kayu dan kertas secara terpisah. Magnet akan menarik serbuk-serbuk besi, besi tuang, nikel, kobalt dan menahannya (tetap menempel),ini ditunjukkan pada Gambar 6.1. Kutub Magnet Pada bagian yang memiliki daya tarik besar dari sebuah batang magnet disebut dengan kutub (pole). Kekuatan magnet terbesar pada ujung magnet batang dan semakin ke tengah kekuatan magnet semakin melemah. Sedang pada tengah batang magnet tidak terdapat kekuatan magnet. Sebuah batang magnet digantungkan sedemikian rupa sehingga batang magnet terbut bisa berputar dengan titik putar pada tengah batang magnet (Gambar 6.3). Ternyata batang magnet akan berhenti pada posisi mata angin utara – selatan. Kutub batang magnet yang menunjuk kearah utara dinamakan kutub utara (U) dan yang lainnya dinamakan kutub selatan (S). Pada penggunaannya, digunakan magnet jarum untuk membuat alat penunjuk arah yang dinamakan kompas. Ambil dua buah magnet batang dan ujung-ujungnya disatukan, lalu lakukan percobaan seperti Gambar 6.4. Sisi-sisi manakah yang memiliki daya magnet kuat? Ternyata sisi yang memiliki daya magnet kuat hanya pada ujung-ujungnya saja, sehingga kedua magnet menjadi seperti sebuah magnet. Kejadian ini juga terjadi sebaliknya, jika sebuah batang magnet kita potong-potong, maka masing-masing potongan akan memiliki kutub-kutub seperti sebuah magnet yang utuh (Gambar 1.104).
\n
<\/a>
\nGambar 6.1 Magnet batang menarik serbuk besi
\nBaja, besi tuanng, nikel dan kobalt merupakan bahan feromagnetik seperti halnya besi.<\/p>\n
\n<\/strong>Sebuah besi kita sentuhkan pada batang magnet dan digeser dari ujung yang satu keujung yang lain,seperti ditunjukkan Gambar 6.2. Hasilnya, pada saat menempel pada ujung-ujung batang magnet, terasa tarikan yang kuat dibandingkan pada bagian tengah batang magnet.
\n
<\/a>
\nGambar 6.2 Percobaan identifikasi kutub magnet<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 6.3 Prinsip dasar kompas<\/p>\n
\nMagnet batang diletakkan di atas dua buah roler, kemudian magnet batang lainnya kita dekatkan antar ujung (Gambar 1.102). Ternyata magnet batang dengan roler tertarik maju mendekat saat ujung yang berdekatan tidak senama. Jika magnet batang dibalik sehingga kutub yang berdekatan senama, maka magnet batang yang berada diatas roler menjauh.
\n
<\/a>
\nGambar 6.4 Tarik-menarik dan tolak-menolak antar kutub magnet<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 6.5 Dua magnet batang disatukan<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 6.6 Magnet batang dipotong<\/p>\n