Variabel resistor adalah resistor yang dapat berubah nilai satuan Ohm-nya dengan cara memutar-mutar tuas pemutar atau sekrup yang menggerakkan kontak geser\/penyapu (wiper) yang terdapat di dalam resistor tersebut. Lihat gambar 11. Variabel resistor yang memiliki tuas pemutar biasanya disebut potensio meter (potentiometer), dan yang memiliki sekrup pengatur disebut preset atau trimpot. Mengukur nilai satuan Ohm dari variabel resistor dengan Multimeter adalah seperti yang ditunjukkan oleh gambar 12. Saklar jangkauan ukur pada posisi \u03a9, batas ukur (range) berada pada posisi x1, x10 atau k\u03a9, sesuai kebutuhan. 1. Mengukur Resistor Peka Cahaya\/Light Dependence Resistor (LDR)<\/strong> Mengukur nilai satuan Ohm dari LDR dengan menggunakan Multimeter adalah seperti yang ditunjukkan oleh gambar 13. Saklar jangkauan ukur pada posisi \u03a9, batas ukur (range) berada pada posisi x1, x10 atau k\u03a9, sesuai kebutuhan. Sebagai acuan, ditempat gelap, nilai satuan Ohm dari LDR = 1MO (1 Mega Ohm\/1000.000\u03a9). Ditempat terang nilai satuan Ohm dari LDR = 100\u03a9.<\/p>\n 2. Mengukur Thermistor<\/strong>
\n
<\/a><\/p>\n
<\/a>
\nGambar 11. Variable Resistor<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 12. Mengukur Variable Resistor<\/p>\n
\nResistor Peka Cahaya\/Light Dependence Resistor (LDR) adalah sebuah resistor yang berfungsi sebagai input transducer (sensor) dimana nilai satuan Ohm-nya dipengaruhi oleh cahaya yang jatuh di permukaan LDR tersebut.<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 13. Mengukur Light Depence Resistor (LDR)<\/p>\n
\nThermistor (Thermally sensitive resistor) adalah sebuah resistor yang dirancang khusus untuk peka terhadap suhu. Thermistor terbagi dalam dua jenis. Pertama, yang disebut dengan Negative Temperature Coefficient Resistor (NTCR), jika mendapat panas, nilai satuan Ohm-nya berkurang, misal pada suhu 250 OC nilai satuan Ohm-nya = 47 kilo Ohm (47k\u03a9). Kedua, yang disebut dengan Positive Temperature Coefficient Resistor (PTCR), jika mendapat panas, nilai satuan Ohm-nya bertambah.<\/p>\n