a. Mengukur Kapasitor<\/strong> Hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengukur kapasitor polar adalah ; b. Mengukur Dioda<\/strong>
\nKapasitor adalah komponen elektronik yang dirancang untuk dapat menyimpan dan membuang Tegangan Arus Listrik Searah (Direct Current Voltage\/DCV). Kapasitor terbagi dalam dua jenis. Pertama, kapasitor yang memiliki kutub positip (+) dan negatip (-). Dalam teknik elektronika disebut kapasitor polar (polarised capacitor). Kedua, kapasitor yang tidak memiliki kutub positip (+) dan negatip (-). Disebut kapasitor non polar (unpolarised capacitor).<\/p>\n
\nA. Kabel penyidik (probes) positip (+) yang berwarna merah diletakkan pada kaki kapasitor yang bertanda positip (+).
\nB. Kabel penyidik (probes) negatip (-) yang berwarna hitam diletakkan pada kaki kapasitor yang bertanda negatip (-).
\nC. Saklar jangkauan ukur pada posisi \u03a9, batas ukur (range) berada pada posisi x1, x10 atau k\u03a9, sesuai kebutuhan.
\nD. Untuk kapasitor non polar (unpolarised) kedua kabel penyidik (probes) dapat diletakkan secara sembarang (acak) ke kaki kapasitor. Lihat gambar 15.
\n
<\/a><\/p>\n
<\/a>
\nGambar 15. Mengukur Kapasitor<\/p>\n
\nDioda adalah komponen elektronik yang memiliki dua elektroda yaitu; (1) Anoda (a), dan (2) Katoda (k). Mengikuti anak panah pada simbol dioda (gambar 21), arus listrik mengalir hanya satu arah yaitu dari Anoda ke Katoda. Arus listrik tidak akan mengalir dari Katoda ke Anoda. Hal yang perlu diingat ketika mengukur dioda dengan Multimeter adalah :
\n
<\/a>
\nGambar 21. Simbol Dioda<\/p>\n