Dalam mendesain sinyal level meter, histeresis pengatur suhu, osilator, pembangkit sinyal, penguat audio, penguat mic, filter aktif semisal tapis nada bass, mixer, konverter sinyal, integrator, differensiator, komparator dan sederet aplikasi lainnya, selalu pilihan yang mudah adalah dengan membolak-balik data komponen yang bernama op-amp.<\/p>\n
Komponen elektronika analog dalam kemasan IC (integrated circuits) ini memang adalah komponen serbaguna dan dipakai pada banyak aplikasi hingga sekarang. Hanya dengan menambah beberapa resistor dan potensiometer, dalam sekejap (atau dua kejap) sebuah pre-amp audio kelas B sudah dapat jadi dirangkai di atas sebuah proto-board.<\/p>\n
Penguat Diferensial<\/b> Pada rangkaian yang demikian, persamaan pada titikVout adalahVout = A(v1-v2) dengan A adalah nilai penguatan dari penguat diferensial ini. Titik inputv1dikatakan sebagai input non-iverting, sebab tegangan voutsatu phase dengan v1. Sedangkan sebaliknya titik v2 dikatakan input inverting sebab berlawanan phasa dengan tengangan vout.<\/p>\n Diagram Op-amp<\/b> Diagram Blok Op-Amp Diagram Schematic Simbol Op-Amp Rout adalah resistansi output dan besar resistansi idealnya 0 (nol). Sedangkan AOL adalah nilai penguatan open loop dan nilai idealnya tak terhingga. Saat ini banyak terdapat tipe-tipe op-amp dengan karakterisktik yang spesifik. Op-amp standard type 741 dalam kemasan IC DIP 8 pin sudah dibuat sejak tahun 1960-an. Untuk tipe yang sama, tiap pabrikan mengeluarkan seri IC dengan insial atau nama yang berbeda. Misalnya dikenal MC1741 dari motorola, LM741 buatan National Semiconductor, SN741 dari Texas Instrument dan lain sebagainya.<\/p>\n
\nOp-amp dinamakan juga dengan penguat diferensial (differential amplifier). Sesuai dengan istilah ini, op-amp adalah komponen IC yang memiliki 2 input tegangan dan 1 output tegangan, dimana tegangan output-nya adalah proporsional terhadap perbedaan tegangan antara kedua inputnya itu. Penguat diferensial seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini merupakan rangkaian dasar dari sebuah op-amp.
\n
<\/a>
\nGambar Penguat Diferensial<\/p>\n
\nOp-amp di dalamnya terdiri dari beberapa bagian, yang pertama adalah penguat diferensial, lalu ada tahap penguatan(gain), selanjutnya ada rangkaian penggeser level(level shifter) dan kemudian penguat akhir yang biasanya dibuat dengan penguat push-pull kelas B. Gambar dibawah ini berikut menunjukkan diagram dari op-amp yang terdiri dari beberapa bagian tersebut.
\n
<\/a><\/p>\n
\n
<\/a><\/a><\/p>\n
\nSimbol op-amp adalah seperti pada gambar schematic simbol Op-Amp dengan 2 input, non-inverting (+) dan input inverting(-).Umumnya op-amp bekerja dengan dual supply(+Vcc dan \u2013Vee) namun banyak juga op-amp dibuat dengan single supply (Vcc \u2013 ground). Simbol rangkaian di dalam op-amp pada gambar-2(b) adalah parameter umum dari sebuah op-amp.Rin adalah resitansi input yang nilai idealnya infinit (tak terhingga).<\/p>\n