Kabel listrik adalah media untuk menyalurkan energi listrik. Sebuah kabel listrik terdiri dari isolator dan konduktor.Isolator disini adalah bahan pembungkus kabel yang biasanya terbuat dari bahan polivinil, sedangkan konduktornya terbuat dari tembaga pejal atau serabut. Kemampuan menghantarkan arus lsitrik dari sebuah kabel listrik ditentukan oleh KHA (kemampuan hantar arus) yang dimilikinya, sebab parameter hantaran listrik ditentukan dalam satuan Ampere.<\/p>\n
Kemampuan hantar arus ditentukan oleh luas penampang konduktor yang berada dalam kabel listrik, adapun ketentuan mengenai KHA kabel listrik diatur dalam spesifikasi SPLN.
\nKlasifikasi konduktor menurut bahannya:
\n1. Kawat logam biasa, contoh: (a) BBC (Bare Copper Conductor), dan (b) AAC (All Aluminum Alloy Conductor).
\n2. Kawat logam campuran (Alloy),contoh: (a) AAAC (All Aluminum Alloy Conductor), (b) kawat logam paduan (composite),seperti: kawat baja berlapis tembaga (Copper Clad Steel) dan kawat baja berlapis aluminium (Aluminum Clad Steel).
\n3. Kawat lilit campuran, yaitu kawat yang lilitannya terdiri dari dua jenis logam atau lebih, contoh: ASCR (Aluminum Cable Steel Reinforced).<\/p>\n
Klasifikasi konduktor menurut konstruksinya:
\n1. kawat padat (solid wire) berpenampang bulat.
\n2. kawat berlilit (standart wire) terdiri 7 sampai dengan 61 kawat padat yang dililit menjadi satu, biasanya berlapis dan konsentris.
\n3. kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar yang besar.
\nDisamping itu, kabel listrik dapat diklsifikasikan sebagai konduktor telanjang (tanpa isolasi), dan konduktor berisolasi misalnya NYA, NYY, dan NYFGBY<\/p>\n
Semikonduktor<\/strong> Selain konduktor dan isolator seperti yang telah diuraikan di atas, dikenal pula satu jenis bahan listrik yang memiliki sifat unik yaitu semi konduktor. Nilai resistansi bahan semikonduktor adalah di atas nilai resistansi bahan konduktor tetapi di bawah nilai resistansi bahan isolator. Itulah sebabnya mengapa bahan ini disebut sebagai bahan semikonduktor. Daya hantar bahan semikonduktor sangat unik. Berikut ini diberikan berbagai cara bagaimana bahan semikonduktor dapat menghantarkan arus listrik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":" Kabel listrik adalah media untuk menyalurkan energi listrik. Sebuah kabel listrik terdiri dari isolator dan konduktor.Isolator disini adalah bahan pembungkus kabel yang biasanya terbuat dari bahan polivinil, sedangkan konduktornya terbuat dari tembaga pejal atau serabut. Kemampuan menghantarkan arus lsitrik dari sebuah kabel listrik ditentukan oleh KHA (kemampuan hantar arus) yang dimilikinya, sebab parameter hantaran listrik …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[375],"tags":[6526,6527,6528,6529,6530,585,586,6531,587,6532,6533,6534,6535,6536,594,6537,589,6538,6539,6540],"class_list":["post-404","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bahan-listrik","tag-bahan-konduktor-semikonduktor-dan-isolator","tag-bahan-konduktor-semikonduktor-isolator","tag-benda-konduktor-isolator-semikonduktor","tag-contoh-konduktor-semikonduktor-dan-isolator","tag-contoh-konduktor-semikonduktor-isolator","tag-konduktor-dan-semikonduktor","tag-konduktor-isolator-dan-semikonduktor-adalah","tag-konduktor-isolator-dan-semikonduktor-beserta-contohnya","tag-konduktor-isolator-dan-semikonduktor-listrik","tag-konduktor-isolator-semikonduktor-adalah","tag-konduktor-isolator-semikonduktor-dan-contohnya","tag-konduktor-isolator-semikonduktor-dan-superkonduktor","tag-konduktor-isolator-semikonduktor-listrik","tag-konduktor-semikonduktor","tag-konduktor-semikonduktor-dan-isolator","tag-konduktor-semikonduktor-isolator","tag-konduktor-semikonduktor-superkonduktor","tag-membedakan-bahan-konduktor-semikonduktor-dan-isolator-listrik","tag-pengertian-konduktor-isolator-semikonduktor-beserta-contohnya","tag-pengertian-konduktor-semikonduktor-dan-isolator"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=404"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5304,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404\/revisions\/5304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\nBerdasarkan penelitian, sifat listrik beberapa bahan dapat berubah tergantung pada kondisi. Gelas sebagai contoh adalah isolator yang baik pada suhu ruangan, tetapi akan menjadi konduktor ketika dipanaskan pada suhu yang tinggi. Gas-gas dalam udara, secara normal merupakan bahan isolasi juga akan menjadi konduktif jika dipanaskan pada suhu yang tinggi. Beberapa logam menjadi konduktor yang buruk ketika dipanaskan, dan menjadi konduktor yang baik ketika didinginkan. Banyak bahan konduktif menjadi konduktif sempurna dan disebut superkonduktivitas pada suhu yang sangat rendah.<\/p>\n