Konduksi Intrinsik<\/strong> Daya hantar jenis (\u03c1) bahan semikonduktor naik secara eksponensial (kuadratis) dengan kenaikan suhu. Mengapa dengan pemanasan (heating) dapat membuat bahan semikonduktor menjadi konduktif? Elektron bebas menjadi semakin banyak, sehingga daya hantar bahan semikondukor juga menjadi naik. Dari fenomena tersebut dapat diatakan bahwa daya hantar bahan semikonduktor berubah tergantung pada suhu.<\/p>\n Konduksi Ekstrinsik<\/strong> Agar konduktivitas bahan semikonduktor untuk komponen elektronik ini tidak tergantung suhu (konduksi instrinsik) maka ditempuh cara lain, yaitu mencampurkan suatu kristal atom lain ke kristal atom bahan semikonduktor. Cara ini lazim disebut dopping. Misalnya kristal atom silikon yang memiliki 4 elektron valensi di-dopping dengan kristal atom arsenik yang memiliki lima elektron valensi, akibatnya campuran ini akan kelebihan elektron, dan disebut sebagai bahan semikonduktor tipe N.
\nBila suatu bahan semikonduktor didinginkan hingga mencapai suhu -273o<\/sup>C (0 K), bahan semikonduktor ini tidak akan dapat menghantarkan arus listrik, hal ini disebabkan tidak adanya elektron bebas yang dikandung oleh bahan tersebut. Jadi pada sushu -273o<\/sup>C, bahan semikonduktor menjadi islator. Bila suatu bahan semikonduktor dengan suhu -273o<\/sup>C dipanaskan hingga mencapai suhu 0o<\/sup>C, maka bahan semikonduktor tersebut mulai dapat menghantarkan arus listrik.<\/p>\n
\nBila suatu kristal dipanaskan, maka atom-atom kristal tidak akan tinggal diam, tetapi bergerak ke segala penjuru. Akibatnya ikatan atom terhadap elektron terikat (elektron valensi) terlepas, sehingga berubah menjadi elektron bebas.<\/p>\n
\nKomponen elekronik seperti diode dan transistor dibuat dari bahan semikonduktor. Misalnya diode terbuat dari dua jenis bahan semikonduktor tipe P dan tipe N.
\n
<\/a>
\nGambar 2.3 Struktur kristal Atom Silikon<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 2.4 Bahan semikonduktor tipe N<\/p>\n