{"id":742,"date":"2023-06-03T01:30:43","date_gmt":"2023-06-02T18:30:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/?p=742"},"modified":"2023-05-29T14:21:13","modified_gmt":"2023-05-29T07:21:13","slug":"definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/","title":{"rendered":"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor"},"content":{"rendered":"<p>Untuk keperluan praktis, semua bahan konduktor yang digunakan secara khusus sebagai penahan arus disebut sebagai \u201cResistor\u201d atau ada pula yang menyebutnya sebagai \u201cTahanan\u201d. Ditinjau dari bahan dan konstruksinya maka resistor dapat dibedakan sebagai berikut :<br \/>\n&#8211; Berbentuk gulungan kawat dari bahan nikelin atau campuran nichrom pada keramik\/plastik untuk daya besar<br \/>\n&#8211; Berbentuk campuran bahan carbon untuk daya kecil hingga \u00bd watt<br \/>\n&#8211; Berbentuk endapan logam pada keramik<br \/>\n&#8211; Berbentuk endapan carbon pada keramik<\/p>\n<p>Penggunaan praktis dari resistor dalam rangkaian listrik adalah sebagai berikut:<br \/>\n&#8211; Sebagai unsur kalibrasi meter jarum, misalnya sebagai resistor Shunt untuk ampere meter dan resistor seri untuk volt meter<br \/>\n&#8211; Sebagai pengatur arus pada suatu rangkaian listrik misalnya reostat<br \/>\n&#8211; Sebagai pembagi tegangan misalnya potensiometer<br \/>\n&#8211; Sebagai elemen pemanas, misalnya resistor yang terbuat dari bahan Nikelin atau Nichrom.<\/p>\n<p>Jika tiga resistor dihubungkan seperti gambar di bawah ini maka disebut sebagai hubungan atau rangkaian seri resistor.<br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image30.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"background-image: none; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb29.png\" alt=\"image\" width=\"397\" height=\"260\" border=\"0\" \/><\/a><br \/>\nGambar 3.26 rangkaian seri resistor<\/p>\n<p><strong>Karakteristik Rangkaian Seri<\/strong><br \/>\n&#8211; Arus yang mengalir dalam rangkaian seri selalu sama sepanjang lintasan arus yang ada dalam suatu rangkaian, sebab hanya ada satu lintasan arus dalam rangkaian seri. Arus di dalam rangkaian seri dinyatakan dalam persamaan berikut:<br \/>\nIt = I1 = I2 = I3 = I4 = \u2026\u2026<br \/>\n&#8211; Resistan total R, dalam rangkaian seri merupakan penjumlahan seluruh resistan yang ada di dalam rangkaian. Resistan dalam rangkaian seri dinyatakan dalam persamaan berikut:<br \/>\nRt = R1 + R2 + R3 + R4 + \u2026\u2026<br \/>\n&#8211; Tegangan dalam rangkaian seri digunakan sepenuhnya oleh seluruh resistan yang ada di dalam rangkaian. Beban pada rangkaian seri harus berbagi tegangan yang disalurkan ke rangkaian. Jadi, tegangan yang disalurkan ke dalam rangkaian akan terbagi pada setiap beban listrik yang ada.<br \/>\n&#8211; Tegangan yang diterima oleh setiap beban akan berubah tergantung nilai resistan beban. Perubahan tegangan pada setiap beban disebut tegangan jatuh. Tegangan jatuh merupakan jumlah tegangan (tekanan listrik) yang digunakan atau hilang melalui pada setiap beban atau konduktor dalam proses pemindahan electron (arus listrik) melalui lintasan arus dalam rangkaian. Tegangan jatuh pada setiap beban proporsional dengan nilai resistannya.<br \/>\n&#8211; Jumlah tegangan jath dalam suatu rangkaian seri sama dengan nilai tegangan yang dikenakan pada rangkaian tersebut. Hal ini dinyatakan dalam persamaan berikut:<br \/>\nEt = E1 + E2 + E3 + E4 + &#8230;&#8230;..<br \/>\n&#8211; Hukum Ohm dapat digunakan untuk menghitung setiap bagian yang ada dalam rangkaian seri atau rangkaian total. Gambar 3.5 memperlihatkan rangkaian seri dengan empat resistan pemanas dengan nilai yang berbeda. Perhitungan resistan total, arus, dan tegangan jatuh pada setiap beban pemanas dapat dilakukan dengan cara berikut:<br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image32.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"background-image: none; margin: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb31.png\" alt=\"image\" width=\"277\" height=\"225\" border=\"0\" \/><\/a><br \/>\nGambar 3.27 Rangkaian seri dengan 4 resistan<\/p>\n<p>Gambar 3.27 memperlihatkan rangkaian seri yang terdiri dari empat buah resistan dari elemen pemanas. Resistansi masing-masing elemen adalah R1= 4\uf057, R2=10\uf057, R3=12\uf057, dan R4=14\uf057. Rangkaian seri tersebut dihubungkan ke sumber tegangan 220 V.<\/p>\n<p><strong>Cara menghitung resistan total:<br \/>\n<\/strong>Langkah 1: Gunakan rumus<br \/>\nRt = R1 + R2 + R3 + R4<br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai resistansi masing-masing resistor<br \/>\nRt = 4 + 10 + 12 + 14<br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nRt = 40 \u2126.<\/p>\n<p><strong>Cara menghitung arus listrik total:<\/strong><br \/>\nUntuk menghitung arus listrik yang mengalir di dalam rangkaian seri digunakan Hukum Ohm.<br \/>\nLangkah 1: Gunakan rumus<br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image33.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"background-image: none; margin: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb33.png\" alt=\"image\" width=\"48\" height=\"47\" border=\"0\" \/><\/a><br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai tegangan (U) dan nilai resistansi total (Rt).<br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image35.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"background-image: none; margin: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png\" alt=\"image\" width=\"62\" height=\"46\" border=\"0\" \/><\/a><br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nI = 5,5 amper<\/p>\n<p>Hukum Ohm untuk <strong>menghitung tegangan jatuh pada elemen pemanas pertama (R1).<\/strong><br \/>\nLangkah 1: Gunakan rumus<br \/>\nU = I x R1<br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai arus total (I) dan nilai resistansi<br \/>\nelemen heater pertama (R1).<br \/>\nU = 5,5 x 4<br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nU = 22 volt<\/p>\n<p><strong>Menghitung tegangan jatuh pada R2:<br \/>\n<\/strong>Langkah 1: Gunakan rumus<br \/>\nU = I x R2<br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai arus total (I) dan nilai resistansi elemen heater pertama (R1).<br \/>\nU = 5,5 x 10<br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nU = 55 volt<\/p>\n<p><strong>Menghitung tegangan jatuh pada R3:<br \/>\n<\/strong>Langkah 1: Gunakan rumus<br \/>\nU = I x R3<br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai arus total (I) dan nilai resistansi elemen heater pertama (R1).<br \/>\nU = 5,5 x 12<br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nU = 66 volt<\/p>\n<p><strong>Menghitung tegangan jatuh pada R4:<br \/>\n<\/strong>Langkah 1: Gunakan rumus<br \/>\nU = I x R4<br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai arus total (I) dan nilai resistansi elemen heater pertama (R1).<br \/>\nU = 5,5 x 14<br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nU = 77 volt<\/p>\n<p><strong>Menghitung tegangan total:<br \/>\n<\/strong>Langkah 1: Gunakan rumus<br \/>\nEt = E1 + E2 + E3 + E4<br \/>\nLangkah 2: Substitusikan nilai arus total (I) dan nilai resistansi elemen heater pertama (R1).<br \/>\nE1 = 22 + 55 + 66 + 77<br \/>\nLangkah 3: Selesaikan persamaannya<br \/>\nU = 220 volt<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk keperluan praktis, semua bahan konduktor yang digunakan secara khusus sebagai penahan arus disebut sebagai \u201cResistor\u201d atau ada pula yang menyebutnya sebagai \u201cTahanan\u201d. Ditinjau dari bahan dan konstruksinya maka resistor dapat dibedakan sebagai berikut : &#8211; Berbentuk gulungan kawat dari bahan nikelin atau campuran nichrom pada keramik\/plastik untuk daya besar &#8211; Berbentuk campuran bahan carbon &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":741,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[595],"tags":[970,967,969,961,965,964,966,963,962,968],"class_list":["post-742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sifat-elemen-pasif","tag-sifat-hambatan-rangkaian-seri","tag-sifat-pembagi-rangkaian-seri","tag-sifat-rangkaian-listrik-seri","tag-sifat-rangkaian-seri","tag-sifat-rangkaian-seri-dan-pararel","tag-sifat-rangkaian-seri-kapasitor","tag-sifat-rangkaian-seri-rc","tag-sifat-rangkaian-seri-rl","tag-sifat-rangkaian-seri-rlc","tag-sifat-tegangan-pada-rangkaian-seri"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor - TN Elektro<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor - TN Elektro\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Untuk keperluan praktis, semua bahan konduktor yang digunakan secara khusus sebagai penahan arus disebut sebagai \u201cResistor\u201d atau ada pula yang menyebutnya sebagai \u201cTahanan\u201d. Ditinjau dari bahan dan konstruksinya maka resistor dapat dibedakan sebagai berikut : &#8211; Berbentuk gulungan kawat dari bahan nikelin atau campuran nichrom pada keramik\/plastik untuk daya besar &#8211; Berbentuk campuran bahan carbon ...\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@t_neutron\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Taufiqullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Taufiqullah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375\"},\"headline\":\"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor\",\"datePublished\":\"2023-06-02T18:30:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/\"},\"wordCount\":659,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2015\\\/10\\\/image_thumb34.png\",\"keywords\":[\"sifat hambatan rangkaian seri\",\"sifat pembagi rangkaian seri\",\"sifat rangkaian listrik seri\",\"Sifat Rangkaian Seri\",\"sifat rangkaian seri dan pararel\",\"sifat rangkaian seri kapasitor\",\"sifat rangkaian seri rc\",\"sifat rangkaian seri rl\",\"sifat rangkaian seri rlc\",\"sifat tegangan pada rangkaian seri\"],\"articleSection\":[\"Sifat Elemen Pasif\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/\",\"name\":\"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor - TN Elektro\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2015\\\/10\\\/image_thumb34.png\",\"datePublished\":\"2023-06-02T18:30:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2015\\\/10\\\/image_thumb34.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2015\\\/10\\\/image_thumb34.png\",\"width\":62,\"height\":46},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/\",\"name\":\"TN Elektro\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.tneutron.net\\\/elektro\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375\",\"name\":\"Taufiqullah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Taufiqullah\"},\"description\":\"Taufiqullah\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.tneutron.net\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/t_neutron\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor - TN Elektro","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor - TN Elektro","twitter_description":"Untuk keperluan praktis, semua bahan konduktor yang digunakan secara khusus sebagai penahan arus disebut sebagai \u201cResistor\u201d atau ada pula yang menyebutnya sebagai \u201cTahanan\u201d. Ditinjau dari bahan dan konstruksinya maka resistor dapat dibedakan sebagai berikut : &#8211; Berbentuk gulungan kawat dari bahan nikelin atau campuran nichrom pada keramik\/plastik untuk daya besar &#8211; Berbentuk campuran bahan carbon ...","twitter_image":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png","twitter_creator":"@t_neutron","twitter_misc":{"Written by":"Taufiqullah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/"},"author":{"name":"Taufiqullah","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/#\/schema\/person\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375"},"headline":"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor","datePublished":"2023-06-02T18:30:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/"},"wordCount":659,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png","keywords":["sifat hambatan rangkaian seri","sifat pembagi rangkaian seri","sifat rangkaian listrik seri","Sifat Rangkaian Seri","sifat rangkaian seri dan pararel","sifat rangkaian seri kapasitor","sifat rangkaian seri rc","sifat rangkaian seri rl","sifat rangkaian seri rlc","sifat tegangan pada rangkaian seri"],"articleSection":["Sifat Elemen Pasif"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/","url":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/","name":"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor - TN Elektro","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png","datePublished":"2023-06-02T18:30:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/#\/schema\/person\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png","contentUrl":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/10\/image_thumb34.png","width":62,"height":46},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/definisi-dan-sifat-rangkaian-seri-resistor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Definisi dan Sifat Rangkaian Seri Resistor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/#website","url":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/","name":"TN Elektro","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/#\/schema\/person\/b57f791b694136047454bb6ac5cbe375","name":"Taufiqullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcdf36434717ce57bea7f17eb3c140a2ff8def45941b720aa8fc1cccd6cdd505?s=96&d=mm&r=g","caption":"Taufiqullah"},"description":"Taufiqullah","sameAs":["http:\/\/www.tneutron.net","https:\/\/x.com\/t_neutron"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5433,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742\/revisions\/5433"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media\/741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}