<\/a><\/p>\nCara memasang Amperemeter pada rangkaian listrik adalah sebagai berikut. a. Terminal positif amperemeter dihubungkan dengan kutub positif sumber tegangan (baterai). b. Terminal negatif amperemeter dihubungkan dengan kutub negatif sumber tegangan (baterai). Jika sakelar pada rangkaian dihubungkan, maka lampu pijar menyala dan jarum pada amperemeter menyimpang dari angka nol.<\/p>\n
Besar simpangan jarum penunjuk pada amperemeter tersebut menunjukkan besar kuat arus yang mengalir. Jika sakelar dibuka, maka lampu pijar padam dan jarum penunjuk pada amperemeter kembali menunjuk angka nol. Artinya tidak ada aliran listrik pada rangkaian tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa arus listrik hanya mengalir pada rangkaian tertutup. Alat ukur arus listrik adalah Ampermeter, ada Ampermeter analog dan Ampermeter digital. Saat melakukan pengukuran batas ukur harus disesuaikan.
\n1 \u03bcA = 0,000001 A = 1.10-6 A; <\/em>
\n1 mA = 0,001 A = 1.10-3 A; <\/em>
\n1 kA = 1.000 A = 1.103 A; <\/em>
\n1 MA = 1.000.000 A = 1.106 A<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Semakin banyak elektron-elektron yang mengalir melalui suatu penghantar dalam tiap detiknya, maka semakin besar pula kekuatan arus listriknya, biasa disebut kuat arus. Arus sebanyak 6,24 triliun elektron (6,24 \u2022 1018) tiap detik pada luas penampang penghantar, maka hal ini dikenal sebagai kuat arus 1 Ampere. Dengan demikian dapat dikatakan : Waktu = Muatan listrik Kuat …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":982,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1304],"tags":[1359,1364,1368,1367,1366,1362,1363,1360,1365,1361],"class_list":["post-984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-arus-listrik-dan-elektron","tag-mengukur-kuat-arus","tag-mengukur-kuat-arus-baterai","tag-mengukur-kuat-arus-dan-beda-potensial","tag-mengukur-kuat-arus-dan-tegangan","tag-mengukur-kuat-arus-dan-tegangan-listrik","tag-mengukur-kuat-arus-dc","tag-mengukur-kuat-arus-dengan-amperemeter","tag-mengukur-kuat-arus-listrik","tag-mengukur-kuat-arus-listrik-dalam-rangkaian","tag-mengukur-kuat-arus-listrik-dengan-amperemeter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=984"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5395,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/984\/revisions\/5395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media\/982"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/elektro\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}