" /> Pemilihan Cairan Hidrolik yang Tepat - TN Mesin
Home > Power Train dan Hydraulic > Peralatan Hidrolik > Pemilihan Cairan Hidrolik yang Tepat

Pemilihan Cairan Hidrolik yang Tepat

Pada saat memilih cairan hidrolik yang benar, poin-poin dibawah ini harus dipertimbangkan:

  • kesesuaian dengan sistem,
  • persyaratan temperatur,
  • konstrusksi komponen,
  • tekanan saat pengoperasian, dan
  • persyaratan kekentalan.

Konsultasikan dengan suplier tentang cairan dan konsultasi ke pabrik pembuat untuk mendapatkan bantuan dalam menentukan cairan yang sesuai dengan pekerjaan. Ada cairan yang tidak cocok digunakan pada sistem hidrolik modern dan cairan yang salah akan menyebabkan terjadinya masalah. Cairan hidrolik MS (most serve) secara khusus diformulasi sesuai dengan kebutuhan sekarang ini. Perubahan cairan MS dapat menambah umur servis komponen sistem dan akan menghemat biaya.

Sampai saat ini, cairan hidrolik harus lebih kuat, memberikan tekanan puncak dan kekuatan yang lama selama berjam-jam operasi. Cairan ini harus tahan setiap hari dalam semua sistem. Hal ini mengartikan adanya penghematan oli yang lebih banyak dan perlu peningkatan kualitas. Sifat-sifat anti-aus dapat mencegah goresan dan keuasan berlebihan pada operasi dengan kecepatan tinggi dan tekanan tinggi. Kestabilan yang tinggi dapat menahan oksidasi dan mencegah formasi lapisan dan deposit yang mengotori sistem.

Zat anti karat dapat mencegah terbentuknya karat karena adanya kondensasi kelembaban. Zat anti-foam mengeluarkan gelembung udara dalam cairan dan mencegah terjadinya foaming yang dapat menyebabkan operasi lambat dan tidak teratur. Indeks kekentalan cairan yang bagus dengan aliran yang mudah pada saat temperatur rendah tanpa penipisan pada temperatur yang tinggi setelah berjam-jam pemakaian. Sifat-sifat kondisioner seal mencegah keretakan dan gelombang seal yang berlebihan yang dapat mengakibatkan kebocoran cairan.
image

Reservoir adalah bagian yang sangat penting dalam sistem. Jika reservoir ini dirancang, dirakit dan dipasang dengan baik, maka akan dapat menyimpan cairan, memisahkan udara, mengendapkan bahan kontaminasi, membuang panas dan meningkatkan tekanan isap pada pompa. Design reservoir harus tinggi dan sempit. Karena hal ini akan mencegah masuknya udara pada oli, yang disebabkan karena tindakan pusaran udara pada tekanan isap.

Apabila memungkinkan, reservoir harus dipasang diatas pompa. Selang pembalik harus ada dibawah pengukur cairan. Ruang udara yang cukup harus dipersiapkan disekitar reservoir agar panas bisa keluar karena karena sistem cooler akan beroperasi dengan lebih eifisien.