Lepaskan terlebih dahulu pompa dari peralatan yang akan diperbaiki. Gunakan prosedur pembongkaran pompa dari pembuatnya. Gunakan peralatan yang tepat dan patuhi prosedur keselamatan seperti yang ditegaskan oleh pembuatnya. Pasang pompa pada ragum atau meja untuk pembongkaran (bagian poros berada di bawah) (Gambar 3.47 kiri). Dengan peralatan penggores dari logam tajam, pensil atau magic marker (spidol khusus), buatlah garis\/tanda pada pompa dari penutup ujung port<\/i> (port end cover<\/i>) sampai ke penutup ujung poros (shaft end cover<\/i>). Garis ini akan berfungsi untuk meratakan komponen ketika Anda merakitnya kembali. Lepaskan baut cover dan washer<\/i> pada single unit<\/i> atau threaded rod<\/i> pada multiple unit (Gambar 3.47 kanan).<\/i> Lepaskan port end cover<\/i> dan thrust plate<\/i> dengan cara memasukkan obeng atau batang pendorong (Gambar 3.48 kiri). Pastikan Anda tidak menggores permukaan mesinnya. Thrust plate<\/i> dan roller bearing<\/i> tetap berada di dalam port end cover<\/i> ketika dilepaskan seperti yang terlihat pada Gambar 3.48 sebelah kanan. Lepaskan thrust plate<\/i> dan periksa jika terdapat wear<\/i> (keausan). Angkat housing gear<\/i> dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan mesinnya (Gambar 3.49 kiri). Gunakan obeng atau batang pendorong jika diperlukan. Lepaskan drive gear<\/i> dan idler gear<\/i> secara hati-hati agar tidak merusak permukaan mesin (Gambar 3.49 kanan). Jaga agar gear<\/i> tetap menyatu. Anda harus merakitnya kembali secara berpasangan karena gear<\/i> tersebut bekerja secara bersamaan. Pada multiple section unit<\/i>, lepaskan carrier bearing<\/i> (Gambar 3.50 kiri). Gunakan obeng atau batang pendorong jika diperlukan. Pastikan Anda tidak merusak permukaan mesin. Pada multiple section unit<\/i>, lepaskan poros penghubungnya (Gambar 3.50 kanan). Angkat gear housing<\/i> dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan mesin (Gambar 3.51 kiri). Gunakan obeng atau batang pendorong jika diperlukan. Lepaskan drive<\/i> dan idler gear<\/i> dari cover<\/i> porosnya dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan mesin (Gambar 3.51 kanan). Jaga agar gear<\/i> tetap menyatu. Anda harus memasang drive<\/i> dan idler gear<\/i> kembali secara berpasangan, karena keduanya bekerja bersamaan. Lepaskan thrust plate<\/i> dan periksalah jika sudah mengalami keausan yang parah (Gambar 3.52 kiri). Bearing<\/i> harus tetap pada cover<\/i>-nya. Jika tidak, atau jika dapat dilepas dengan tangan, buanglah port end cover<\/i>. Periksalah thrust plate<\/i> jika mengalami keausan atau sudah licin. Jika Anda berencana untuk mengganti bearing<\/i>, balikkan port end cover<\/i> dan lepaskan snap ring<\/i> pada bearing shaft<\/i> (gambar 3.52 kanan).
\n
<\/a>
\nGambar 3.47<\/b><\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 3.48<\/b><\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 3.49<\/b><\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 3.50<\/b><\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 3.51<\/b><\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 3.52<\/b><\/p>\n
\nCatatan: <\/strong>Pakailah kacamata pengaman ketika menangani snap ring.<\/p>\n