a. Diagram Momen<\/strong><\/p>\n Diagram momen yaitu gambar atau diagram yang menunjukan besarnya momen di sembarang tempat dan dibuat sesuai dengan skala momen . Skala momen ini disesuaikan dengan situasi \/ keadaan luas kertas yang tersedia. misalnya 1cm banding 100 Nm , artinya setiap panjang 1 cm menunjukan besarnya momen 100 Nm , Untuk membedakan arah momen maka untuk momen dengan arah yang searah dengan arah jarum jam disebut dengan momen positif dan sebaliknya momen yang arahnya berlawanan dengan arah jarum jam di sebut momen negatif .<\/p>\n Diagram momen tersebut dapat dilihat pada gambar berikut .<\/p>\n Gambar 6.2 Diagram momen pada batang<\/p>\n <\/p>\n Bila batang AB dengan panjang L pada ujung A di jepit dan ujung lainnya bebas tidak di tumpu, pada ujung B diberi beban F vertikal ke bawah maka pada ujung A akan timbul gaya geser dan momen lengkung. Besarnya momen lengkung tersebut sesuai dengan besarnya beban F dan jaraknya. Dari gambar 6.2 besarnya momen lengkung pada tiap tiap titik adalah sebagai berikut : <\/p>\n b. Diagram Gaya Geser<\/strong> Gambar 6.5 Diagram gaya geser<\/p>\n c. Gabungan Diagram Momen Dan Gaya Geser Tabel 6. 2 Momen dan Gaya Geser<\/p>\n Gambar 6.6 Diagram momen dan gaya geser<\/p>\n <\/p>\n
<\/a><\/p>\n
\no Momen di titik B yaitu MB = Fx0=0.
\no Momen di titik C yaitu MX1 = F.X1.
\no Momen di titik D yaitu MX2 = F.X2.
\no Momen di titik E yaitu MX3 = F.X3.
\no Momen di titik F yaitu MX4 = F.X4.
\no Momen di titik G yaitu MX5 = F.X5.
\no Momen di titik A yaitu MX6 = F.X6. = F X L .<\/p>\n
\nDiagram gaya geser disebut juga dengan bidang gaya lintang yaitu gambar yang menunjukan besarnya gaya gaya geser yang bekerja di sembarang tempat di sepanjang batang yang mendapatkan beban geser . Gaya geser diberi simbul Dx . Bila gaya geser arahnya keatas bertanda ppositif dan jika arah gaya geser kebawah bertanda negatif .
\nPada pembebanan di atas batang A-B ,mendapatkan beban geser sebesar 500 N Untuk daerah A-B atau 0<x<6m Dx= 500 N. Lihat gambar halaman berikut ,<\/p>\n
<\/a><\/p>\n
\n<\/strong>Diagram momen dan diagram gaya geser biasanya digambar dalam satu gambar atau digabungkan , dan untuk mempermudah perhitungan biasanya digunakan tabel seperti terlihat pada tabel berikut .<\/p>\n
<\/a><\/p>\n
<\/a><\/p>\n