Home > Simulasi Digital

Simulasi Digital

Dasar Menggunakan Kamera

Berikut ini adalah prosedur dasar menggunakan kamera. 1) Cara merekam gambar ● Hidupkan kamera ● Atur viewfinder ● Masukkan media simpan (kaset pita, kartu memori, cd, dvd, hardisk, dll) ● Atur ulang kode waktu/time code ● Setiap mengambil gambar baru, rekam color bars selama 10 detik, bila ada. ● Atur white balance ● Atur suara, pastikan level audio bergerak. ● ...

Read More »

Alat Perekam Gambar (Camcorder)

Kamerawan memerlukan sejumlah peralatan standar untuk dapat merekam gambar dengan baik, di antaranya. ● Kamera (camcorder) untuk merekam gambar dan suara, contoh: kamera profesional, handycam. ● Tripod, agar kamera tidak bergoyang. ● Lampu kamera untuk menambah cahaya, dalam kondisi kurang cahaya. ● Mikropon untuk merekam suara ketika melakukan pengambilan gambar. Menangkap Gambar Dengan Kamera Handycam Kamera merupakan salah satu alat ...

Read More »

Jenis Ukuran Gambar Kamera

Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar, tingkat emosi, situasi dan kodisi objek. Ukuran pengambilan gambar selalu berkaitan dengan ukuran tubuh manusia. 1. Establishing Shot : shot pembuka dari suatu adegan yang memperlihatkan tempat dan waktu adegan itu berlangsung. 2. Extreme Long Shot (ELS) : gambar diambil dari jarak sangat jauh, yang ditonjolkan bukan objek lagi tetapi latar belakangnya. ...

Read More »

Ciri-ciri Presentasi Video

Berbagi informasi kepada pihak lain merupakan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, terutama setelah memasuki era informasi. Salah satu bentuk berbagi informasi adalah mengomunikasikan gagasan atau konsep. Dalam perkembangannya, mengomunikasikan gagasan atau konsep memiliki tujuan memasarkan produk. Bahkan tujuan-tujuan yang tersirat lainnya sering bersembunyi di balik tujuan tersebut. Di antara para penggagas dan (sedikit) penyusun konsep justru kemampuan mengomunikasikan ini menjadi ...

Read More »

Fungsi dan Jenis Presentasi Video

Manusia sebagai mahluk visual dapat dengan mudah mendapatkan informasi dengan melihat sesuatu yang “hidup”, bergerak dan bersuara. Untuk mengomunikasikan suatu ide atau gagasan dengan lebih efektif maka diperlukan sebuah presentasi dalam bentuk video yang dapat mengetengahkan gambar bergerak sekaligus suara yang diperlukan. Pada awalnya dulu gerakan hanya dapat ditangkap dan diujudkan kembali melalui pemutaran pita celluloid yang kita sebut film. ...

Read More »