b. Laju Recovery Sensor Cahaya LDR<\/strong>
\nBila sebuah \u201cSensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)\u201d dibawa dari suatu ruangan dengan level kekuatan cahaya tertentu ke dalam suatu ruangan yang gelap, maka bisa kita amati bahwa nilai resistansi dari LDR tidak akan segera berubah resistansinya pada keadaan ruangan gelap tersebut. Na-mun LDR tersebut hanya akan bisa menca-pai harga di kegelapan setelah mengalami selang waktu tertentu. Laju recovery meru-pakan suatu ukuran praktis dan suatu ke-naikan nilai resistansi dalam waktu tertentu.<\/p>\nHarga ini ditulis dalam K\/detik, untuk LDR tipe arus harganya lebih besar dari 200K\/detik(selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 100 lux), kecepatan tersebut akan lebih tinggi pada arah sebaliknya, yaitu pindah dari tempat gelap ke tempat terang yang memerlukan waktu kurang dari 10 ms untuk mencapai resistansi yang sesuai den-gan level cahaya 400 lux.<\/p>\n
c. Respon Spektral Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)<\/b>
\nSensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) tidak mempunyai sensitivitas yang sama untuk setiap panjang gelombang cahaya yang jatuh padanya (yaitu warna). Bahan yang biasa digunakan sebagai penghantar arus listrik yaitu tembaga, aluminium, baja, emas dan perak. Dari kelima bahan tersebut tembaga merupakan penghantar yang paling banyak, digunakan karena mempunyai daya hantaryang baik.<\/p>\n
d. Prinsip Kerja Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)<\/b>
\nResistansi Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) akan berubah seiring den-gan perubahan intensitas cahaya yang mengenainya atau yang ada disekitarnya. Dalam keadaan gelap resistansi LDR sekitar 10M\u03a9 dan dalam keadaan terang sebe-sar 1K\u03a9 atau kurang. LDR terbuat dari ba-han semikonduktor seperti kadmium sul-fida. Dengan bahan ini energi dari cahaya yang jatuh menyebabkan lebih banyak muatan yang dilepas atau arus listrik meningkat. Artinya resistansi bahan telah mengalami penurunan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"
Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu jenis resistor yang dapat mengalami perubahan resistansinya apabila mengalami perubahan penerimaan cahaya. Besarnya nilai hambatan pada Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) tergantung pada besar kecilnya cahaya yang diterima oleh LDR itu sendiri. LDR sering disebut dengan alat atau sensor yang berupa resistor yang peka terhadap …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1786,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1597],"tags":[1894,1895,1896,1897,1898,1899,1900,1901,1902,1903,1904,1905,1906,1907,1908,1909,1910,1911,1912,1913,1914,1915,1916,1917],"class_list":["post-1787","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jenis-sensor","tag-ambient-light-sensor-vs-ldr","tag-aplikasi-sensor-ldr-di-bidang-pertanian","tag-arduino-ldr-sensor-tutorial","tag-arduino-y-sensor-ldr","tag-beli-sensor-ldr","tag-buku-sensor-ldr","tag-color-sensor-with-ldr","tag-como-funciona-o-sensor-ldr","tag-como-ligar-sensor-ldr-no-arduino","tag-como-usar-o-sensor-ldr","tag-dark-sensor-by-ldr","tag-dark-sensor-using-ldr-in-breadboard","tag-datasheet-sensor-ldr","tag-el-sensor-ldr","tag-fungsi-sensor-ldr","tag-fungsi-sensor-ldr-pdf","tag-gambar-sensor-ldr","tag-hambatan-sensor-ldr","tag-how-does-a-ldr-sensor-work","tag-ir-sensor-vs-ldr","tag-jenis-sensor-ldr","tag-jual-sensor-ldr","tag-jurnal-sensor-ldr","tag-kaki-sensor-ldr"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1787"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1787\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2861,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1787\/revisions\/2861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/mikro\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}