Keyboard digunakan untuk memasukkan data, nilai dan lain-lain ke dalam system mikrokontroler. Keyboard umumnya terdapat dalam tiga konfigurasi yaitu: keyboard linier, keyboard matrix dan keyboard yang dikodekan. Keyboard linier digunakan ketika jumlah masukan yang akan diberikan sedikit. Keyboard yang secara umum digunakan adalah keyboard matrix. Ketika keyboard dihubungkan ke mikrokontroler, faktor-faktor berikut harus dipertimbangkan,<\/p>\n
1. Kontak Bounce (pantulan)<\/strong> Hardware debouncing dilakukan menggunakan rangkaian RC (gambar 1.24 (a) atau sebuah rangkaian Schmitt trigger (gambar 1.24 (b). jika debouncing dilakukan dengan menggunakan software, tunda waktu yang diberikan adalah 20 -50 mdetik etelah tombol ditekan sebeum program dieksekusi.<\/p>\n Gambar 24 Bounce kontak<\/p>\n Gambar 25 Hardware debouncing dengan menggunakan rangkaian RC<\/p>\n
\nKontak bounce mengacu pada osilasi dari kontak ketika tombol ditekan (gambar. 1.23). keyboard yang berkualitas mempunyai perioda bounce 1 \u2013 5 mdetik.Jjika bounce diabaikan mikrokontroler merespon tombol ditekan dan dilepas beberapakali padahal kenyataannya hanya ditekan sekali. Kontak dbouncing melalui hardware atau software dilakukan untuk meghindari pengaruh beberapa kali kontakyang tidak diinginkan ketika kontak menutup, dengan demikian ini akan kita peroleh hanya beroperasi tunggal ON dan OFF.<\/p>\n
<\/a><\/p>\n
<\/a><\/p>\n